alexametrics
23.9 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Masuk Jember Wajib Swab Antigen Dulu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga H + 3 Hari Raya Idul Fitri 1442 H, petugas di pos penyekatan Desa Garahan, Kecamatan Silo terus melakukan pemeriksaan. Terutama kepada pengguna jalan dari arah Banyuwangi yang henda masuk ke wilayah Jember. Mereka harus melakukan pemeriksaan swab antigen terlebih dahulu.

Puluhan pengguna jalan baik pengendara sepeda motor dan mobil berhenti di pos penyekatan yang digawangi petugas gabungan dari anggota Polsek, Satlantas Polres Jember, Dishub, Satpol PP dan Puskesmas Mumbulsari. Dari puluhan yang dilakukan swab antigen, semuanya lolos karena hasilnya negatif. Sebelum dilakukan swab, petugas terlebih dulu mengecek suhu tubuh. Untuk yang sudah di swab harus menunggu hingga 15 menit.
Arief Rahman, 24, warga Dusun Krajan, Desa Gendo, Kecamatan Sempu, Banyuwangi yang hendak ke Kecamatan Kalisat pun mengikuti tes swab antigen. “Alhamdulillah hasilnya negatif dan saya bisa lolos masuk Jember,” kata Arief.

Sementara Kapolsek Ledokombo AKP Miftahul Huda yang juga sebagai Perwira Pengendali (Padal) Posko Covid-19 di pos penyekatan Garahan mengatakan, yang menjalani swab antigen yakni warga Banyuwangi yang masuk ke Jember. “Ada juga yang warga Banyuwangi tujuan Jember menolak untuk diswab, ya terpaksa harus putar balik atau kembali ke Banyuwangi,” kata Huda.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga H + 3 Hari Raya Idul Fitri 1442 H, petugas di pos penyekatan Desa Garahan, Kecamatan Silo terus melakukan pemeriksaan. Terutama kepada pengguna jalan dari arah Banyuwangi yang henda masuk ke wilayah Jember. Mereka harus melakukan pemeriksaan swab antigen terlebih dahulu.

Puluhan pengguna jalan baik pengendara sepeda motor dan mobil berhenti di pos penyekatan yang digawangi petugas gabungan dari anggota Polsek, Satlantas Polres Jember, Dishub, Satpol PP dan Puskesmas Mumbulsari. Dari puluhan yang dilakukan swab antigen, semuanya lolos karena hasilnya negatif. Sebelum dilakukan swab, petugas terlebih dulu mengecek suhu tubuh. Untuk yang sudah di swab harus menunggu hingga 15 menit.
Arief Rahman, 24, warga Dusun Krajan, Desa Gendo, Kecamatan Sempu, Banyuwangi yang hendak ke Kecamatan Kalisat pun mengikuti tes swab antigen. “Alhamdulillah hasilnya negatif dan saya bisa lolos masuk Jember,” kata Arief.

Sementara Kapolsek Ledokombo AKP Miftahul Huda yang juga sebagai Perwira Pengendali (Padal) Posko Covid-19 di pos penyekatan Garahan mengatakan, yang menjalani swab antigen yakni warga Banyuwangi yang masuk ke Jember. “Ada juga yang warga Banyuwangi tujuan Jember menolak untuk diswab, ya terpaksa harus putar balik atau kembali ke Banyuwangi,” kata Huda.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hingga H + 3 Hari Raya Idul Fitri 1442 H, petugas di pos penyekatan Desa Garahan, Kecamatan Silo terus melakukan pemeriksaan. Terutama kepada pengguna jalan dari arah Banyuwangi yang henda masuk ke wilayah Jember. Mereka harus melakukan pemeriksaan swab antigen terlebih dahulu.

Puluhan pengguna jalan baik pengendara sepeda motor dan mobil berhenti di pos penyekatan yang digawangi petugas gabungan dari anggota Polsek, Satlantas Polres Jember, Dishub, Satpol PP dan Puskesmas Mumbulsari. Dari puluhan yang dilakukan swab antigen, semuanya lolos karena hasilnya negatif. Sebelum dilakukan swab, petugas terlebih dulu mengecek suhu tubuh. Untuk yang sudah di swab harus menunggu hingga 15 menit.
Arief Rahman, 24, warga Dusun Krajan, Desa Gendo, Kecamatan Sempu, Banyuwangi yang hendak ke Kecamatan Kalisat pun mengikuti tes swab antigen. “Alhamdulillah hasilnya negatif dan saya bisa lolos masuk Jember,” kata Arief.

Sementara Kapolsek Ledokombo AKP Miftahul Huda yang juga sebagai Perwira Pengendali (Padal) Posko Covid-19 di pos penyekatan Garahan mengatakan, yang menjalani swab antigen yakni warga Banyuwangi yang masuk ke Jember. “Ada juga yang warga Banyuwangi tujuan Jember menolak untuk diswab, ya terpaksa harus putar balik atau kembali ke Banyuwangi,” kata Huda.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/