Ilustrasi penutupan jalan. Ditlantas Polda Metro Jaya berencana menerapkan rekayasa lalu lintas karena unjuk rasa mahasiswa yang rencananya akan digelar hari ini (17/10). (Jasa Marga for JawaPos.com)

JawaPos. com – Kelompok mahasiswa diperkirakan hari ini, Kamis (17/10) akan menggelar aksi unjuk rasa menuntut Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Perundang-undangan (Perpu) KPK. Aksi diperkirakan akan digelar di sekitar Istana Negara Jakarta dan Gedung DPR/MPR RI.

IKLAN

Terkait ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya berencana menerapkan rekayasa lalu lintas. Rencananya sejumlah jalan di sekitar gedung DPR akan ditutup. Penutupan menggunakan beton MCB dan kawat duri.

“Antisipasi unras, penutupannya sampai kapan itu situasional melihat kondisi di lapangan,” kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M.Nasir saat dikonfirmasi.

Sementara itu, ruas jalan disekitar Istana Negara belum akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Pukul 07.00 kendaraan masih bisa melintas. Namun, terlihat kawat duri disiapkan di Jalan Medan Merdeka Barat. “Belum ada (rencana penutupan jalan depan istana),” tegas Nasir.

Berikut pengalihan arus lalu lintas disekitar gedung DPR/MPR RI:

1. Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke slipi ditutup di bawah flyover Ladokgi diarahkan belok kiri ke Gerbang Pemuda.

2. Jalan Gerbang pemuda yang arah ke kiri ke Jalan Gatot Subroto ditutup diputar balik ke Gerbang Pemuda di kolong Ladokgi atau lurus ke Jalan Gatot Subroto arah Timur atau ke Bendungan Hilir.

3. Jalan Gerbang Pemuda arah ke Asia Afrika dibelokan ke kiri ke ke Jalan Asia Afrika terus Jalan Senayan dan Jalan Pakubuwono.

4. Jalan Asia Afrika ke barat bisa lurus ke Jalan Tentara Pelajar atau ke arah Jalan Gerbang Pemuda putar balik di bawah Ladokgi.

5. Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti di TL Palmerah diluruskan ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama dan belok kiri ditutup.

6. Jalan Tentara Pelajar Pojok Manggala Wanabakti ditutup Jalan Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan putar balik kendaraan.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Sabik Aji Taufan