alexametrics
25.2C
Jember
Tuesday, 9 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Luapan Sungai Silosanen Terjang Tiga Dusun

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Kamis (18/2) sore di wilayah Kecamatan Silo mengakibatkan Sungai Silosanen meluap. Luapan itu membuat plengsengan ambrol. Total, ada tiga lokasi yang terdampak. Yakni di Dusun Batuampar, Baban Barat, dan Baban Tengah, Desa Mulyorejo.

Banjir yang mengakibatkan plengsengan ambrol ini membuat beberapa rumah warga rusak parah. Rata-rata, kerusakan rumah itu berada di bagian dapur. Sejumlah kandang ternak milik warga yang berada di pinggir sungai juga dilaporkan hanyut terbawa arus. “Banjirnya setelah hujan deras yang turun sejak sore hingga malam hari,” kata AKP Suhartanto, Kapolsek Silo, kemarin (19/2).

Setelah menerima laporan, pihaknya bersama Muspika Silo langsung turun ke lokasi. Hasil pemantauan di lapangan, plengsengan yang tergerus banjir itu mengakibatkan jalan desa terancam terputus. “Beruntung, jembatannnya masih selamat,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab, ketika hujan deras terjadi, warga sudah bersiap-siap mengamankan diri. “Cuma beberapa dapur milik warga yang berada di bibir sungai rusak parah karena tebingnya ambrol,” papar Suhartanto.

Pascabencana itu terjadi, petugas bersama perangkat desa setempat mendata rumah warga yang terdampak. Hasil pendataan itu selanjutnya disampaikan ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. “Petugas juga sudah mengukur plengsengan yang ambrol. Hasilnya dilaporkan ke BPBD dan Pemkab Jember. Semoga segera diperbaiki, karena warga khawatir kalau terjadi banjir susulan jalan di atasnya akan terputus,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di pinggir sungai agar lebih waspada ketika hujan turun deras dan lama. Sebab, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Februari merupakan puncak cuaca ekstrem. “Intensitas hujan diprediksi masih cukup tinggi,” pungkas mantan Kapolsek Tempurejo tersebut.

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Kamis (18/2) sore di wilayah Kecamatan Silo mengakibatkan Sungai Silosanen meluap. Luapan itu membuat plengsengan ambrol. Total, ada tiga lokasi yang terdampak. Yakni di Dusun Batuampar, Baban Barat, dan Baban Tengah, Desa Mulyorejo.

Banjir yang mengakibatkan plengsengan ambrol ini membuat beberapa rumah warga rusak parah. Rata-rata, kerusakan rumah itu berada di bagian dapur. Sejumlah kandang ternak milik warga yang berada di pinggir sungai juga dilaporkan hanyut terbawa arus. “Banjirnya setelah hujan deras yang turun sejak sore hingga malam hari,” kata AKP Suhartanto, Kapolsek Silo, kemarin (19/2).

Setelah menerima laporan, pihaknya bersama Muspika Silo langsung turun ke lokasi. Hasil pemantauan di lapangan, plengsengan yang tergerus banjir itu mengakibatkan jalan desa terancam terputus. “Beruntung, jembatannnya masih selamat,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab, ketika hujan deras terjadi, warga sudah bersiap-siap mengamankan diri. “Cuma beberapa dapur milik warga yang berada di bibir sungai rusak parah karena tebingnya ambrol,” papar Suhartanto.

Pascabencana itu terjadi, petugas bersama perangkat desa setempat mendata rumah warga yang terdampak. Hasil pendataan itu selanjutnya disampaikan ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. “Petugas juga sudah mengukur plengsengan yang ambrol. Hasilnya dilaporkan ke BPBD dan Pemkab Jember. Semoga segera diperbaiki, karena warga khawatir kalau terjadi banjir susulan jalan di atasnya akan terputus,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di pinggir sungai agar lebih waspada ketika hujan turun deras dan lama. Sebab, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Februari merupakan puncak cuaca ekstrem. “Intensitas hujan diprediksi masih cukup tinggi,” pungkas mantan Kapolsek Tempurejo tersebut.

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Mahrus Sholih

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Kamis (18/2) sore di wilayah Kecamatan Silo mengakibatkan Sungai Silosanen meluap. Luapan itu membuat plengsengan ambrol. Total, ada tiga lokasi yang terdampak. Yakni di Dusun Batuampar, Baban Barat, dan Baban Tengah, Desa Mulyorejo.

Banjir yang mengakibatkan plengsengan ambrol ini membuat beberapa rumah warga rusak parah. Rata-rata, kerusakan rumah itu berada di bagian dapur. Sejumlah kandang ternak milik warga yang berada di pinggir sungai juga dilaporkan hanyut terbawa arus. “Banjirnya setelah hujan deras yang turun sejak sore hingga malam hari,” kata AKP Suhartanto, Kapolsek Silo, kemarin (19/2).

Setelah menerima laporan, pihaknya bersama Muspika Silo langsung turun ke lokasi. Hasil pemantauan di lapangan, plengsengan yang tergerus banjir itu mengakibatkan jalan desa terancam terputus. “Beruntung, jembatannnya masih selamat,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab, ketika hujan deras terjadi, warga sudah bersiap-siap mengamankan diri. “Cuma beberapa dapur milik warga yang berada di bibir sungai rusak parah karena tebingnya ambrol,” papar Suhartanto.

Pascabencana itu terjadi, petugas bersama perangkat desa setempat mendata rumah warga yang terdampak. Hasil pendataan itu selanjutnya disampaikan ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. “Petugas juga sudah mengukur plengsengan yang ambrol. Hasilnya dilaporkan ke BPBD dan Pemkab Jember. Semoga segera diperbaiki, karena warga khawatir kalau terjadi banjir susulan jalan di atasnya akan terputus,” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada warga yang tinggal di pinggir sungai agar lebih waspada ketika hujan turun deras dan lama. Sebab, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Februari merupakan puncak cuaca ekstrem. “Intensitas hujan diprediksi masih cukup tinggi,” pungkas mantan Kapolsek Tempurejo tersebut.

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Mahrus Sholih

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2