alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Mulut Ibu Korban Sempat Dilakban, Hingga Lukai Tetangga yang Memergoki

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tindakan pembunuhan yang terjadi di rumah tak jauh dari Stasiun Jember, tepatnya di Jalan Wijaya Kusuma, tidak hanya menyakiti korban. Usai pembunuhan terjadi, tersangka masih sempat menutup mulut Sri Budi Asmara Rini, ibu korban yang sekaligus menjadi saksi atas aksi kejahatan pelaku menggunakan lakban.

“Tersangka diteriaki ibu korban. Sebelumnya, ibu korban sempat diplester mulutnya oleh pelaku. Karena terus menjerit,” tutur Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Aryawiguna.

Saat itu, kondisi ibu korban sedang sakit karena faktor usia. Karena tak tahan mendengar jeritan ibu korban, dan juga karena ketakutan, pelaku akhirnya berusaha keluar dari rumah korban.

Mobile_AP_Rectangle 2

Saat keluar dari rumah tersebut, ada dua warga sekitar yang melihat pelaku tengah melarikan diri. Dua warga tersebut pun mengejar dan sempat berduel dengan pelaku.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tindakan pembunuhan yang terjadi di rumah tak jauh dari Stasiun Jember, tepatnya di Jalan Wijaya Kusuma, tidak hanya menyakiti korban. Usai pembunuhan terjadi, tersangka masih sempat menutup mulut Sri Budi Asmara Rini, ibu korban yang sekaligus menjadi saksi atas aksi kejahatan pelaku menggunakan lakban.

“Tersangka diteriaki ibu korban. Sebelumnya, ibu korban sempat diplester mulutnya oleh pelaku. Karena terus menjerit,” tutur Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Aryawiguna.

Saat itu, kondisi ibu korban sedang sakit karena faktor usia. Karena tak tahan mendengar jeritan ibu korban, dan juga karena ketakutan, pelaku akhirnya berusaha keluar dari rumah korban.

Saat keluar dari rumah tersebut, ada dua warga sekitar yang melihat pelaku tengah melarikan diri. Dua warga tersebut pun mengejar dan sempat berduel dengan pelaku.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tindakan pembunuhan yang terjadi di rumah tak jauh dari Stasiun Jember, tepatnya di Jalan Wijaya Kusuma, tidak hanya menyakiti korban. Usai pembunuhan terjadi, tersangka masih sempat menutup mulut Sri Budi Asmara Rini, ibu korban yang sekaligus menjadi saksi atas aksi kejahatan pelaku menggunakan lakban.

“Tersangka diteriaki ibu korban. Sebelumnya, ibu korban sempat diplester mulutnya oleh pelaku. Karena terus menjerit,” tutur Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Aryawiguna.

Saat itu, kondisi ibu korban sedang sakit karena faktor usia. Karena tak tahan mendengar jeritan ibu korban, dan juga karena ketakutan, pelaku akhirnya berusaha keluar dari rumah korban.

Saat keluar dari rumah tersebut, ada dua warga sekitar yang melihat pelaku tengah melarikan diri. Dua warga tersebut pun mengejar dan sempat berduel dengan pelaku.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/