23.9 C
Jember
Friday, 3 February 2023

Berdalih Mencintai, Ayah di Jember Perkosa Anak Kandung hingga 7 Kali

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah setan apa yang merasuki pria berinisial NH asal Kecamatan Balung, Jember. Dia didakwa memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih berusia belasan tahun. Bahkan, kejahatan asusila itu ia lakukan hingga tujuh kali. Di rumah dan di sebuah hotel yang ada di Jember.

Perbuatan merusak masa depan anak itu terungkap dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jember, Rabu (16/11). Kepada majelis hakim, NH berdalih perbuatannya itu bukan pemerkosaan, tapi suka sama suka. Dia juga mengaku mencintai anak kandungnya itu, serta menganggapnya sebagai seorang kekasih.

BACA JUGA: Ayah Pemerkosa Putri Kandung di Jember Divonis 17 Tahun Penjara

Mobile_AP_Rectangle 2

Informasi yang terungkap, peristiwa ini bermula pada April 2021 lalu. Kala itu, menjadi awal bagi NH merudapaksa putri kandungnya yang tinggal satu rumah. Saat itu, usia anaknya masih 15 tahun dan tengah mengenyam pendidikan di SMP.

Demi melancarkan perbuatan tersebut, NH memaksa dan mengancam akan membunuh korban jika keinginannya tak dituruti. Bahkan, korban sempat meminta tolong. Namun upayanya sia-sia, sebab waktu itu rumah dalam keadaan sepi. Kronologi ini diterangkan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polres Jember.

Karena merasa nyaman, aksi NH pun dilakukan berulang kali tanpa memikirkan nasib anak kandungnya. Sampai Februari 2022, NH telah menyetubuhi anak kandungnya sebanyak tujuh kali. Kejahatan ini baru terkuak setelah korban melarikan diri dari rumah. Dia memilih bertempat tinggal di kos-kosan, meninggalkan ayahnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah setan apa yang merasuki pria berinisial NH asal Kecamatan Balung, Jember. Dia didakwa memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih berusia belasan tahun. Bahkan, kejahatan asusila itu ia lakukan hingga tujuh kali. Di rumah dan di sebuah hotel yang ada di Jember.

Perbuatan merusak masa depan anak itu terungkap dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jember, Rabu (16/11). Kepada majelis hakim, NH berdalih perbuatannya itu bukan pemerkosaan, tapi suka sama suka. Dia juga mengaku mencintai anak kandungnya itu, serta menganggapnya sebagai seorang kekasih.

BACA JUGA: Ayah Pemerkosa Putri Kandung di Jember Divonis 17 Tahun Penjara

Informasi yang terungkap, peristiwa ini bermula pada April 2021 lalu. Kala itu, menjadi awal bagi NH merudapaksa putri kandungnya yang tinggal satu rumah. Saat itu, usia anaknya masih 15 tahun dan tengah mengenyam pendidikan di SMP.

Demi melancarkan perbuatan tersebut, NH memaksa dan mengancam akan membunuh korban jika keinginannya tak dituruti. Bahkan, korban sempat meminta tolong. Namun upayanya sia-sia, sebab waktu itu rumah dalam keadaan sepi. Kronologi ini diterangkan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polres Jember.

Karena merasa nyaman, aksi NH pun dilakukan berulang kali tanpa memikirkan nasib anak kandungnya. Sampai Februari 2022, NH telah menyetubuhi anak kandungnya sebanyak tujuh kali. Kejahatan ini baru terkuak setelah korban melarikan diri dari rumah. Dia memilih bertempat tinggal di kos-kosan, meninggalkan ayahnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah setan apa yang merasuki pria berinisial NH asal Kecamatan Balung, Jember. Dia didakwa memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih berusia belasan tahun. Bahkan, kejahatan asusila itu ia lakukan hingga tujuh kali. Di rumah dan di sebuah hotel yang ada di Jember.

Perbuatan merusak masa depan anak itu terungkap dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Jember, Rabu (16/11). Kepada majelis hakim, NH berdalih perbuatannya itu bukan pemerkosaan, tapi suka sama suka. Dia juga mengaku mencintai anak kandungnya itu, serta menganggapnya sebagai seorang kekasih.

BACA JUGA: Ayah Pemerkosa Putri Kandung di Jember Divonis 17 Tahun Penjara

Informasi yang terungkap, peristiwa ini bermula pada April 2021 lalu. Kala itu, menjadi awal bagi NH merudapaksa putri kandungnya yang tinggal satu rumah. Saat itu, usia anaknya masih 15 tahun dan tengah mengenyam pendidikan di SMP.

Demi melancarkan perbuatan tersebut, NH memaksa dan mengancam akan membunuh korban jika keinginannya tak dituruti. Bahkan, korban sempat meminta tolong. Namun upayanya sia-sia, sebab waktu itu rumah dalam keadaan sepi. Kronologi ini diterangkan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polres Jember.

Karena merasa nyaman, aksi NH pun dilakukan berulang kali tanpa memikirkan nasib anak kandungnya. Sampai Februari 2022, NH telah menyetubuhi anak kandungnya sebanyak tujuh kali. Kejahatan ini baru terkuak setelah korban melarikan diri dari rumah. Dia memilih bertempat tinggal di kos-kosan, meninggalkan ayahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/