alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Tak Semua Barang Bukti Hasil Sitaan Dimusnahkan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember melakukan pemusnahan terhadap sejumlah barang bukti dari perkara pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Pemusnahan barang bukti yang dilakukan di halaman kantor kejari setempat, Kamis (18/2).

Barang bukti itu berasal dari 74 kasus selama tahun 2020. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa obat-obatan, harta benda, senjata kejahatan dan perampokan.
Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza menyatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkala dalam waktu tiga atau enam bulan sekali.

“Itu bagian dari tanggungjawab kami, bagian dari keterbukaan kami kepada masyarakat. Bahwa apa yang disidangkan itu ujungnya adalah dimusnahkan kalau memang itu tidak berfaedah,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hanya saja, menurut dia, tak semua barang bukti yang disita dimusnahkan, tapi ada juga yang dilelang. Biasanya adalah barang yang dianggap berfaedah dan uang hasil lelangnya diserahkan untuk kas negara.“Tapi kalau ini tidak mungkin dilelang karena uang palsu. Ini untuk menghindari penyalahgunaan. Nanti kalau terlalu lama di gudang, barang bukti bisa hilang, bisa rusak,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember melakukan pemusnahan terhadap sejumlah barang bukti dari perkara pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Pemusnahan barang bukti yang dilakukan di halaman kantor kejari setempat, Kamis (18/2).

Barang bukti itu berasal dari 74 kasus selama tahun 2020. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa obat-obatan, harta benda, senjata kejahatan dan perampokan.
Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza menyatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkala dalam waktu tiga atau enam bulan sekali.

“Itu bagian dari tanggungjawab kami, bagian dari keterbukaan kami kepada masyarakat. Bahwa apa yang disidangkan itu ujungnya adalah dimusnahkan kalau memang itu tidak berfaedah,” ungkapnya.

Hanya saja, menurut dia, tak semua barang bukti yang disita dimusnahkan, tapi ada juga yang dilelang. Biasanya adalah barang yang dianggap berfaedah dan uang hasil lelangnya diserahkan untuk kas negara.“Tapi kalau ini tidak mungkin dilelang karena uang palsu. Ini untuk menghindari penyalahgunaan. Nanti kalau terlalu lama di gudang, barang bukti bisa hilang, bisa rusak,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember melakukan pemusnahan terhadap sejumlah barang bukti dari perkara pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Pemusnahan barang bukti yang dilakukan di halaman kantor kejari setempat, Kamis (18/2).

Barang bukti itu berasal dari 74 kasus selama tahun 2020. Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa obat-obatan, harta benda, senjata kejahatan dan perampokan.
Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza menyatakan, pemusnahan barang bukti tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkala dalam waktu tiga atau enam bulan sekali.

“Itu bagian dari tanggungjawab kami, bagian dari keterbukaan kami kepada masyarakat. Bahwa apa yang disidangkan itu ujungnya adalah dimusnahkan kalau memang itu tidak berfaedah,” ungkapnya.

Hanya saja, menurut dia, tak semua barang bukti yang disita dimusnahkan, tapi ada juga yang dilelang. Biasanya adalah barang yang dianggap berfaedah dan uang hasil lelangnya diserahkan untuk kas negara.“Tapi kalau ini tidak mungkin dilelang karena uang palsu. Ini untuk menghindari penyalahgunaan. Nanti kalau terlalu lama di gudang, barang bukti bisa hilang, bisa rusak,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/