alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Operator Sekolah di Jember Sebar Hoax, Sudutkan Tokoh NU

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Isu hoax menyasar Nahdlatul Ulama (NU) pada Senin (20/12) lalu. Pelakunya menyebarkan informasi via status WhatsApp yang berisi sebuah gambar disertai caption. Gambar itu memuat foto Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Narasinya tertulis keduanya akan menggelar lomba-lomba dalam rangka merayakan Natal 2021.

Dinilai memicu kegaduhan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jember melalui Ansor Jenggawah, mendatangi rumah pelaku tersebut. Diketahui, dia bernama M Khayun, warga Dusun Krajan Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah. Dia mengaku hanya iseng-iseng menyebar berita hoax tersebut.

“Kami temui dan klarifikasi ke yang bersangkutan. Kalau tetap tidak diakui, kami sudah siap menempuh jalur hukum,” terang Izzul Ashlah, Ketua GP Ansor Jember. Dia juga menyayangkan, tersebarnya berita bohong tersebut karena dapat memicu kegaduhan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ternyata, pelaku merupakan seorang operator di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jenggawah. Namun, kata Izzul, pelaku sudah mengakui salah dan dia mengurungkan niat melaporkannya ke polisi. “Alhamdulillah, kemarin sudah selesai dan yang bersangkutan mengakui khilaf,” kata Izzul, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Rabu (22/12).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Isu hoax menyasar Nahdlatul Ulama (NU) pada Senin (20/12) lalu. Pelakunya menyebarkan informasi via status WhatsApp yang berisi sebuah gambar disertai caption. Gambar itu memuat foto Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Narasinya tertulis keduanya akan menggelar lomba-lomba dalam rangka merayakan Natal 2021.

Dinilai memicu kegaduhan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jember melalui Ansor Jenggawah, mendatangi rumah pelaku tersebut. Diketahui, dia bernama M Khayun, warga Dusun Krajan Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah. Dia mengaku hanya iseng-iseng menyebar berita hoax tersebut.

“Kami temui dan klarifikasi ke yang bersangkutan. Kalau tetap tidak diakui, kami sudah siap menempuh jalur hukum,” terang Izzul Ashlah, Ketua GP Ansor Jember. Dia juga menyayangkan, tersebarnya berita bohong tersebut karena dapat memicu kegaduhan.

Ternyata, pelaku merupakan seorang operator di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jenggawah. Namun, kata Izzul, pelaku sudah mengakui salah dan dia mengurungkan niat melaporkannya ke polisi. “Alhamdulillah, kemarin sudah selesai dan yang bersangkutan mengakui khilaf,” kata Izzul, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Rabu (22/12).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Isu hoax menyasar Nahdlatul Ulama (NU) pada Senin (20/12) lalu. Pelakunya menyebarkan informasi via status WhatsApp yang berisi sebuah gambar disertai caption. Gambar itu memuat foto Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Narasinya tertulis keduanya akan menggelar lomba-lomba dalam rangka merayakan Natal 2021.

Dinilai memicu kegaduhan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jember melalui Ansor Jenggawah, mendatangi rumah pelaku tersebut. Diketahui, dia bernama M Khayun, warga Dusun Krajan Selatan, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah. Dia mengaku hanya iseng-iseng menyebar berita hoax tersebut.

“Kami temui dan klarifikasi ke yang bersangkutan. Kalau tetap tidak diakui, kami sudah siap menempuh jalur hukum,” terang Izzul Ashlah, Ketua GP Ansor Jember. Dia juga menyayangkan, tersebarnya berita bohong tersebut karena dapat memicu kegaduhan.

Ternyata, pelaku merupakan seorang operator di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Jenggawah. Namun, kata Izzul, pelaku sudah mengakui salah dan dia mengurungkan niat melaporkannya ke polisi. “Alhamdulillah, kemarin sudah selesai dan yang bersangkutan mengakui khilaf,” kata Izzul, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, Rabu (22/12).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/