alexametrics
21.8 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Jadi Tameng Alami, Pesisir Pantai Direboisasi

Inisiasi Warga Setelah Diterpa Isu Tambak

Mobile_AP_Rectangle 1

Mereka menanam jenis pohon kayu jaran dan pandan di sekitar pesisir. “Kami tanam pada jarak 100 meter dari bibir pantai ke daratan yang sudah diukur dan dipilih. Kemudian kami tanami pohon,” tambah Kusnadi, salah seorang warga lainnya. Mereka berharap, dengan ditanamnya pohon itu, risiko kerusakan lingkungan bisa lebih kecil. Sekaligus memastikan tidak ada tidak ada aktivitas apa pun di sekitar pantai.

Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Kepanjen, Gumukmas, Senin (8/2) lalu. Mereka berdiskusi sekaligus wadul kepada Muspika Gumukmas dan beberapa perwakilan dari pengelola tambak. Kedatangan mereka menyusul adanya aktivitas tambak yang dinilai merugikan. Seperti pembuangan limbah langsung ke pantai dan rekrutmen tenaga kerja yang tidak memanfaatkan warga sekitar.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Mereka menanam jenis pohon kayu jaran dan pandan di sekitar pesisir. “Kami tanam pada jarak 100 meter dari bibir pantai ke daratan yang sudah diukur dan dipilih. Kemudian kami tanami pohon,” tambah Kusnadi, salah seorang warga lainnya. Mereka berharap, dengan ditanamnya pohon itu, risiko kerusakan lingkungan bisa lebih kecil. Sekaligus memastikan tidak ada tidak ada aktivitas apa pun di sekitar pantai.

Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Kepanjen, Gumukmas, Senin (8/2) lalu. Mereka berdiskusi sekaligus wadul kepada Muspika Gumukmas dan beberapa perwakilan dari pengelola tambak. Kedatangan mereka menyusul adanya aktivitas tambak yang dinilai merugikan. Seperti pembuangan limbah langsung ke pantai dan rekrutmen tenaga kerja yang tidak memanfaatkan warga sekitar.

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mereka menanam jenis pohon kayu jaran dan pandan di sekitar pesisir. “Kami tanam pada jarak 100 meter dari bibir pantai ke daratan yang sudah diukur dan dipilih. Kemudian kami tanami pohon,” tambah Kusnadi, salah seorang warga lainnya. Mereka berharap, dengan ditanamnya pohon itu, risiko kerusakan lingkungan bisa lebih kecil. Sekaligus memastikan tidak ada tidak ada aktivitas apa pun di sekitar pantai.

Sebelumnya, sejumlah warga mendatangi Kantor Desa Kepanjen, Gumukmas, Senin (8/2) lalu. Mereka berdiskusi sekaligus wadul kepada Muspika Gumukmas dan beberapa perwakilan dari pengelola tambak. Kedatangan mereka menyusul adanya aktivitas tambak yang dinilai merugikan. Seperti pembuangan limbah langsung ke pantai dan rekrutmen tenaga kerja yang tidak memanfaatkan warga sekitar.

 

Jurnalis : Maulana
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/