alexametrics
25.2C
Jember
Tuesday, 9 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Waspada saat Melintas di Jalur Rawan

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Jember menjadi hal yang patut diwaspadai. Khususnya bagi pengendara yang melewati jalur rawan bencana alam. Salah satunya di Kecamatan Silo, tepatnya sepanjang jalur Gumitir, yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang.

Kejadian ini kerap terjadi meski cuaca sedang bersahabat atau tak ada hujan serta angin kencang. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia pepohonan yang sudah terlampau tua. Oleh sebab itu, pengguna jalan yang melintas di jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu harus berhati-hati. “Angin juga secara tiba-tiba datang meskipun tidak ada hujan,” kata Cak Mat, 25, warga setempat.

Dia menuturkan, pernah ada pohon tumbang hingga ke tengah jalan meskipun tidak ada hujan dan angin. Beruntung, saat itu tidak ada pengendara jalan yang menjadi korban. Namun, tumbangnya pohon di tikungan KM 36 sempat memacetkan jalur Gumitir hingga berjam-jam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas, untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena di jalur Gumitir ini sangat rawan sekali terjadi bencana alam yang tak diduga seperti pohon tumbang, roboh, dan tanah longsor.

“Di jalur Gumitir ini banyak pohon besar di sepanjang bibir tebing. Meskipun tidak ada hujan dan angin, ada saja pohon tumbang. Ini kan tidak bisa ditebak. Bukan hanya saat hujan ada pohon tumbang atau roboh,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Jember menjadi hal yang patut diwaspadai. Khususnya bagi pengendara yang melewati jalur rawan bencana alam. Salah satunya di Kecamatan Silo, tepatnya sepanjang jalur Gumitir, yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang.

Kejadian ini kerap terjadi meski cuaca sedang bersahabat atau tak ada hujan serta angin kencang. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia pepohonan yang sudah terlampau tua. Oleh sebab itu, pengguna jalan yang melintas di jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu harus berhati-hati. “Angin juga secara tiba-tiba datang meskipun tidak ada hujan,” kata Cak Mat, 25, warga setempat.

Dia menuturkan, pernah ada pohon tumbang hingga ke tengah jalan meskipun tidak ada hujan dan angin. Beruntung, saat itu tidak ada pengendara jalan yang menjadi korban. Namun, tumbangnya pohon di tikungan KM 36 sempat memacetkan jalur Gumitir hingga berjam-jam.

Mobile_AP_Half Page

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas, untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena di jalur Gumitir ini sangat rawan sekali terjadi bencana alam yang tak diduga seperti pohon tumbang, roboh, dan tanah longsor.

“Di jalur Gumitir ini banyak pohon besar di sepanjang bibir tebing. Meskipun tidak ada hujan dan angin, ada saja pohon tumbang. Ini kan tidak bisa ditebak. Bukan hanya saat hujan ada pohon tumbang atau roboh,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Jember menjadi hal yang patut diwaspadai. Khususnya bagi pengendara yang melewati jalur rawan bencana alam. Salah satunya di Kecamatan Silo, tepatnya sepanjang jalur Gumitir, yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang.

Kejadian ini kerap terjadi meski cuaca sedang bersahabat atau tak ada hujan serta angin kencang. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia pepohonan yang sudah terlampau tua. Oleh sebab itu, pengguna jalan yang melintas di jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu harus berhati-hati. “Angin juga secara tiba-tiba datang meskipun tidak ada hujan,” kata Cak Mat, 25, warga setempat.

Dia menuturkan, pernah ada pohon tumbang hingga ke tengah jalan meskipun tidak ada hujan dan angin. Beruntung, saat itu tidak ada pengendara jalan yang menjadi korban. Namun, tumbangnya pohon di tikungan KM 36 sempat memacetkan jalur Gumitir hingga berjam-jam.

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas, untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena di jalur Gumitir ini sangat rawan sekali terjadi bencana alam yang tak diduga seperti pohon tumbang, roboh, dan tanah longsor.

“Di jalur Gumitir ini banyak pohon besar di sepanjang bibir tebing. Meskipun tidak ada hujan dan angin, ada saja pohon tumbang. Ini kan tidak bisa ditebak. Bukan hanya saat hujan ada pohon tumbang atau roboh,” pungkasnya.

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Tiga Bocah Temukan Benda Pusaka

Kian Diminati Usai Pandemi

Harga Bagus saat Stok Menipis

Desktop_AP_Rectangle 2