alexametrics
25.2C
Jember
Tuesday, 9 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Sering Jadi Tempat Bakar Sampah

Dampak Angin Kencang Robohkan Pohon

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kretek, kretek, kretek. Bunyi aneh itu sempat membuat Solehudin penasaran saat dirinya bermain HP di tempatnya bekerja. Selang beberapa detik, suara tersebut semakin cepat dan diakhiri dengan suara keras. Brraaakkkk!

Sontak, dia langsung berdiri dan menyaksikan salah satu pohon di halaman kiosnya roboh menimpa salah satu mobil. “Selain itu, ada satu pengendara yang juga tertimpa pohon saat melintas. Motornya rusak dan si pengendara mengalami luka beset,” ucap pria yang berusia 24 tahun tersebut. Beruntung, pohon yang tumbang itu masih terhalang mobil.

Ya. Rabu (17/2) sore lalu tak ada guyuran hujan deras. Namun, justru angin kencang melanda. Tak heran jika di beberapa titik, sejumlah pohon bertumbangan. Termasuk di Jalan Trunojoyo. Warga asal Bandung itu menduga, selain karena angin, pohon itu roboh karena kerap dijadikan tempat untuk membakar sampah. “Jadi, pohonnya kering dan mudah roboh saat dihantam angin kencang,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, terjadi hujan gerimis disertai angin kencang pada pukul 15.00. Berselang 15 menit, angin kencang membuat banyak pohon tumbang. “Beruntung, tak ada korban jiwa. Untuk tiga korban yang mengalami luka-luka, sudah langsung mendapatkan perawatan di puskesmas setempat,” tutur Plt Kepala BPBD Jember Mad Satuki.

Satuki berpesan, di zaman yang dipenuhi dengan kecanggihan ini, masyarakat Jember diharapkan bisa memanfaatkan ponsel pintar mereka masing-masing. Menurut dia, semua orang bisa memantau kondisi dan cuaca dari smartphone masing-masing.

“Bila memang situasinya menandakan akan adanya hujan lebat atau potensi angin kencang, lebih baik menunda perjalanan. Lebih baik mencegah daripada harus berobat saat menjadi korban,” tandasnya.

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kretek, kretek, kretek. Bunyi aneh itu sempat membuat Solehudin penasaran saat dirinya bermain HP di tempatnya bekerja. Selang beberapa detik, suara tersebut semakin cepat dan diakhiri dengan suara keras. Brraaakkkk!

Sontak, dia langsung berdiri dan menyaksikan salah satu pohon di halaman kiosnya roboh menimpa salah satu mobil. “Selain itu, ada satu pengendara yang juga tertimpa pohon saat melintas. Motornya rusak dan si pengendara mengalami luka beset,” ucap pria yang berusia 24 tahun tersebut. Beruntung, pohon yang tumbang itu masih terhalang mobil.

Ya. Rabu (17/2) sore lalu tak ada guyuran hujan deras. Namun, justru angin kencang melanda. Tak heran jika di beberapa titik, sejumlah pohon bertumbangan. Termasuk di Jalan Trunojoyo. Warga asal Bandung itu menduga, selain karena angin, pohon itu roboh karena kerap dijadikan tempat untuk membakar sampah. “Jadi, pohonnya kering dan mudah roboh saat dihantam angin kencang,” paparnya.

Mobile_AP_Half Page

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, terjadi hujan gerimis disertai angin kencang pada pukul 15.00. Berselang 15 menit, angin kencang membuat banyak pohon tumbang. “Beruntung, tak ada korban jiwa. Untuk tiga korban yang mengalami luka-luka, sudah langsung mendapatkan perawatan di puskesmas setempat,” tutur Plt Kepala BPBD Jember Mad Satuki.

Satuki berpesan, di zaman yang dipenuhi dengan kecanggihan ini, masyarakat Jember diharapkan bisa memanfaatkan ponsel pintar mereka masing-masing. Menurut dia, semua orang bisa memantau kondisi dan cuaca dari smartphone masing-masing.

“Bila memang situasinya menandakan akan adanya hujan lebat atau potensi angin kencang, lebih baik menunda perjalanan. Lebih baik mencegah daripada harus berobat saat menjadi korban,” tandasnya.

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kretek, kretek, kretek. Bunyi aneh itu sempat membuat Solehudin penasaran saat dirinya bermain HP di tempatnya bekerja. Selang beberapa detik, suara tersebut semakin cepat dan diakhiri dengan suara keras. Brraaakkkk!

Sontak, dia langsung berdiri dan menyaksikan salah satu pohon di halaman kiosnya roboh menimpa salah satu mobil. “Selain itu, ada satu pengendara yang juga tertimpa pohon saat melintas. Motornya rusak dan si pengendara mengalami luka beset,” ucap pria yang berusia 24 tahun tersebut. Beruntung, pohon yang tumbang itu masih terhalang mobil.

Ya. Rabu (17/2) sore lalu tak ada guyuran hujan deras. Namun, justru angin kencang melanda. Tak heran jika di beberapa titik, sejumlah pohon bertumbangan. Termasuk di Jalan Trunojoyo. Warga asal Bandung itu menduga, selain karena angin, pohon itu roboh karena kerap dijadikan tempat untuk membakar sampah. “Jadi, pohonnya kering dan mudah roboh saat dihantam angin kencang,” paparnya.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, terjadi hujan gerimis disertai angin kencang pada pukul 15.00. Berselang 15 menit, angin kencang membuat banyak pohon tumbang. “Beruntung, tak ada korban jiwa. Untuk tiga korban yang mengalami luka-luka, sudah langsung mendapatkan perawatan di puskesmas setempat,” tutur Plt Kepala BPBD Jember Mad Satuki.

Satuki berpesan, di zaman yang dipenuhi dengan kecanggihan ini, masyarakat Jember diharapkan bisa memanfaatkan ponsel pintar mereka masing-masing. Menurut dia, semua orang bisa memantau kondisi dan cuaca dari smartphone masing-masing.

“Bila memang situasinya menandakan akan adanya hujan lebat atau potensi angin kencang, lebih baik menunda perjalanan. Lebih baik mencegah daripada harus berobat saat menjadi korban,” tandasnya.

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Truk Serunduk Truk

Ekonomi Jember Jeblok

Perkumpulan Pemuda Tersesat

Desktop_AP_Rectangle 2