alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Pencari Madu Temukan Mayat Perempuan Muda di Hutan Silo Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Seorang pencari madu di kawasan hutan lindung Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), menemukan jasad perempuan muda. Mayat yang kondisinya telah membusuk itu ditemukan di antara rerimbunan pohon di bawah tebing yang masuk Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember.

Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengungkapkan, sebenarnya pencari madu mengetahui keberadaan jasad wanita itu pada, Sabtu (16/7) kemarin. Namun karena medan menuju lokasi sangat sulit, sehingga proses evakuasi baru bisa dilakukan hari ini, Minggu (17/7).

Saat ditemukan, tak identitas apapun yang melekat di tubuh korban. Namun, diperkirakan, perempuan itu berusia 25 tahun dengan ciri-ciri kulit kuning langsat, rambut hitam sebahu dan tinggi badan sekitar 155 meter. Selain itu, di tubuh korban juga masih melekat kaus berwarna putih.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Lelaki Asal Panti Ditemukan Meninggal di Sukorambi

Menurut dia, pada saat ditemukan, mayat dalam keadaan terlentang. Bagian atas mengenakan kaus putih, sementara bagian bawah telanjang. Di dekat mayat ditemukan kemeja kotak-kotak warna merah hitam, serta dua buah celana dalam perempuan. Kondisi mayat mengalami pembusukan akut.

“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa segera melapor. Sekarang, jenazah kami bawa ke kamar mayat RSD dr Soebandi,” terang Suhartanto.

Mantan Kapolsek Tempurejo ini membeberkan, penemuan mayat ini bermula ketika pencari madu menempuh jalan setapak melalui jalur Palongan. Ketika melintas ini dia mencium bau bangkai. Merasa penasaran, pencari madu ini berupaya mencari asal bau tersebut. Dan setelah ditelusuri ternyata berasal dari bawah tebing. “Saat didekati, ternyata ada sesosok mayat di bawah tebing dengan kedalaman antara 10 hingga 15 meter,” ujar Suhartanto.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Seorang pencari madu di kawasan hutan lindung Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), menemukan jasad perempuan muda. Mayat yang kondisinya telah membusuk itu ditemukan di antara rerimbunan pohon di bawah tebing yang masuk Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember.

Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengungkapkan, sebenarnya pencari madu mengetahui keberadaan jasad wanita itu pada, Sabtu (16/7) kemarin. Namun karena medan menuju lokasi sangat sulit, sehingga proses evakuasi baru bisa dilakukan hari ini, Minggu (17/7).

Saat ditemukan, tak identitas apapun yang melekat di tubuh korban. Namun, diperkirakan, perempuan itu berusia 25 tahun dengan ciri-ciri kulit kuning langsat, rambut hitam sebahu dan tinggi badan sekitar 155 meter. Selain itu, di tubuh korban juga masih melekat kaus berwarna putih.

BACA JUGA: Lelaki Asal Panti Ditemukan Meninggal di Sukorambi

Menurut dia, pada saat ditemukan, mayat dalam keadaan terlentang. Bagian atas mengenakan kaus putih, sementara bagian bawah telanjang. Di dekat mayat ditemukan kemeja kotak-kotak warna merah hitam, serta dua buah celana dalam perempuan. Kondisi mayat mengalami pembusukan akut.

“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa segera melapor. Sekarang, jenazah kami bawa ke kamar mayat RSD dr Soebandi,” terang Suhartanto.

Mantan Kapolsek Tempurejo ini membeberkan, penemuan mayat ini bermula ketika pencari madu menempuh jalan setapak melalui jalur Palongan. Ketika melintas ini dia mencium bau bangkai. Merasa penasaran, pencari madu ini berupaya mencari asal bau tersebut. Dan setelah ditelusuri ternyata berasal dari bawah tebing. “Saat didekati, ternyata ada sesosok mayat di bawah tebing dengan kedalaman antara 10 hingga 15 meter,” ujar Suhartanto.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Seorang pencari madu di kawasan hutan lindung Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), menemukan jasad perempuan muda. Mayat yang kondisinya telah membusuk itu ditemukan di antara rerimbunan pohon di bawah tebing yang masuk Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember.

Kapolsek Silo AKP Suhartanto mengungkapkan, sebenarnya pencari madu mengetahui keberadaan jasad wanita itu pada, Sabtu (16/7) kemarin. Namun karena medan menuju lokasi sangat sulit, sehingga proses evakuasi baru bisa dilakukan hari ini, Minggu (17/7).

Saat ditemukan, tak identitas apapun yang melekat di tubuh korban. Namun, diperkirakan, perempuan itu berusia 25 tahun dengan ciri-ciri kulit kuning langsat, rambut hitam sebahu dan tinggi badan sekitar 155 meter. Selain itu, di tubuh korban juga masih melekat kaus berwarna putih.

BACA JUGA: Lelaki Asal Panti Ditemukan Meninggal di Sukorambi

Menurut dia, pada saat ditemukan, mayat dalam keadaan terlentang. Bagian atas mengenakan kaus putih, sementara bagian bawah telanjang. Di dekat mayat ditemukan kemeja kotak-kotak warna merah hitam, serta dua buah celana dalam perempuan. Kondisi mayat mengalami pembusukan akut.

“Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa segera melapor. Sekarang, jenazah kami bawa ke kamar mayat RSD dr Soebandi,” terang Suhartanto.

Mantan Kapolsek Tempurejo ini membeberkan, penemuan mayat ini bermula ketika pencari madu menempuh jalan setapak melalui jalur Palongan. Ketika melintas ini dia mencium bau bangkai. Merasa penasaran, pencari madu ini berupaya mencari asal bau tersebut. Dan setelah ditelusuri ternyata berasal dari bawah tebing. “Saat didekati, ternyata ada sesosok mayat di bawah tebing dengan kedalaman antara 10 hingga 15 meter,” ujar Suhartanto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/