alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ponpes di Bangsalsari Kembali Diterjang Banjir

Mobile_AP_Rectangle 1

BANGSALSARI. RADARJEMBER.ID – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bangsalsari dan sekitarnya, membuat Sungai Bangsal meluap. Air bercampur lumpur ini sempat masuk ke lingkungan Pondok Pesantren Putra dan Putri Ar Rosyid di Dusun Krajan B, Desa/Kecamatan Bangsalsari, Kamis (18/11) pukul 19.00.

“Awalnya air sungai yang ada di belakang asrama putri ini mulai naik pukul 19.00. Air masuk dengan cepat di bagian tembok belakang yang jebol,” kata Imam Mukuid, salah satu putra KH Amin Pengasuh Ponpes.

Sebenarnya di sekitar lokasi banjir hujan tidak terlalu deras. Namun di bagian hulu sungai cukup deras sehingga air tiba-tiba membesar dan mulai naik ke halaman pondok dengan ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa. “Air bercampur lumpur juga masuk ke ruang tengah,” ungkap Imam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Santri putra dan putri yang tinggal di asrama pesantren tidak sampai terjebak banjir. Begitu air sungai mulai besar, para santri menyelamatkan diri keluar asrama. Banjir ini bukanlah yang pertama, medio Januari 2021 lalu bencana serupa juga pernah menerjang pesantren tersebut. “Untuk yang sekarang justru yang lebih parah, karena hampir setiap pintu jebol,” ucapnya.

Tak hanya pintu, beberapa rak yang ada di kamar santri juga berantakan terbawa arus. “Untuk sementara, santri putra dan putri masih bersih-bersih lumpur yang ada di kamar tengah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Fotografer: Jumai

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

BANGSALSARI. RADARJEMBER.ID – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bangsalsari dan sekitarnya, membuat Sungai Bangsal meluap. Air bercampur lumpur ini sempat masuk ke lingkungan Pondok Pesantren Putra dan Putri Ar Rosyid di Dusun Krajan B, Desa/Kecamatan Bangsalsari, Kamis (18/11) pukul 19.00.

“Awalnya air sungai yang ada di belakang asrama putri ini mulai naik pukul 19.00. Air masuk dengan cepat di bagian tembok belakang yang jebol,” kata Imam Mukuid, salah satu putra KH Amin Pengasuh Ponpes.

Sebenarnya di sekitar lokasi banjir hujan tidak terlalu deras. Namun di bagian hulu sungai cukup deras sehingga air tiba-tiba membesar dan mulai naik ke halaman pondok dengan ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa. “Air bercampur lumpur juga masuk ke ruang tengah,” ungkap Imam.

Santri putra dan putri yang tinggal di asrama pesantren tidak sampai terjebak banjir. Begitu air sungai mulai besar, para santri menyelamatkan diri keluar asrama. Banjir ini bukanlah yang pertama, medio Januari 2021 lalu bencana serupa juga pernah menerjang pesantren tersebut. “Untuk yang sekarang justru yang lebih parah, karena hampir setiap pintu jebol,” ucapnya.

Tak hanya pintu, beberapa rak yang ada di kamar santri juga berantakan terbawa arus. “Untuk sementara, santri putra dan putri masih bersih-bersih lumpur yang ada di kamar tengah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Fotografer: Jumai

Editor: Mahrus Sholih

BANGSALSARI. RADARJEMBER.ID – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bangsalsari dan sekitarnya, membuat Sungai Bangsal meluap. Air bercampur lumpur ini sempat masuk ke lingkungan Pondok Pesantren Putra dan Putri Ar Rosyid di Dusun Krajan B, Desa/Kecamatan Bangsalsari, Kamis (18/11) pukul 19.00.

“Awalnya air sungai yang ada di belakang asrama putri ini mulai naik pukul 19.00. Air masuk dengan cepat di bagian tembok belakang yang jebol,” kata Imam Mukuid, salah satu putra KH Amin Pengasuh Ponpes.

Sebenarnya di sekitar lokasi banjir hujan tidak terlalu deras. Namun di bagian hulu sungai cukup deras sehingga air tiba-tiba membesar dan mulai naik ke halaman pondok dengan ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa. “Air bercampur lumpur juga masuk ke ruang tengah,” ungkap Imam.

Santri putra dan putri yang tinggal di asrama pesantren tidak sampai terjebak banjir. Begitu air sungai mulai besar, para santri menyelamatkan diri keluar asrama. Banjir ini bukanlah yang pertama, medio Januari 2021 lalu bencana serupa juga pernah menerjang pesantren tersebut. “Untuk yang sekarang justru yang lebih parah, karena hampir setiap pintu jebol,” ucapnya.

Tak hanya pintu, beberapa rak yang ada di kamar santri juga berantakan terbawa arus. “Untuk sementara, santri putra dan putri masih bersih-bersih lumpur yang ada di kamar tengah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Fotografer: Jumai

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/