alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Cemburu, Bacok Mantan Istri

Tak Tahu Sudah Resmi Cerai

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berangkat dari rasa cemburu, Kasiyanto, 56, kalap melukai Heni Eko Juliwati, 44, serta Edi Wahyu Purwanto, 58, Selasa (15/6). Peristiwa yang terjadi di Dusun Tirtoasri, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, ini sempat membuat geger warga setempat. Beruntung, tak ada nyawa yang melayang dalam kejadian tersebut.

Sumber Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, Kasiyanto merupakan mantan suami Heni. Keduanya diketahui telah bercerai pada Desember 2019 silam, dan dibuktikan dengan akta cerai yang dikeluarkan pada tahun yang sama. Namun demikian, Kasiyanto mengaku tidak merasa bercerai dan tidak mengetahui bahwa akta tersebut sudah resmi dikeluarkan. “Saat sidang di pengadilan agama, saya tidak pernah datang,” ujarnya.

Peristiwa berdarah ini berawal dari informasi yang diterima Kasiyanto bahwa Heni sering datang ke rumah Edi, warga Dusun Tirtoasri, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Karena penasaran sekaligus cemburu, Kasiyanto pun membuntuti Heni.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kala itu, Kasiyanto meminta Heni untuk pulang sambil memukul bahunya dengan senjata tajam berupa celurit yang masih dalam kondisi terbungkus. Karena Heni menolak, dia pun naik pitam dan langsung membacok Heni hingga mengenai tangannya. Melihat hal tersebut, Edi pun mencoba melerai dengan cara merampas celurit Kasiyanto. Nahas, dia pun menjadi sasaran amuk Kasiyanto.

Akibatnya, kedua korban harus dilarikan ke Klinik Fanda Berkat Medika Tempurejo. “Edi yang mengalami luka bacok di bagian tangan dan tubuh harus dirujuk ke RS Jember Klinik. Sementara Heni, yang mengalami luka bacok di bagian jari dan lengan, harus menjalani rawat jalan,” terang Kapolsek Ambulu AKP Sudaryanto.

Setelah melakukan pembacokan terhadap kedua korban, Kasiyanto disebut langsung kabur ke rumah saudaranya di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Petugas baru berhasil meringkus Kasiyanto di lokasi tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berangkat dari rasa cemburu, Kasiyanto, 56, kalap melukai Heni Eko Juliwati, 44, serta Edi Wahyu Purwanto, 58, Selasa (15/6). Peristiwa yang terjadi di Dusun Tirtoasri, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, ini sempat membuat geger warga setempat. Beruntung, tak ada nyawa yang melayang dalam kejadian tersebut.

Sumber Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, Kasiyanto merupakan mantan suami Heni. Keduanya diketahui telah bercerai pada Desember 2019 silam, dan dibuktikan dengan akta cerai yang dikeluarkan pada tahun yang sama. Namun demikian, Kasiyanto mengaku tidak merasa bercerai dan tidak mengetahui bahwa akta tersebut sudah resmi dikeluarkan. “Saat sidang di pengadilan agama, saya tidak pernah datang,” ujarnya.

Peristiwa berdarah ini berawal dari informasi yang diterima Kasiyanto bahwa Heni sering datang ke rumah Edi, warga Dusun Tirtoasri, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Karena penasaran sekaligus cemburu, Kasiyanto pun membuntuti Heni.

Kala itu, Kasiyanto meminta Heni untuk pulang sambil memukul bahunya dengan senjata tajam berupa celurit yang masih dalam kondisi terbungkus. Karena Heni menolak, dia pun naik pitam dan langsung membacok Heni hingga mengenai tangannya. Melihat hal tersebut, Edi pun mencoba melerai dengan cara merampas celurit Kasiyanto. Nahas, dia pun menjadi sasaran amuk Kasiyanto.

Akibatnya, kedua korban harus dilarikan ke Klinik Fanda Berkat Medika Tempurejo. “Edi yang mengalami luka bacok di bagian tangan dan tubuh harus dirujuk ke RS Jember Klinik. Sementara Heni, yang mengalami luka bacok di bagian jari dan lengan, harus menjalani rawat jalan,” terang Kapolsek Ambulu AKP Sudaryanto.

Setelah melakukan pembacokan terhadap kedua korban, Kasiyanto disebut langsung kabur ke rumah saudaranya di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Petugas baru berhasil meringkus Kasiyanto di lokasi tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Berangkat dari rasa cemburu, Kasiyanto, 56, kalap melukai Heni Eko Juliwati, 44, serta Edi Wahyu Purwanto, 58, Selasa (15/6). Peristiwa yang terjadi di Dusun Tirtoasri, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, ini sempat membuat geger warga setempat. Beruntung, tak ada nyawa yang melayang dalam kejadian tersebut.

Sumber Jawa Pos Radar Jember menyebutkan, Kasiyanto merupakan mantan suami Heni. Keduanya diketahui telah bercerai pada Desember 2019 silam, dan dibuktikan dengan akta cerai yang dikeluarkan pada tahun yang sama. Namun demikian, Kasiyanto mengaku tidak merasa bercerai dan tidak mengetahui bahwa akta tersebut sudah resmi dikeluarkan. “Saat sidang di pengadilan agama, saya tidak pernah datang,” ujarnya.

Peristiwa berdarah ini berawal dari informasi yang diterima Kasiyanto bahwa Heni sering datang ke rumah Edi, warga Dusun Tirtoasri, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Karena penasaran sekaligus cemburu, Kasiyanto pun membuntuti Heni.

Kala itu, Kasiyanto meminta Heni untuk pulang sambil memukul bahunya dengan senjata tajam berupa celurit yang masih dalam kondisi terbungkus. Karena Heni menolak, dia pun naik pitam dan langsung membacok Heni hingga mengenai tangannya. Melihat hal tersebut, Edi pun mencoba melerai dengan cara merampas celurit Kasiyanto. Nahas, dia pun menjadi sasaran amuk Kasiyanto.

Akibatnya, kedua korban harus dilarikan ke Klinik Fanda Berkat Medika Tempurejo. “Edi yang mengalami luka bacok di bagian tangan dan tubuh harus dirujuk ke RS Jember Klinik. Sementara Heni, yang mengalami luka bacok di bagian jari dan lengan, harus menjalani rawat jalan,” terang Kapolsek Ambulu AKP Sudaryanto.

Setelah melakukan pembacokan terhadap kedua korban, Kasiyanto disebut langsung kabur ke rumah saudaranya di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Petugas baru berhasil meringkus Kasiyanto di lokasi tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/