alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Waspada saat Melintas di Jalur Rawan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Jember menjadi hal yang patut diwaspadai. Khususnya bagi pengendara yang melewati jalur rawan bencana alam. Salah satunya di Kecamatan Silo, tepatnya sepanjang jalur Gumitir, yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang.

Kejadian ini kerap terjadi meski cuaca sedang bersahabat atau tak ada hujan serta angin kencang. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia pepohonan yang sudah terlampau tua. Oleh sebab itu, pengguna jalan yang melintas di jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu harus berhati-hati. “Angin juga secara tiba-tiba datang meskipun tidak ada hujan,” kata Cak Mat, 25, warga setempat.

Dia menuturkan, pernah ada pohon tumbang hingga ke tengah jalan meskipun tidak ada hujan dan angin. Beruntung, saat itu tidak ada pengendara jalan yang menjadi korban. Namun, tumbangnya pohon di tikungan KM 36 sempat memacetkan jalur Gumitir hingga berjam-jam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas, untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena di jalur Gumitir ini sangat rawan sekali terjadi bencana alam yang tak diduga seperti pohon tumbang, roboh, dan tanah longsor.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Jember menjadi hal yang patut diwaspadai. Khususnya bagi pengendara yang melewati jalur rawan bencana alam. Salah satunya di Kecamatan Silo, tepatnya sepanjang jalur Gumitir, yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang.

Kejadian ini kerap terjadi meski cuaca sedang bersahabat atau tak ada hujan serta angin kencang. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia pepohonan yang sudah terlampau tua. Oleh sebab itu, pengguna jalan yang melintas di jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu harus berhati-hati. “Angin juga secara tiba-tiba datang meskipun tidak ada hujan,” kata Cak Mat, 25, warga setempat.

Dia menuturkan, pernah ada pohon tumbang hingga ke tengah jalan meskipun tidak ada hujan dan angin. Beruntung, saat itu tidak ada pengendara jalan yang menjadi korban. Namun, tumbangnya pohon di tikungan KM 36 sempat memacetkan jalur Gumitir hingga berjam-jam.

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas, untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena di jalur Gumitir ini sangat rawan sekali terjadi bencana alam yang tak diduga seperti pohon tumbang, roboh, dan tanah longsor.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Curah hujan yang masih tinggi di Kabupaten Jember menjadi hal yang patut diwaspadai. Khususnya bagi pengendara yang melewati jalur rawan bencana alam. Salah satunya di Kecamatan Silo, tepatnya sepanjang jalur Gumitir, yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang.

Kejadian ini kerap terjadi meski cuaca sedang bersahabat atau tak ada hujan serta angin kencang. Salah satu penyebabnya adalah faktor usia pepohonan yang sudah terlampau tua. Oleh sebab itu, pengguna jalan yang melintas di jalan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu harus berhati-hati. “Angin juga secara tiba-tiba datang meskipun tidak ada hujan,” kata Cak Mat, 25, warga setempat.

Dia menuturkan, pernah ada pohon tumbang hingga ke tengah jalan meskipun tidak ada hujan dan angin. Beruntung, saat itu tidak ada pengendara jalan yang menjadi korban. Namun, tumbangnya pohon di tikungan KM 36 sempat memacetkan jalur Gumitir hingga berjam-jam.

Sementara itu, Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengimbau kepada pengguna jalan yang melintas, untuk lebih waspada dan hati-hati. Karena di jalur Gumitir ini sangat rawan sekali terjadi bencana alam yang tak diduga seperti pohon tumbang, roboh, dan tanah longsor.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/