alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Habis Banjir, Terbitlah Penambang Pasir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa pekan belakangan ini sempat mengakibatkan air Sungai Gila di Dusun Paluombo, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, banjir. Bahkan, luapan sungai sampai memporakporandakan tempat penambang pasir yang ada di sisi kanal.

Banjir beberapa waktu lalu sampai membuat bambu penghadang pasir yang dibuat oleh penambang terbawa arus. Semua tempat penambangan milik beberapa orang juga rusak. Sebagian hilang tak tersisa. Namun di sisi lain, meski banjir membuat lapak mereka berantakan, tapi tetap saja menjadi berkah tersendiri. Sebab, arus banjir di Sungai Gila juga membawa material pasir dari hulu. Hal ini membawa berkah tersendiri bagi para penambang.

“Dulu pasirnya sudah mulai berkurang, tapi kini sudah banyak lagi. Tapi, kami harus membuat lagi pembatas agar pasir bisa dikeruk,” kata Samsul, penambang pasir, warga setempat. Lelaki 45 tahun ini mengaku, hal semacam itu seolah menjadi ritual tahunan. Setelah sungai banjir, bambu tempat menahan pasir pasti ikut hanyut. Selanjutnya, para penambang memasang lagi. Begitu seterusnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa pekan belakangan ini sempat mengakibatkan air Sungai Gila di Dusun Paluombo, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, banjir. Bahkan, luapan sungai sampai memporakporandakan tempat penambang pasir yang ada di sisi kanal.

Banjir beberapa waktu lalu sampai membuat bambu penghadang pasir yang dibuat oleh penambang terbawa arus. Semua tempat penambangan milik beberapa orang juga rusak. Sebagian hilang tak tersisa. Namun di sisi lain, meski banjir membuat lapak mereka berantakan, tapi tetap saja menjadi berkah tersendiri. Sebab, arus banjir di Sungai Gila juga membawa material pasir dari hulu. Hal ini membawa berkah tersendiri bagi para penambang.

“Dulu pasirnya sudah mulai berkurang, tapi kini sudah banyak lagi. Tapi, kami harus membuat lagi pembatas agar pasir bisa dikeruk,” kata Samsul, penambang pasir, warga setempat. Lelaki 45 tahun ini mengaku, hal semacam itu seolah menjadi ritual tahunan. Setelah sungai banjir, bambu tempat menahan pasir pasti ikut hanyut. Selanjutnya, para penambang memasang lagi. Begitu seterusnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa pekan belakangan ini sempat mengakibatkan air Sungai Gila di Dusun Paluombo, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, banjir. Bahkan, luapan sungai sampai memporakporandakan tempat penambang pasir yang ada di sisi kanal.

Banjir beberapa waktu lalu sampai membuat bambu penghadang pasir yang dibuat oleh penambang terbawa arus. Semua tempat penambangan milik beberapa orang juga rusak. Sebagian hilang tak tersisa. Namun di sisi lain, meski banjir membuat lapak mereka berantakan, tapi tetap saja menjadi berkah tersendiri. Sebab, arus banjir di Sungai Gila juga membawa material pasir dari hulu. Hal ini membawa berkah tersendiri bagi para penambang.

“Dulu pasirnya sudah mulai berkurang, tapi kini sudah banyak lagi. Tapi, kami harus membuat lagi pembatas agar pasir bisa dikeruk,” kata Samsul, penambang pasir, warga setempat. Lelaki 45 tahun ini mengaku, hal semacam itu seolah menjadi ritual tahunan. Setelah sungai banjir, bambu tempat menahan pasir pasti ikut hanyut. Selanjutnya, para penambang memasang lagi. Begitu seterusnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/