alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Sudah Gemes, Datangkan Alat Berat Bongkar Timbunan Sampah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sampah adalah persoalan serius dan harus segera diatasi. Apalagi volume sampah dari hari ke hari cenderung naik. Di tiga kecamatan kota, seperti Patrang, Sumbersari dan Kaliwates, volume sampah rumah tangga setiap hari mencapai 140 ton.

“Perilaku membuang sampah di sembarang tempat belum bisa ditinggalkan. Padahal pemerintah daerah telah membangun TPS (tempat pembuangan sementara, Red),” ungkap Adrian S Sapnadi, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Sampah Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup (DKLH) Jember.

Ia mencontohkan, di Jalan Iman Bonjol, Kecamatan Kaliwates, sampah rumah tangga berserakan di luar TPS dan menimbulkan aroma tidak sedap serta kumuh. “Setiap kali dibersihkan selalu ada sampah baru dan dibuang begitu saja. Bukan semakin bersih malah semakin kotor dan DKLH harus membersihkan ulang berkali-kali,” tambah dia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dinas tersebut kemudian mendatangi Jalan Imam Bonjol sembari membawa satu alat berat dan lima belas truk pengangkut sampah. Sepertinya pemerintah sudah gemes dengan perilaku serampangan penduduk yang mengabaikan kebersihan lingkungan. Kegiatan pengangkutan limbah rumah tangga itu pun dimulai sejak pagi hari.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sampah adalah persoalan serius dan harus segera diatasi. Apalagi volume sampah dari hari ke hari cenderung naik. Di tiga kecamatan kota, seperti Patrang, Sumbersari dan Kaliwates, volume sampah rumah tangga setiap hari mencapai 140 ton.

“Perilaku membuang sampah di sembarang tempat belum bisa ditinggalkan. Padahal pemerintah daerah telah membangun TPS (tempat pembuangan sementara, Red),” ungkap Adrian S Sapnadi, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Sampah Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup (DKLH) Jember.

Ia mencontohkan, di Jalan Iman Bonjol, Kecamatan Kaliwates, sampah rumah tangga berserakan di luar TPS dan menimbulkan aroma tidak sedap serta kumuh. “Setiap kali dibersihkan selalu ada sampah baru dan dibuang begitu saja. Bukan semakin bersih malah semakin kotor dan DKLH harus membersihkan ulang berkali-kali,” tambah dia.

Dinas tersebut kemudian mendatangi Jalan Imam Bonjol sembari membawa satu alat berat dan lima belas truk pengangkut sampah. Sepertinya pemerintah sudah gemes dengan perilaku serampangan penduduk yang mengabaikan kebersihan lingkungan. Kegiatan pengangkutan limbah rumah tangga itu pun dimulai sejak pagi hari.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sampah adalah persoalan serius dan harus segera diatasi. Apalagi volume sampah dari hari ke hari cenderung naik. Di tiga kecamatan kota, seperti Patrang, Sumbersari dan Kaliwates, volume sampah rumah tangga setiap hari mencapai 140 ton.

“Perilaku membuang sampah di sembarang tempat belum bisa ditinggalkan. Padahal pemerintah daerah telah membangun TPS (tempat pembuangan sementara, Red),” ungkap Adrian S Sapnadi, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Sampah Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup (DKLH) Jember.

Ia mencontohkan, di Jalan Iman Bonjol, Kecamatan Kaliwates, sampah rumah tangga berserakan di luar TPS dan menimbulkan aroma tidak sedap serta kumuh. “Setiap kali dibersihkan selalu ada sampah baru dan dibuang begitu saja. Bukan semakin bersih malah semakin kotor dan DKLH harus membersihkan ulang berkali-kali,” tambah dia.

Dinas tersebut kemudian mendatangi Jalan Imam Bonjol sembari membawa satu alat berat dan lima belas truk pengangkut sampah. Sepertinya pemerintah sudah gemes dengan perilaku serampangan penduduk yang mengabaikan kebersihan lingkungan. Kegiatan pengangkutan limbah rumah tangga itu pun dimulai sejak pagi hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/