Divonis Setahun, Mustakim Terancam Diberhentikan

JPU FOR RAME MENDEKAM SETAHUN: Mustakim, Kades Sumberwuluh Kecamatan Candipuro konsultasi dengan penasihat hukumnya setelah divonis 1 tahun penjara di Pengadilan Tipikor Surabaya, kemarin.

RADARJEMBER.ID – Kades Sumberwuluh, Mustakim, memang hanya menjalani masa tahanan kota. Namun, dengan jatuhnya vonis kemarin, dan ketika sudah inkracht, maka akan lain urusannya. Dia bakal dipenjara meski dikurangi masa penahanan. Dengan begitu, posisinya sebagai kades bakal terancam.

IKLAN

Akhmad taufik SH MHum, Plt Kabag Hukum Setda Pemkab Lumajang kemarin mendengar kabar vonis tersebut. Namun, menurutnya masih belum inkracht. Dia menegaskan bahwa kades yang tersandung masalah hukum posisinya terancam. “Apabila ancaman hukumannya kurang 5 tahun, tidak diberhentikan. Itu sesuai Permendagri 66 tahun 2017,” katanya.

Namun, untuk urusan tipikor, menurut dia ancaman hukumannya di atas 5 tahun. “Secara kasat mata memang di atas 5 tahun. Namun masih kita pelajari dulu pasal apa yang disangkakan,” jelasnya.

Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dalam  perkara KUHP. Bukan dalam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). “Kalau Kades Mustakim itu diperkirakan lebih dari 5 tahun. Tetapi saya masih meneliti penerapan pasal yang dibutuhkan. Masih harus dipelajari dulu,” katanya.

Kondisi ini akan berbeda dengan yang diterapkan pada Kades Kertowono Kecamatan Gucialit. Menurut dia, ancamannya tidak sampai 5 tahun. Sehingga, setelah selesai dipenjara, ketika menghirup udara bebas yang bersangkutan bisa menjabat kembali.

Meski begitu, kondisi pemerintahan desa tetap jadi perhatian. Sekitar 10.119 jiwa warga Sumberwuluh masih bisa mendapat layanan. Sebab, selama ini kades tersebut sudah diberhentikan sementara. “Plt di Desa Sumberwuluh sejauh ini diisi sekdes sebagai Pjs-nya. Jadi begitu. Layanan di desa masih tetap jalan,” pungkasnya.

Reporter : Hafid Asnan
Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :