alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Niat Berteduh Saat Hujan, Pria di Jember Meninggal Tersambar Petir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Niat hati ingin berteduh, namun nasib apes justru menimpa Subhan. Pria 47 tahun asal Dusun Jatirejo, RT 006 RW 008, Desa/Kecamatan Jenggawah, Jember, ini meninggal setelah tersambar petir, Minggu (20/3). Akibat petaka yang terjadi pukul 15.30 Wib tersebut, tubuh korban mengalami luka bakar. Bahkan gubuk bambu yang dia gunakan bernaung juga hancur.

Korban ditemukan meninggal oleh teman kerjanya, Candra, warga Desa/Kecamatan Puger. Kala itu, pemuda 35 tahun ini sedang bersama korban dan Imron, temannya yang lain. Ketiga lelaki ini memang bekerja menjaga tanaman semangka di sawah milik Salam. Namun, ketika hujan turun hanya korban saja yang berteduh di gubuk.

“Tiba-tiba ada petir menyambar korban. Sampai-sampai bambu dan pohon besar yang ada di sekitar gubuk tersebut mengelupas. Seketika itu, saya langsung melapor ke warga yang tidak jauh dari lokasi,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, sambaran geledek itu cukup keras. Bahkan, korban sampai terlempar dari gubuk tersebut. “Kayu besar yang disambar petir juga mengelupas. Dan bambu penyangga guubuk hancur,” pungkas Candra.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Niat hati ingin berteduh, namun nasib apes justru menimpa Subhan. Pria 47 tahun asal Dusun Jatirejo, RT 006 RW 008, Desa/Kecamatan Jenggawah, Jember, ini meninggal setelah tersambar petir, Minggu (20/3). Akibat petaka yang terjadi pukul 15.30 Wib tersebut, tubuh korban mengalami luka bakar. Bahkan gubuk bambu yang dia gunakan bernaung juga hancur.

Korban ditemukan meninggal oleh teman kerjanya, Candra, warga Desa/Kecamatan Puger. Kala itu, pemuda 35 tahun ini sedang bersama korban dan Imron, temannya yang lain. Ketiga lelaki ini memang bekerja menjaga tanaman semangka di sawah milik Salam. Namun, ketika hujan turun hanya korban saja yang berteduh di gubuk.

“Tiba-tiba ada petir menyambar korban. Sampai-sampai bambu dan pohon besar yang ada di sekitar gubuk tersebut mengelupas. Seketika itu, saya langsung melapor ke warga yang tidak jauh dari lokasi,” katanya.

Menurutnya, sambaran geledek itu cukup keras. Bahkan, korban sampai terlempar dari gubuk tersebut. “Kayu besar yang disambar petir juga mengelupas. Dan bambu penyangga guubuk hancur,” pungkas Candra.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Niat hati ingin berteduh, namun nasib apes justru menimpa Subhan. Pria 47 tahun asal Dusun Jatirejo, RT 006 RW 008, Desa/Kecamatan Jenggawah, Jember, ini meninggal setelah tersambar petir, Minggu (20/3). Akibat petaka yang terjadi pukul 15.30 Wib tersebut, tubuh korban mengalami luka bakar. Bahkan gubuk bambu yang dia gunakan bernaung juga hancur.

Korban ditemukan meninggal oleh teman kerjanya, Candra, warga Desa/Kecamatan Puger. Kala itu, pemuda 35 tahun ini sedang bersama korban dan Imron, temannya yang lain. Ketiga lelaki ini memang bekerja menjaga tanaman semangka di sawah milik Salam. Namun, ketika hujan turun hanya korban saja yang berteduh di gubuk.

“Tiba-tiba ada petir menyambar korban. Sampai-sampai bambu dan pohon besar yang ada di sekitar gubuk tersebut mengelupas. Seketika itu, saya langsung melapor ke warga yang tidak jauh dari lokasi,” katanya.

Menurutnya, sambaran geledek itu cukup keras. Bahkan, korban sampai terlempar dari gubuk tersebut. “Kayu besar yang disambar petir juga mengelupas. Dan bambu penyangga guubuk hancur,” pungkas Candra.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/