alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Imbas Penutupan Pantura, Kendaraan Berat Padati Jalur Gumitir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pasca amblesnya fondasi Jembatan Awing di Jalur Pantura, tepatnya di Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, sebagian kendaran dialihkan lewat jalur Gumitir, Kecamatan Silo. Akibatnya, arus kendaraan dari arah Probolinggo menuju Banyuwangi dan Bali, menjadi terganggu.

Amblesnya jembatan itu, juga membuat jalur dialihkan. Kendaraan besar seperti truk Fuso atau tronton yang mengangkut beban berat, diarahkan melewati Bondowo, Jember, lanjut ke Banyuwangi. Dampaknya, jalur Gumitir semakin padat.

Pantauan di lokasi, iring-iringan kendaraan bermuatan berat berpelat nomor F, DK, BA, L, W, B, dan AG, terlihat banyak yang melewati Gumitir. Bahkan ada truk fuso penuh muatan yang mogok di tanjakan. Hal ini karena sopir tidak pernah melintas di jalur Gumitir yang berkelok dan menanjak.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Demikian juga dengan kendaraan muatan berat dari arah Banyuwangi yang biasa lewat Jalur Pantura harus melintas di jalur Gumitir,” kata Ipda Edy Purwanto, petugas kepolisian.

Amblesnya jembatan itu, ungkap Edy Purwanto, lantaran gorong-gorong jebol. Selanjutnya, petugas memasang pemberitahuan bahwa khusus kendaraan berat jalur dialihkan lewat jalur Bondowoso-Jember-Banyuwangi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pasca amblesnya fondasi Jembatan Awing di Jalur Pantura, tepatnya di Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, sebagian kendaran dialihkan lewat jalur Gumitir, Kecamatan Silo. Akibatnya, arus kendaraan dari arah Probolinggo menuju Banyuwangi dan Bali, menjadi terganggu.

Amblesnya jembatan itu, juga membuat jalur dialihkan. Kendaraan besar seperti truk Fuso atau tronton yang mengangkut beban berat, diarahkan melewati Bondowo, Jember, lanjut ke Banyuwangi. Dampaknya, jalur Gumitir semakin padat.

Pantauan di lokasi, iring-iringan kendaraan bermuatan berat berpelat nomor F, DK, BA, L, W, B, dan AG, terlihat banyak yang melewati Gumitir. Bahkan ada truk fuso penuh muatan yang mogok di tanjakan. Hal ini karena sopir tidak pernah melintas di jalur Gumitir yang berkelok dan menanjak.

“Demikian juga dengan kendaraan muatan berat dari arah Banyuwangi yang biasa lewat Jalur Pantura harus melintas di jalur Gumitir,” kata Ipda Edy Purwanto, petugas kepolisian.

Amblesnya jembatan itu, ungkap Edy Purwanto, lantaran gorong-gorong jebol. Selanjutnya, petugas memasang pemberitahuan bahwa khusus kendaraan berat jalur dialihkan lewat jalur Bondowoso-Jember-Banyuwangi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pasca amblesnya fondasi Jembatan Awing di Jalur Pantura, tepatnya di Alas Buluh, Kecamatan Wongsorejo, sebagian kendaran dialihkan lewat jalur Gumitir, Kecamatan Silo. Akibatnya, arus kendaraan dari arah Probolinggo menuju Banyuwangi dan Bali, menjadi terganggu.

Amblesnya jembatan itu, juga membuat jalur dialihkan. Kendaraan besar seperti truk Fuso atau tronton yang mengangkut beban berat, diarahkan melewati Bondowo, Jember, lanjut ke Banyuwangi. Dampaknya, jalur Gumitir semakin padat.

Pantauan di lokasi, iring-iringan kendaraan bermuatan berat berpelat nomor F, DK, BA, L, W, B, dan AG, terlihat banyak yang melewati Gumitir. Bahkan ada truk fuso penuh muatan yang mogok di tanjakan. Hal ini karena sopir tidak pernah melintas di jalur Gumitir yang berkelok dan menanjak.

“Demikian juga dengan kendaraan muatan berat dari arah Banyuwangi yang biasa lewat Jalur Pantura harus melintas di jalur Gumitir,” kata Ipda Edy Purwanto, petugas kepolisian.

Amblesnya jembatan itu, ungkap Edy Purwanto, lantaran gorong-gorong jebol. Selanjutnya, petugas memasang pemberitahuan bahwa khusus kendaraan berat jalur dialihkan lewat jalur Bondowoso-Jember-Banyuwangi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/