alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Adu Jangkrik, Pemotor Tewas Dihantam Terios

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu (21/2) sekitar pukul 11.30. Sebuah mobil Daihatsu Terios bernopol P 1895 DB berhadapan dengan pengendara sepeda motor Supra X dengan nopol P 5382 QM.
Akibat kecelakaan tersebut, Alfani Putri, 18, pengendara sepeda motor asal Jalan Delima Putri, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, meninggal di lokasi. Korban meninggal akibat mengalami luka cukup parah dibagian kepala.
Berdasar sumber dilokasi, sebelum terjadi kecelakaan, Daihatsu Terios yang dikemudikan Dimas Fengky Librian, warga Dusun Krajan, RT 027/ RW 009, Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Bondowoso, itu mendahului kendaraan lain.
Saat mendahului, posisi mobil tersebut terlalu ke kanan hingga keluar marka jalan. Saat bersamaan, dari arah selatan muncul dikendara Alfani Putri.
“Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Kedua kendaraan itu saling adu jangkrik (adu depan, Red). Akibatnya, korban meninggal dunia di tempat kecelakaan perkara (TKP),” kata Kasatlantas AKP Jimmy M. Manurung melalui IPDA Kukun Waluwi Kanit Lakalantas Polres Jember.
Menurut dia, terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa gadis berusia 18 tahun itu disebabkan kurangnya kehati-hatian si pengemudi mobil. “Pada saat mendahului kurang memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan,” tandas Kukun.

Jurnalis: Jumai

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu (21/2) sekitar pukul 11.30. Sebuah mobil Daihatsu Terios bernopol P 1895 DB berhadapan dengan pengendara sepeda motor Supra X dengan nopol P 5382 QM.
Akibat kecelakaan tersebut, Alfani Putri, 18, pengendara sepeda motor asal Jalan Delima Putri, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, meninggal di lokasi. Korban meninggal akibat mengalami luka cukup parah dibagian kepala.
Berdasar sumber dilokasi, sebelum terjadi kecelakaan, Daihatsu Terios yang dikemudikan Dimas Fengky Librian, warga Dusun Krajan, RT 027/ RW 009, Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Bondowoso, itu mendahului kendaraan lain.
Saat mendahului, posisi mobil tersebut terlalu ke kanan hingga keluar marka jalan. Saat bersamaan, dari arah selatan muncul dikendara Alfani Putri.
“Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Kedua kendaraan itu saling adu jangkrik (adu depan, Red). Akibatnya, korban meninggal dunia di tempat kecelakaan perkara (TKP),” kata Kasatlantas AKP Jimmy M. Manurung melalui IPDA Kukun Waluwi Kanit Lakalantas Polres Jember.
Menurut dia, terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa gadis berusia 18 tahun itu disebabkan kurangnya kehati-hatian si pengemudi mobil. “Pada saat mendahului kurang memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan,” tandas Kukun.

Jurnalis: Jumai

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kecelakaan yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu (21/2) sekitar pukul 11.30. Sebuah mobil Daihatsu Terios bernopol P 1895 DB berhadapan dengan pengendara sepeda motor Supra X dengan nopol P 5382 QM.
Akibat kecelakaan tersebut, Alfani Putri, 18, pengendara sepeda motor asal Jalan Delima Putri, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, meninggal di lokasi. Korban meninggal akibat mengalami luka cukup parah dibagian kepala.
Berdasar sumber dilokasi, sebelum terjadi kecelakaan, Daihatsu Terios yang dikemudikan Dimas Fengky Librian, warga Dusun Krajan, RT 027/ RW 009, Desa Wonokusumo, Kecamatan Tapen, Bondowoso, itu mendahului kendaraan lain.
Saat mendahului, posisi mobil tersebut terlalu ke kanan hingga keluar marka jalan. Saat bersamaan, dari arah selatan muncul dikendara Alfani Putri.
“Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Kedua kendaraan itu saling adu jangkrik (adu depan, Red). Akibatnya, korban meninggal dunia di tempat kecelakaan perkara (TKP),” kata Kasatlantas AKP Jimmy M. Manurung melalui IPDA Kukun Waluwi Kanit Lakalantas Polres Jember.
Menurut dia, terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa gadis berusia 18 tahun itu disebabkan kurangnya kehati-hatian si pengemudi mobil. “Pada saat mendahului kurang memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan,” tandas Kukun.

Jurnalis: Jumai

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/