alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Bawa Kabur Anak Kandung Sendiri, Pria ini Terancam 15 Tahun Dibui

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, RADAR JEMBER.ID – Kasus penculikan anak yang belum lama ini terjadi, menjadi tugas aparat kepolisian untuk mengungkapnya. Pasalnya, pelaku pencurian anak bukan orang lain, namun bapak kandungnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna menjelaskan, kasus itu awal kali diterima pada 20 Agustus 2021 lalu, dari pelapor seorang wanita berinisial DC, 27, warga Kecamatan Glagah Banyuwangi.

Dia menjelaskan, awalnya FR, 7 bulan, (anak dari DC), dititipkan ke tetangga kostnya. “Ketika DC pulang kerja dan mau mengambil anaknya, ternyata tidak ada. Akhirnya DC melaporkan ke polisi karena merasa takut,” terang Komang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Komang melanjutkan, ibu korban sendiri sebenarnya pernah menikah dengan BY, 31, warga di Kecamatan Kalisat. Keduanya menikah secara siri, kemudian miliki seorang anak berinisial FR tersebut.

Selain itu, dulu sebelum menikah, BY mengaku kepada DC kalau dirinya belum punya istri. Ternyata setelah DC hamil, BY meninggalkan DC dan diketahui sudah menikah. “Memang itu anak kandungnya, namun cara mengambilnya yang salah, sehingga ibu kandungnya melapor ke polisi,” tambah Komang.

- Advertisement -

KEPATIHAN, RADAR JEMBER.ID – Kasus penculikan anak yang belum lama ini terjadi, menjadi tugas aparat kepolisian untuk mengungkapnya. Pasalnya, pelaku pencurian anak bukan orang lain, namun bapak kandungnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna menjelaskan, kasus itu awal kali diterima pada 20 Agustus 2021 lalu, dari pelapor seorang wanita berinisial DC, 27, warga Kecamatan Glagah Banyuwangi.

Dia menjelaskan, awalnya FR, 7 bulan, (anak dari DC), dititipkan ke tetangga kostnya. “Ketika DC pulang kerja dan mau mengambil anaknya, ternyata tidak ada. Akhirnya DC melaporkan ke polisi karena merasa takut,” terang Komang.

Komang melanjutkan, ibu korban sendiri sebenarnya pernah menikah dengan BY, 31, warga di Kecamatan Kalisat. Keduanya menikah secara siri, kemudian miliki seorang anak berinisial FR tersebut.

Selain itu, dulu sebelum menikah, BY mengaku kepada DC kalau dirinya belum punya istri. Ternyata setelah DC hamil, BY meninggalkan DC dan diketahui sudah menikah. “Memang itu anak kandungnya, namun cara mengambilnya yang salah, sehingga ibu kandungnya melapor ke polisi,” tambah Komang.

KEPATIHAN, RADAR JEMBER.ID – Kasus penculikan anak yang belum lama ini terjadi, menjadi tugas aparat kepolisian untuk mengungkapnya. Pasalnya, pelaku pencurian anak bukan orang lain, namun bapak kandungnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna menjelaskan, kasus itu awal kali diterima pada 20 Agustus 2021 lalu, dari pelapor seorang wanita berinisial DC, 27, warga Kecamatan Glagah Banyuwangi.

Dia menjelaskan, awalnya FR, 7 bulan, (anak dari DC), dititipkan ke tetangga kostnya. “Ketika DC pulang kerja dan mau mengambil anaknya, ternyata tidak ada. Akhirnya DC melaporkan ke polisi karena merasa takut,” terang Komang.

Komang melanjutkan, ibu korban sendiri sebenarnya pernah menikah dengan BY, 31, warga di Kecamatan Kalisat. Keduanya menikah secara siri, kemudian miliki seorang anak berinisial FR tersebut.

Selain itu, dulu sebelum menikah, BY mengaku kepada DC kalau dirinya belum punya istri. Ternyata setelah DC hamil, BY meninggalkan DC dan diketahui sudah menikah. “Memang itu anak kandungnya, namun cara mengambilnya yang salah, sehingga ibu kandungnya melapor ke polisi,” tambah Komang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/