alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Banyak Gaya, Sejatinya Melanggar Aturan!

- Sebulan, Kendaraan Protolan Baru Bisa Diambil

- Wajib Diganti dengan Spare Part Standar di Tempat

Mobile_AP_Rectangle 1

KENCONG, Radar Jember – Bergaya boleh dilakukan oleh siapa saja. Akan tetapi, harus tahu batas-batasnya. Banyak gaya tidak selamanya akan disanjung orang. Apalagi sampai melanggar peraturan. Seperti para pemilik motor yang memodifikasi dengan spare part yang tidak standar. Bisa jadi ditilang, diamankan polisi, dan baru boleh diambil setelah sebulan lamanya.

BACA JUGA : Jajaki Kerjasama, Elon Musk Tertarik Masa Depan Indonesia 

Langkah tegas ini dilakukan jajaran Polres Kencong sebelum dan sesudah Lebaran. Ada sejumlah motor yang diamankan lantaran melanggar aturan lalu lintas. Kendaraan yang mayoritas terjaring petugas di sekitar Jembatan Pocong, Desa Ponjen, Kecamatan Kencong, itu pun hingga kemarin tetap berada di halaman mapolsek.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso melalui Kanit Reskrim Aipda Ahmad Arifin menyampaikan, kendaraan yang diamankan rata-rata telah dimodifikasi hingga kondisinya tidak sesuai dengan surat kendaraan. Ada yang knalpotnya brong hingga mengganggu pengendara lain, ban diganti ukuran kecil, tak mengenakan helm, dan sebagainya. “Rata-rata knalpotnya brong dan banyak dimodifikasi. Ban, velg, serta lampu, dan tidak dilengkapi dengan spion,” ujar Ahmad Arifin.

- Advertisement -

KENCONG, Radar Jember – Bergaya boleh dilakukan oleh siapa saja. Akan tetapi, harus tahu batas-batasnya. Banyak gaya tidak selamanya akan disanjung orang. Apalagi sampai melanggar peraturan. Seperti para pemilik motor yang memodifikasi dengan spare part yang tidak standar. Bisa jadi ditilang, diamankan polisi, dan baru boleh diambil setelah sebulan lamanya.

BACA JUGA : Jajaki Kerjasama, Elon Musk Tertarik Masa Depan Indonesia 

Langkah tegas ini dilakukan jajaran Polres Kencong sebelum dan sesudah Lebaran. Ada sejumlah motor yang diamankan lantaran melanggar aturan lalu lintas. Kendaraan yang mayoritas terjaring petugas di sekitar Jembatan Pocong, Desa Ponjen, Kecamatan Kencong, itu pun hingga kemarin tetap berada di halaman mapolsek.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso melalui Kanit Reskrim Aipda Ahmad Arifin menyampaikan, kendaraan yang diamankan rata-rata telah dimodifikasi hingga kondisinya tidak sesuai dengan surat kendaraan. Ada yang knalpotnya brong hingga mengganggu pengendara lain, ban diganti ukuran kecil, tak mengenakan helm, dan sebagainya. “Rata-rata knalpotnya brong dan banyak dimodifikasi. Ban, velg, serta lampu, dan tidak dilengkapi dengan spion,” ujar Ahmad Arifin.

KENCONG, Radar Jember – Bergaya boleh dilakukan oleh siapa saja. Akan tetapi, harus tahu batas-batasnya. Banyak gaya tidak selamanya akan disanjung orang. Apalagi sampai melanggar peraturan. Seperti para pemilik motor yang memodifikasi dengan spare part yang tidak standar. Bisa jadi ditilang, diamankan polisi, dan baru boleh diambil setelah sebulan lamanya.

BACA JUGA : Jajaki Kerjasama, Elon Musk Tertarik Masa Depan Indonesia 

Langkah tegas ini dilakukan jajaran Polres Kencong sebelum dan sesudah Lebaran. Ada sejumlah motor yang diamankan lantaran melanggar aturan lalu lintas. Kendaraan yang mayoritas terjaring petugas di sekitar Jembatan Pocong, Desa Ponjen, Kecamatan Kencong, itu pun hingga kemarin tetap berada di halaman mapolsek.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso melalui Kanit Reskrim Aipda Ahmad Arifin menyampaikan, kendaraan yang diamankan rata-rata telah dimodifikasi hingga kondisinya tidak sesuai dengan surat kendaraan. Ada yang knalpotnya brong hingga mengganggu pengendara lain, ban diganti ukuran kecil, tak mengenakan helm, dan sebagainya. “Rata-rata knalpotnya brong dan banyak dimodifikasi. Ban, velg, serta lampu, dan tidak dilengkapi dengan spion,” ujar Ahmad Arifin.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/