alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Berteduh Mainan HP Malah Disambar Petir

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hujan deras disertai angin kencang terus mengepung Lumajang. Cuaca ekstrem tersebut kembali mendatangkan petaka. Siapa sangka, sedang bermain handphone, pemuda asal Dusun Rowobaung, Desa/Kecamatan Pronojiwo, tersambar petir di Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Marc Marquez Hingga Alami Gegar Otak

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.40. Saat itu, wilayah selatan Lumajang sedang gelap dan diguyur hujan deras. Rizal bersama empat temannya langsung berteduh di lokasi gubuk bekas warung. Tak selang lama, korban berusia 28 tahun yang saat itu sedang asik bermain handphone tiba-tiba disambar petir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Korban langsung tergeletak tidak bernapas. Tubuhnya kaku dan membiru. Sambaran petir tersebut juga merusak handphone milik korban, lalu merusak tiang hingga atap gubuk. “Pas lagi hujan deras-derasnya, saya pulang ambil mantel. Kasihan anak saya. Saat saya kembali sudah kesambar petir,” kata Ma’ruf, salah satu saksi kejadian.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hujan deras disertai angin kencang terus mengepung Lumajang. Cuaca ekstrem tersebut kembali mendatangkan petaka. Siapa sangka, sedang bermain handphone, pemuda asal Dusun Rowobaung, Desa/Kecamatan Pronojiwo, tersambar petir di Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Marc Marquez Hingga Alami Gegar Otak

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.40. Saat itu, wilayah selatan Lumajang sedang gelap dan diguyur hujan deras. Rizal bersama empat temannya langsung berteduh di lokasi gubuk bekas warung. Tak selang lama, korban berusia 28 tahun yang saat itu sedang asik bermain handphone tiba-tiba disambar petir.

Korban langsung tergeletak tidak bernapas. Tubuhnya kaku dan membiru. Sambaran petir tersebut juga merusak handphone milik korban, lalu merusak tiang hingga atap gubuk. “Pas lagi hujan deras-derasnya, saya pulang ambil mantel. Kasihan anak saya. Saat saya kembali sudah kesambar petir,” kata Ma’ruf, salah satu saksi kejadian.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hujan deras disertai angin kencang terus mengepung Lumajang. Cuaca ekstrem tersebut kembali mendatangkan petaka. Siapa sangka, sedang bermain handphone, pemuda asal Dusun Rowobaung, Desa/Kecamatan Pronojiwo, tersambar petir di Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro, hingga meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Marc Marquez Hingga Alami Gegar Otak

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.40. Saat itu, wilayah selatan Lumajang sedang gelap dan diguyur hujan deras. Rizal bersama empat temannya langsung berteduh di lokasi gubuk bekas warung. Tak selang lama, korban berusia 28 tahun yang saat itu sedang asik bermain handphone tiba-tiba disambar petir.

Korban langsung tergeletak tidak bernapas. Tubuhnya kaku dan membiru. Sambaran petir tersebut juga merusak handphone milik korban, lalu merusak tiang hingga atap gubuk. “Pas lagi hujan deras-derasnya, saya pulang ambil mantel. Kasihan anak saya. Saat saya kembali sudah kesambar petir,” kata Ma’ruf, salah satu saksi kejadian.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/