Terseret Arus Sungai, Santri Tewas

BPBD FOR RAME PENCARIAN : Petugas melakukan penyisiran sungai untuk mencari korban yang hanyut.

RADARJEMBER.ID- Gara-gara asyik bermain berenang di Sungai Bondoyudo, empat santri yang mau menyeberangi terseret arus sungai. Satu dari empat santri itu dinyatakan hilang. Tim pencarian masih melakukan penyisiran dengan menurunkan empat perahu dibantu dua perahu warga. Hasilnya, korban ditemukan tak bernyawa.
Informasi yang berhasil dihimpun radarjember.id, kejadian tersebut bermula dari aktivitas bermain-main para santri. Dari bermain itulah, saat menyeberang salah seorang santri terseret arus deras bawah sungai.

IKLAN

Adi Hendro, Kasubid Kedaruratan BPBD Lumajang menjelaskan sampai saat ini, Hamim, santri yang hanyut belum ditemukan. “Empat perahu dan dua perahu warga diturunkan. Total ada enam perahu. BPBD Jember 1, Basarnas Jatim 1 dan 2 unit dari BPBD Lumajang,” katanya sore kemarin.
Dia menyebutkan, santri yang hilang hanya satu. Tapi dapat perhatian serius. Sebab anak kiai ternama di Kencong. Dan kemarin malam keluarga dan warga mendirikan posko. “Iya, datang ke posko pencarian sejak kemarin malam. Kita memang mendirikan posko di Jembatan Meleman kawasan JLS,” ungkapnya.

Endro menyebutkan pencarian ini juga diseriusi. Dengan melibatkan 15 orang personel dari BPBD Lumajang yang dikerahkan. “Tapi tidak ada tanda-tanda. Pencarian ditarik sampai ke muara laut dicarinya mengikuti arus air. Tidak mungkin tertarik ke hulu. Kecuali dimakan buaya. Tapi sejarahnya tidak ada. Cuma warga saja yang katanya banyak yang melihat,” pungkasnya.

Reporter : Hafid Asnan
Editor : Narto
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :