alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Penjebol Situs KPU Jember Dihukum 1 Tahun 4 Bulan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – David Ardiyansyah, terdakwa kasus peretas situs KPU Jember akhirnya divonis 1 tahun 4 bulan. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember memutus terdakwa bersalah pada siding yang berlangsung awal pecan ini, Senin (14/3). Putusan tersebut sedikit lebih rendah dua bulan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu 1 tahun 6 bulan.

Selain kurungan penjara, terdakwa warga Tanjung Raya, Kecamatan Wonokromo, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan ini, juga dijatuhi pidana denda Rp 10 juta, subsider kurungan penjara 6 bulan.

Ketua Majelis Hakim PN Jember Jamuji, saat sidang putusan di PN Jember, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan peretasan terhadap website KPU Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Perbuatan pemuda 23 tahun itu terbukti melanggar pasal 32 ayat 1 dan/atau pasal 33 juncto pasal 48 ayat (1) juncto pasal 49 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Aditya Okto Thohari mengatakan, sesuai tuntutan JPU, terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan.

Dia menjelaskam, terdakwa bukanlah hacker profesional, tapi hanya coba-coba, karena dimanfaatkan orang lain. Selain David juga ada terdakwa ZFR, yang usianya masih anak-anak. Dia menjelaskan, karena masih berusia anak, terdakwa ZEF diselesaikan melalui langkah diversi di pengadilan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – David Ardiyansyah, terdakwa kasus peretas situs KPU Jember akhirnya divonis 1 tahun 4 bulan. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember memutus terdakwa bersalah pada siding yang berlangsung awal pecan ini, Senin (14/3). Putusan tersebut sedikit lebih rendah dua bulan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu 1 tahun 6 bulan.

Selain kurungan penjara, terdakwa warga Tanjung Raya, Kecamatan Wonokromo, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan ini, juga dijatuhi pidana denda Rp 10 juta, subsider kurungan penjara 6 bulan.

Ketua Majelis Hakim PN Jember Jamuji, saat sidang putusan di PN Jember, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan peretasan terhadap website KPU Jember.

Perbuatan pemuda 23 tahun itu terbukti melanggar pasal 32 ayat 1 dan/atau pasal 33 juncto pasal 48 ayat (1) juncto pasal 49 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Aditya Okto Thohari mengatakan, sesuai tuntutan JPU, terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan.

Dia menjelaskam, terdakwa bukanlah hacker profesional, tapi hanya coba-coba, karena dimanfaatkan orang lain. Selain David juga ada terdakwa ZFR, yang usianya masih anak-anak. Dia menjelaskan, karena masih berusia anak, terdakwa ZEF diselesaikan melalui langkah diversi di pengadilan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – David Ardiyansyah, terdakwa kasus peretas situs KPU Jember akhirnya divonis 1 tahun 4 bulan. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jember memutus terdakwa bersalah pada siding yang berlangsung awal pecan ini, Senin (14/3). Putusan tersebut sedikit lebih rendah dua bulan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu 1 tahun 6 bulan.

Selain kurungan penjara, terdakwa warga Tanjung Raya, Kecamatan Wonokromo, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan ini, juga dijatuhi pidana denda Rp 10 juta, subsider kurungan penjara 6 bulan.

Ketua Majelis Hakim PN Jember Jamuji, saat sidang putusan di PN Jember, menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan peretasan terhadap website KPU Jember.

Perbuatan pemuda 23 tahun itu terbukti melanggar pasal 32 ayat 1 dan/atau pasal 33 juncto pasal 48 ayat (1) juncto pasal 49 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Aditya Okto Thohari mengatakan, sesuai tuntutan JPU, terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan.

Dia menjelaskam, terdakwa bukanlah hacker profesional, tapi hanya coba-coba, karena dimanfaatkan orang lain. Selain David juga ada terdakwa ZFR, yang usianya masih anak-anak. Dia menjelaskan, karena masih berusia anak, terdakwa ZEF diselesaikan melalui langkah diversi di pengadilan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/