alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Dihantam Banjir, Lantai Dam Sembah Ambrol

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terjadi pada Jumat (19/3) sore hingga malam mengakibatkan intensitas air Sungai Kalijompo meningkat. Akibatnya, Dam Sembah yang berlokasi di Jalan Manggar, Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, ambrol pada bagian lantainya.
Berdasar keterangan warga sekitar, air sungai masih mengalir di atas dam sehari sebelumnya. Namun, pada Jumat (19/3) sekitar pukul 20.00, bagian lantai mercu sepanjang 19 meter tersebut ambrol. Atas kejadian tersebut, air sungai tidak lewat di atas mercu, melainkan di bawah dam yang berlubang. Bahkan, lantai yang terpasang dari batu itu ambrol dan terbawa arus hingga ke bagian hilir dam.
“Saya sempat mendengar suara keras di belakang rumah. Suara yang cukup keras itu sempat  saya kira ada gempa,” kata Achmad Syafi’i, warga setempat.
“Ternyata setelah keluar dan menuju Dam Sembah bersama warga sambil membawa lampu, lantai dam di bagian hulu sudah ambrol. Karena itu, air sungai itu langsung masuk ke bawah lantai yang sudah ambrol,” papar pria yang berusia 52 tahun itu. “Ya, mudah-mudahan tidak hujan lagi. Kalau ada hujan deras dan lama, bisa-bisa lantai dam itu ambrol lagi,” kata Syafi”i.
Sementara itu, plengsengan yang ambrol juga bertambah. Pondasi plengsengan tersebut juga ikut terbawa arus hingga masuk ke bagian lantai yang ambrol. Berdasar pantauan, plengsengan yang ambrol itu sudah ada di beberapa titik sejak dulu. Pihaknya berharap, segera ada penanganan atas kejadian itu. “Semoga plengsengan dan lantai mercu Dam Sembah diperbaiki,” pungkasnya.
Dandi Yasin, staf Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Jember membenarkan adanya kejadian itu. Ambrolnya lantai Dam Sembah itu lantaran curah hujan di bagian hulu cukup tinggi. “Mudah-mudahan di hulu tidak hujan lagi sehingga tidak memperparah rusaknya lantai yang ambrol,” katanya.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jember, dua hari sebelumnya, lantai di bagian hulu dam itu masih belum ambrol. Karena diterjang luapan Sungai Kalijompo yang cukup deras, air sungai yang berasal dari hulu langsung masuk ke bagian bawah lantai yang ambrol.
Meski begitu, kejadian tersebut nyatanya juga membawa berkah bagi sebagian warga. Beberapa warga sekitar tampak mengambil batang kayu yang hanyut. Sebab, setelah lantai dam itu ambrol, banyak batang kayu gelondongan yang langsung masuk di bawah lantai dan tersangkut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terjadi pada Jumat (19/3) sore hingga malam mengakibatkan intensitas air Sungai Kalijompo meningkat. Akibatnya, Dam Sembah yang berlokasi di Jalan Manggar, Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, ambrol pada bagian lantainya.
Berdasar keterangan warga sekitar, air sungai masih mengalir di atas dam sehari sebelumnya. Namun, pada Jumat (19/3) sekitar pukul 20.00, bagian lantai mercu sepanjang 19 meter tersebut ambrol. Atas kejadian tersebut, air sungai tidak lewat di atas mercu, melainkan di bawah dam yang berlubang. Bahkan, lantai yang terpasang dari batu itu ambrol dan terbawa arus hingga ke bagian hilir dam.
“Saya sempat mendengar suara keras di belakang rumah. Suara yang cukup keras itu sempat  saya kira ada gempa,” kata Achmad Syafi’i, warga setempat.
“Ternyata setelah keluar dan menuju Dam Sembah bersama warga sambil membawa lampu, lantai dam di bagian hulu sudah ambrol. Karena itu, air sungai itu langsung masuk ke bawah lantai yang sudah ambrol,” papar pria yang berusia 52 tahun itu. “Ya, mudah-mudahan tidak hujan lagi. Kalau ada hujan deras dan lama, bisa-bisa lantai dam itu ambrol lagi,” kata Syafi”i.
Sementara itu, plengsengan yang ambrol juga bertambah. Pondasi plengsengan tersebut juga ikut terbawa arus hingga masuk ke bagian lantai yang ambrol. Berdasar pantauan, plengsengan yang ambrol itu sudah ada di beberapa titik sejak dulu. Pihaknya berharap, segera ada penanganan atas kejadian itu. “Semoga plengsengan dan lantai mercu Dam Sembah diperbaiki,” pungkasnya.
Dandi Yasin, staf Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Jember membenarkan adanya kejadian itu. Ambrolnya lantai Dam Sembah itu lantaran curah hujan di bagian hulu cukup tinggi. “Mudah-mudahan di hulu tidak hujan lagi sehingga tidak memperparah rusaknya lantai yang ambrol,” katanya.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jember, dua hari sebelumnya, lantai di bagian hulu dam itu masih belum ambrol. Karena diterjang luapan Sungai Kalijompo yang cukup deras, air sungai yang berasal dari hulu langsung masuk ke bagian bawah lantai yang ambrol.
Meski begitu, kejadian tersebut nyatanya juga membawa berkah bagi sebagian warga. Beberapa warga sekitar tampak mengambil batang kayu yang hanyut. Sebab, setelah lantai dam itu ambrol, banyak batang kayu gelondongan yang langsung masuk di bawah lantai dan tersangkut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terjadi pada Jumat (19/3) sore hingga malam mengakibatkan intensitas air Sungai Kalijompo meningkat. Akibatnya, Dam Sembah yang berlokasi di Jalan Manggar, Lingkungan Poreng, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, ambrol pada bagian lantainya.
Berdasar keterangan warga sekitar, air sungai masih mengalir di atas dam sehari sebelumnya. Namun, pada Jumat (19/3) sekitar pukul 20.00, bagian lantai mercu sepanjang 19 meter tersebut ambrol. Atas kejadian tersebut, air sungai tidak lewat di atas mercu, melainkan di bawah dam yang berlubang. Bahkan, lantai yang terpasang dari batu itu ambrol dan terbawa arus hingga ke bagian hilir dam.
“Saya sempat mendengar suara keras di belakang rumah. Suara yang cukup keras itu sempat  saya kira ada gempa,” kata Achmad Syafi’i, warga setempat.
“Ternyata setelah keluar dan menuju Dam Sembah bersama warga sambil membawa lampu, lantai dam di bagian hulu sudah ambrol. Karena itu, air sungai itu langsung masuk ke bawah lantai yang sudah ambrol,” papar pria yang berusia 52 tahun itu. “Ya, mudah-mudahan tidak hujan lagi. Kalau ada hujan deras dan lama, bisa-bisa lantai dam itu ambrol lagi,” kata Syafi”i.
Sementara itu, plengsengan yang ambrol juga bertambah. Pondasi plengsengan tersebut juga ikut terbawa arus hingga masuk ke bagian lantai yang ambrol. Berdasar pantauan, plengsengan yang ambrol itu sudah ada di beberapa titik sejak dulu. Pihaknya berharap, segera ada penanganan atas kejadian itu. “Semoga plengsengan dan lantai mercu Dam Sembah diperbaiki,” pungkasnya.
Dandi Yasin, staf Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Jember membenarkan adanya kejadian itu. Ambrolnya lantai Dam Sembah itu lantaran curah hujan di bagian hulu cukup tinggi. “Mudah-mudahan di hulu tidak hujan lagi sehingga tidak memperparah rusaknya lantai yang ambrol,” katanya.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Jember, dua hari sebelumnya, lantai di bagian hulu dam itu masih belum ambrol. Karena diterjang luapan Sungai Kalijompo yang cukup deras, air sungai yang berasal dari hulu langsung masuk ke bagian bawah lantai yang ambrol.
Meski begitu, kejadian tersebut nyatanya juga membawa berkah bagi sebagian warga. Beberapa warga sekitar tampak mengambil batang kayu yang hanyut. Sebab, setelah lantai dam itu ambrol, banyak batang kayu gelondongan yang langsung masuk di bawah lantai dan tersangkut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/