alexametrics
30.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Pembacok Pemuda Kasiyan Jember Berperawakan Kecil, Rambutnya Blonde

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADAR JEMBER.ID- Ada cerita lain saat peristiwa pembacokan terhadap Rizal Muafikal Halim, terjadi. Menurut penuturan saksi, korban tak hanya dibacok dua kali yang mengenai paha dan bokong bagian atas, tapi juga dipukuli bertubi-tubi. Bahkan, salah seorang pelaku menghantam muka korban memakai sandal berkali-kali.

Iksan, salah seorang saksi mata, menuturkan, setelah korban keluar dari mobil dan dipukul oleh seorang pelaku berbadan besar, pemuda 25 tahun asal Dusun Krajan II, Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember, tersebut lari menyelamatkan diri ke areal persawahan.

BACA JUGA: Pemuda Kasiyan Jember Tewas Dibacok, Pelakunya Empat Orang

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia dikejar oleh tiga pelaku hingga terjatuh di pematang sawah. Saat terjungkal inilah ketiganya memukuli tanpa ampun. “Saat dikeroyok itu pelaku yang membawa celurit belum mendekat. Dia masih berdiri di jalan, dekat mobil putih milik korban,” katanya.

Melihat korban gagal melarikan diri, salah seorang pelaku memanggil pria pembawa celurit itu. Lelaki yang disebut bekas suami dari istri siri korban tersebut, lantas merangsek ke areal persawahan.

Tanpa banyak kata, pelaku berperawakan kecil dengan rambut berwarna blonde itu, langsung mengayunkan celuritnya hingga mengenai paha kiri. “Saat itu korban masih bisa berlari ke tengah sawah,” tuturnya, sembari menunjukkan tanaman padi ambruk bekas lokasi pengeroyokan.

Korban yang tersungkur di tengah-tengah tanaman padi itu tak melawan sama sekali. Tiga pelaku terus memukulinya. Bahkan ada yang menginjak tengkuk korban. Saat tak berdaya itulah, pelaku berambut pirang kembali membacoknya.

Ayunan celurit itu mengenai bokong bagian atas. “Selepas itu para pelaku pergi meninggalkan korban. Celuritnya sempat tertinggal di sawah. Namun oleh salah seorang pelaku diambil kembali,” jelasnya.

BACA JUGA: Cemburu Ditengarai Jadi Motif Pelaku Membacok Pemuda Kasiyan Jember

- Advertisement -

JEMBER, RADAR JEMBER.ID- Ada cerita lain saat peristiwa pembacokan terhadap Rizal Muafikal Halim, terjadi. Menurut penuturan saksi, korban tak hanya dibacok dua kali yang mengenai paha dan bokong bagian atas, tapi juga dipukuli bertubi-tubi. Bahkan, salah seorang pelaku menghantam muka korban memakai sandal berkali-kali.

Iksan, salah seorang saksi mata, menuturkan, setelah korban keluar dari mobil dan dipukul oleh seorang pelaku berbadan besar, pemuda 25 tahun asal Dusun Krajan II, Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember, tersebut lari menyelamatkan diri ke areal persawahan.

BACA JUGA: Pemuda Kasiyan Jember Tewas Dibacok, Pelakunya Empat Orang

Dia dikejar oleh tiga pelaku hingga terjatuh di pematang sawah. Saat terjungkal inilah ketiganya memukuli tanpa ampun. “Saat dikeroyok itu pelaku yang membawa celurit belum mendekat. Dia masih berdiri di jalan, dekat mobil putih milik korban,” katanya.

Melihat korban gagal melarikan diri, salah seorang pelaku memanggil pria pembawa celurit itu. Lelaki yang disebut bekas suami dari istri siri korban tersebut, lantas merangsek ke areal persawahan.

Tanpa banyak kata, pelaku berperawakan kecil dengan rambut berwarna blonde itu, langsung mengayunkan celuritnya hingga mengenai paha kiri. “Saat itu korban masih bisa berlari ke tengah sawah,” tuturnya, sembari menunjukkan tanaman padi ambruk bekas lokasi pengeroyokan.

Korban yang tersungkur di tengah-tengah tanaman padi itu tak melawan sama sekali. Tiga pelaku terus memukulinya. Bahkan ada yang menginjak tengkuk korban. Saat tak berdaya itulah, pelaku berambut pirang kembali membacoknya.

Ayunan celurit itu mengenai bokong bagian atas. “Selepas itu para pelaku pergi meninggalkan korban. Celuritnya sempat tertinggal di sawah. Namun oleh salah seorang pelaku diambil kembali,” jelasnya.

BACA JUGA: Cemburu Ditengarai Jadi Motif Pelaku Membacok Pemuda Kasiyan Jember

JEMBER, RADAR JEMBER.ID- Ada cerita lain saat peristiwa pembacokan terhadap Rizal Muafikal Halim, terjadi. Menurut penuturan saksi, korban tak hanya dibacok dua kali yang mengenai paha dan bokong bagian atas, tapi juga dipukuli bertubi-tubi. Bahkan, salah seorang pelaku menghantam muka korban memakai sandal berkali-kali.

Iksan, salah seorang saksi mata, menuturkan, setelah korban keluar dari mobil dan dipukul oleh seorang pelaku berbadan besar, pemuda 25 tahun asal Dusun Krajan II, Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember, tersebut lari menyelamatkan diri ke areal persawahan.

BACA JUGA: Pemuda Kasiyan Jember Tewas Dibacok, Pelakunya Empat Orang

Dia dikejar oleh tiga pelaku hingga terjatuh di pematang sawah. Saat terjungkal inilah ketiganya memukuli tanpa ampun. “Saat dikeroyok itu pelaku yang membawa celurit belum mendekat. Dia masih berdiri di jalan, dekat mobil putih milik korban,” katanya.

Melihat korban gagal melarikan diri, salah seorang pelaku memanggil pria pembawa celurit itu. Lelaki yang disebut bekas suami dari istri siri korban tersebut, lantas merangsek ke areal persawahan.

Tanpa banyak kata, pelaku berperawakan kecil dengan rambut berwarna blonde itu, langsung mengayunkan celuritnya hingga mengenai paha kiri. “Saat itu korban masih bisa berlari ke tengah sawah,” tuturnya, sembari menunjukkan tanaman padi ambruk bekas lokasi pengeroyokan.

Korban yang tersungkur di tengah-tengah tanaman padi itu tak melawan sama sekali. Tiga pelaku terus memukulinya. Bahkan ada yang menginjak tengkuk korban. Saat tak berdaya itulah, pelaku berambut pirang kembali membacoknya.

Ayunan celurit itu mengenai bokong bagian atas. “Selepas itu para pelaku pergi meninggalkan korban. Celuritnya sempat tertinggal di sawah. Namun oleh salah seorang pelaku diambil kembali,” jelasnya.

BACA JUGA: Cemburu Ditengarai Jadi Motif Pelaku Membacok Pemuda Kasiyan Jember

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/