alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Pulang Sebelum Arak Habis, Pemuda Jember Terbunuh Teman Mabuknya Sendiri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus pengeroyokan hingga korbannya meninggal terjadi di Dusun Sumberan, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Jember, Rabu (18/5) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 tersebut sempat menggemparkan warga. Sebab, korban meninggal akibat dikeroyok banyak orang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, korban bernama Soleh, warga Kecamatan Sukorambi. Ditengarai, korban tewas setelah dihajar oleh teman mabuknya sendiri. Dan setelah melalui serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap lima orang yang diduga sebagai pelaku. Sedangkan lima lainnya masih buron.

Kelima pelaku tersebut masing-masing bernama Santo, Rafi, Aris, dan Soleh. Mereka disebut berasal dari Kecamatan Ambulu. Sedangkan satu pelaku lain yang tertangkap adalah Andik, warga asal Kecamatan Balung.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sumber Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, sebelum pengeroyokan terjadi, antara korban dan para pelaku ini pesta minuman keras (miras) di tempat kejadian perkara (TKP). Entah apa yang terjadi, di tengah pesta miras itu, Santo, salah seorang pelaku, tiba-tiba emosi. Kabarnya, dia marah setelah mendengar korban pamitan pulang. Sebab, minuman jenis arak yang mereka konsumsi belum habis.

BACA JUGA: Sembilan Tahun Buron, Dua Pembunuh Mahasiswa Unej Tertangkap di Bali

Letupan emosi Santo memantik kemarahan kawan-kawannya. Korban yang saat itu sempat lari akhirnya tertangkap dan dibawa kembali ke TKP. Di sinilah korban dihajar habis-habisan. Ada yang memukul pakai tangan kosong, menggunakan batu, hingga menggebuk pakai bambu. Hantaman bertubi-tubi itu membuat korban ambruk dan meninggal di lokasi.

Sebenarnya, korban tidak mengenal semua orang yang menjadi teman minumnya tersebut. Dia hanya kenal dengan Rafi, salah seorang pelaku. Korban dengan Rafi ini bertemu di sebuah warung kopi di Kecamatan Wuluhan, beberapa jam sebelum kejadian. Selanjutnya, korban diajak ke Ambulu untuk pesta miras bersama para pelaku lain.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus pengeroyokan hingga korbannya meninggal terjadi di Dusun Sumberan, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Jember, Rabu (18/5) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 tersebut sempat menggemparkan warga. Sebab, korban meninggal akibat dikeroyok banyak orang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, korban bernama Soleh, warga Kecamatan Sukorambi. Ditengarai, korban tewas setelah dihajar oleh teman mabuknya sendiri. Dan setelah melalui serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap lima orang yang diduga sebagai pelaku. Sedangkan lima lainnya masih buron.

Kelima pelaku tersebut masing-masing bernama Santo, Rafi, Aris, dan Soleh. Mereka disebut berasal dari Kecamatan Ambulu. Sedangkan satu pelaku lain yang tertangkap adalah Andik, warga asal Kecamatan Balung.

Sumber Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, sebelum pengeroyokan terjadi, antara korban dan para pelaku ini pesta minuman keras (miras) di tempat kejadian perkara (TKP). Entah apa yang terjadi, di tengah pesta miras itu, Santo, salah seorang pelaku, tiba-tiba emosi. Kabarnya, dia marah setelah mendengar korban pamitan pulang. Sebab, minuman jenis arak yang mereka konsumsi belum habis.

BACA JUGA: Sembilan Tahun Buron, Dua Pembunuh Mahasiswa Unej Tertangkap di Bali

Letupan emosi Santo memantik kemarahan kawan-kawannya. Korban yang saat itu sempat lari akhirnya tertangkap dan dibawa kembali ke TKP. Di sinilah korban dihajar habis-habisan. Ada yang memukul pakai tangan kosong, menggunakan batu, hingga menggebuk pakai bambu. Hantaman bertubi-tubi itu membuat korban ambruk dan meninggal di lokasi.

Sebenarnya, korban tidak mengenal semua orang yang menjadi teman minumnya tersebut. Dia hanya kenal dengan Rafi, salah seorang pelaku. Korban dengan Rafi ini bertemu di sebuah warung kopi di Kecamatan Wuluhan, beberapa jam sebelum kejadian. Selanjutnya, korban diajak ke Ambulu untuk pesta miras bersama para pelaku lain.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kasus pengeroyokan hingga korbannya meninggal terjadi di Dusun Sumberan, Desa Karanganyar, Kecamatan Ambulu, Jember, Rabu (18/5) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 tersebut sempat menggemparkan warga. Sebab, korban meninggal akibat dikeroyok banyak orang.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, korban bernama Soleh, warga Kecamatan Sukorambi. Ditengarai, korban tewas setelah dihajar oleh teman mabuknya sendiri. Dan setelah melalui serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap lima orang yang diduga sebagai pelaku. Sedangkan lima lainnya masih buron.

Kelima pelaku tersebut masing-masing bernama Santo, Rafi, Aris, dan Soleh. Mereka disebut berasal dari Kecamatan Ambulu. Sedangkan satu pelaku lain yang tertangkap adalah Andik, warga asal Kecamatan Balung.

Sumber Jawa Pos Radar Jember mengungkapkan, sebelum pengeroyokan terjadi, antara korban dan para pelaku ini pesta minuman keras (miras) di tempat kejadian perkara (TKP). Entah apa yang terjadi, di tengah pesta miras itu, Santo, salah seorang pelaku, tiba-tiba emosi. Kabarnya, dia marah setelah mendengar korban pamitan pulang. Sebab, minuman jenis arak yang mereka konsumsi belum habis.

BACA JUGA: Sembilan Tahun Buron, Dua Pembunuh Mahasiswa Unej Tertangkap di Bali

Letupan emosi Santo memantik kemarahan kawan-kawannya. Korban yang saat itu sempat lari akhirnya tertangkap dan dibawa kembali ke TKP. Di sinilah korban dihajar habis-habisan. Ada yang memukul pakai tangan kosong, menggunakan batu, hingga menggebuk pakai bambu. Hantaman bertubi-tubi itu membuat korban ambruk dan meninggal di lokasi.

Sebenarnya, korban tidak mengenal semua orang yang menjadi teman minumnya tersebut. Dia hanya kenal dengan Rafi, salah seorang pelaku. Korban dengan Rafi ini bertemu di sebuah warung kopi di Kecamatan Wuluhan, beberapa jam sebelum kejadian. Selanjutnya, korban diajak ke Ambulu untuk pesta miras bersama para pelaku lain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/