alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Korban Ditemukan Meninggal dengan Leher Hampir Terputus oleh Kodim Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Kejadian menggemparkan terkait dugaan perampokan dan pembunuhan terkait kejadian di Jalan Wijaya Kusuma, Lingkungan Kampung Osing, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang kemarin (18/1). Kepada Jawa Pos Radar Jember (19/1) Sersan dua Wahyu Hidayatullah menceritakan kejadian kemarin yang ia alami.

Anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu menceritakan, selepas ia menitipkan kain yang hendak di jait, ia melewati Stasiun Jember dan mendapati ibu-ibuk berteriak minta tolong dan langsung segera menghampiri lokasi. Dengan spontan melihat kejadian tersebut ia langsung membaur dengan warga untuk meringkus pelaku dengan mencari tali untuk membekukan pelaku agar tidak kabur.

Kemudian ada warga yang mengaku LSM minta di dampingi untuk masuk kedalam rumah karena terdengar kabar dari warga ada korban di dalam rumah.Bercak darah ditemukan dari pintu masuk hingga mengarah ke dapur dan benar saja anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu menemukan1 korban dengan posisi leher hampir terputus dengan setengah badan tertutup busana. Tidak lama berselang Anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu mengintrusikan masyarakat untuk segera menghubungi pihak kepolisian dan kodim terdekat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ditanya soal apa yang melatarbelakangi perannya tersebut seorang anggota dengan pangkat Sersan Dua menyampaikan “Ya.. Karena saya seorang TNI, sesuai dengan sumpah prajurit sapta Marga dan 8 Wajib TNI dimana mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, dan menjadi contoh serta  mempelopori usaha usaha utk mengatasi kesultan sekelilingnya”.

Aksi seorang anggota dengan pangkat Sersan Dua ini diapresiasi oleh Komandan Kodim 0824 Jember  “Sangat mengapresiasi Anggota kami ini atas nama Sersan Dua Wahyu Hidayatullah dan masyarakat yang berhasil melumpuhkan pelaku tindak kekerasan dan kriminal kemarin”. Tidak hanya itu Komandan Kodim 0824 Jember menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan sehingga kekerasan seperti ini tidak terjadi di kemudian hari.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Kejadian menggemparkan terkait dugaan perampokan dan pembunuhan terkait kejadian di Jalan Wijaya Kusuma, Lingkungan Kampung Osing, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang kemarin (18/1). Kepada Jawa Pos Radar Jember (19/1) Sersan dua Wahyu Hidayatullah menceritakan kejadian kemarin yang ia alami.

Anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu menceritakan, selepas ia menitipkan kain yang hendak di jait, ia melewati Stasiun Jember dan mendapati ibu-ibuk berteriak minta tolong dan langsung segera menghampiri lokasi. Dengan spontan melihat kejadian tersebut ia langsung membaur dengan warga untuk meringkus pelaku dengan mencari tali untuk membekukan pelaku agar tidak kabur.

Kemudian ada warga yang mengaku LSM minta di dampingi untuk masuk kedalam rumah karena terdengar kabar dari warga ada korban di dalam rumah.Bercak darah ditemukan dari pintu masuk hingga mengarah ke dapur dan benar saja anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu menemukan1 korban dengan posisi leher hampir terputus dengan setengah badan tertutup busana. Tidak lama berselang Anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu mengintrusikan masyarakat untuk segera menghubungi pihak kepolisian dan kodim terdekat.

Ditanya soal apa yang melatarbelakangi perannya tersebut seorang anggota dengan pangkat Sersan Dua menyampaikan “Ya.. Karena saya seorang TNI, sesuai dengan sumpah prajurit sapta Marga dan 8 Wajib TNI dimana mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, dan menjadi contoh serta  mempelopori usaha usaha utk mengatasi kesultan sekelilingnya”.

Aksi seorang anggota dengan pangkat Sersan Dua ini diapresiasi oleh Komandan Kodim 0824 Jember  “Sangat mengapresiasi Anggota kami ini atas nama Sersan Dua Wahyu Hidayatullah dan masyarakat yang berhasil melumpuhkan pelaku tindak kekerasan dan kriminal kemarin”. Tidak hanya itu Komandan Kodim 0824 Jember menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan sehingga kekerasan seperti ini tidak terjadi di kemudian hari.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Kejadian menggemparkan terkait dugaan perampokan dan pembunuhan terkait kejadian di Jalan Wijaya Kusuma, Lingkungan Kampung Osing, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang kemarin (18/1). Kepada Jawa Pos Radar Jember (19/1) Sersan dua Wahyu Hidayatullah menceritakan kejadian kemarin yang ia alami.

Anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu menceritakan, selepas ia menitipkan kain yang hendak di jait, ia melewati Stasiun Jember dan mendapati ibu-ibuk berteriak minta tolong dan langsung segera menghampiri lokasi. Dengan spontan melihat kejadian tersebut ia langsung membaur dengan warga untuk meringkus pelaku dengan mencari tali untuk membekukan pelaku agar tidak kabur.

Kemudian ada warga yang mengaku LSM minta di dampingi untuk masuk kedalam rumah karena terdengar kabar dari warga ada korban di dalam rumah.Bercak darah ditemukan dari pintu masuk hingga mengarah ke dapur dan benar saja anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu menemukan1 korban dengan posisi leher hampir terputus dengan setengah badan tertutup busana. Tidak lama berselang Anggota Kodim 0824 Jember dengan pangkat Sersan Dua itu mengintrusikan masyarakat untuk segera menghubungi pihak kepolisian dan kodim terdekat.

Ditanya soal apa yang melatarbelakangi perannya tersebut seorang anggota dengan pangkat Sersan Dua menyampaikan “Ya.. Karena saya seorang TNI, sesuai dengan sumpah prajurit sapta Marga dan 8 Wajib TNI dimana mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, dan menjadi contoh serta  mempelopori usaha usaha utk mengatasi kesultan sekelilingnya”.

Aksi seorang anggota dengan pangkat Sersan Dua ini diapresiasi oleh Komandan Kodim 0824 Jember  “Sangat mengapresiasi Anggota kami ini atas nama Sersan Dua Wahyu Hidayatullah dan masyarakat yang berhasil melumpuhkan pelaku tindak kekerasan dan kriminal kemarin”. Tidak hanya itu Komandan Kodim 0824 Jember menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan sehingga kekerasan seperti ini tidak terjadi di kemudian hari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/