alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Bersihkan Pantai, Bangkitkan Pariwisata

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Keberadaan tempat wisata di Kabupaten Jember cukup luar biasa. Namun, kunjungan wisatawan belum menunjukkan angka yang sangat signifikan. Demi mendorong agar tempat-tempat pariwisata banyak dikunjungi wisatawan, sejumlah warga yang tergabung dalam Komunitas Cinta Lingkungan melakukan gerakan bersih-bersih pantai.

Gerakan para relawan ini dilakukan di Pantai Payangan, Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kemarin (15/2). Mereka yang tergabung berasal dari belasan elemen di Jember. “Alhamdulillah, gerakan bersih-bersih pantai yang kami lakukan disambut baik oleh belasan komunitas. Sehingga pembersihan Pantai Payangan berjalan baik,” kata Putut Catur, koordinator agenda bersih-bersih pantai tersebut.

Dikatakannya, pembersihan pantai dilakukan secara sukarela oleh banyak komunitas. Mereka pun mendorong pentingnya pariwisata agar Jember ke depan semakin banyak diminati wisatawan. “Semoga bersih-bersih ini bisa menggugah hati banyak orang agar tidak membuang sampah sembarangan,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wakil Koordinator Komunitas Cinta Lingkungan Siti Juariyah menyampaikan, sampah yang banyak ditemukan di pinggir dan di bibir pantai adalah plastik. Bahkan, beberapa sampah juga tampak ada masuk ke pantai.

“Gerakan ini sebenarnya diikuti oleh sekitar 400 orang dari belasan komunitas yang tergabung. Akan tetapi, karena saat ini masih terjadi pandemi korona, maka hanya dibatasi sekitar 30 orang,” beber Juariyah seusai agenda bersih-bersih tersebut.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Keberadaan tempat wisata di Kabupaten Jember cukup luar biasa. Namun, kunjungan wisatawan belum menunjukkan angka yang sangat signifikan. Demi mendorong agar tempat-tempat pariwisata banyak dikunjungi wisatawan, sejumlah warga yang tergabung dalam Komunitas Cinta Lingkungan melakukan gerakan bersih-bersih pantai.

Gerakan para relawan ini dilakukan di Pantai Payangan, Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kemarin (15/2). Mereka yang tergabung berasal dari belasan elemen di Jember. “Alhamdulillah, gerakan bersih-bersih pantai yang kami lakukan disambut baik oleh belasan komunitas. Sehingga pembersihan Pantai Payangan berjalan baik,” kata Putut Catur, koordinator agenda bersih-bersih pantai tersebut.

Dikatakannya, pembersihan pantai dilakukan secara sukarela oleh banyak komunitas. Mereka pun mendorong pentingnya pariwisata agar Jember ke depan semakin banyak diminati wisatawan. “Semoga bersih-bersih ini bisa menggugah hati banyak orang agar tidak membuang sampah sembarangan,” paparnya.

Wakil Koordinator Komunitas Cinta Lingkungan Siti Juariyah menyampaikan, sampah yang banyak ditemukan di pinggir dan di bibir pantai adalah plastik. Bahkan, beberapa sampah juga tampak ada masuk ke pantai.

“Gerakan ini sebenarnya diikuti oleh sekitar 400 orang dari belasan komunitas yang tergabung. Akan tetapi, karena saat ini masih terjadi pandemi korona, maka hanya dibatasi sekitar 30 orang,” beber Juariyah seusai agenda bersih-bersih tersebut.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –  Keberadaan tempat wisata di Kabupaten Jember cukup luar biasa. Namun, kunjungan wisatawan belum menunjukkan angka yang sangat signifikan. Demi mendorong agar tempat-tempat pariwisata banyak dikunjungi wisatawan, sejumlah warga yang tergabung dalam Komunitas Cinta Lingkungan melakukan gerakan bersih-bersih pantai.

Gerakan para relawan ini dilakukan di Pantai Payangan, Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kemarin (15/2). Mereka yang tergabung berasal dari belasan elemen di Jember. “Alhamdulillah, gerakan bersih-bersih pantai yang kami lakukan disambut baik oleh belasan komunitas. Sehingga pembersihan Pantai Payangan berjalan baik,” kata Putut Catur, koordinator agenda bersih-bersih pantai tersebut.

Dikatakannya, pembersihan pantai dilakukan secara sukarela oleh banyak komunitas. Mereka pun mendorong pentingnya pariwisata agar Jember ke depan semakin banyak diminati wisatawan. “Semoga bersih-bersih ini bisa menggugah hati banyak orang agar tidak membuang sampah sembarangan,” paparnya.

Wakil Koordinator Komunitas Cinta Lingkungan Siti Juariyah menyampaikan, sampah yang banyak ditemukan di pinggir dan di bibir pantai adalah plastik. Bahkan, beberapa sampah juga tampak ada masuk ke pantai.

“Gerakan ini sebenarnya diikuti oleh sekitar 400 orang dari belasan komunitas yang tergabung. Akan tetapi, karena saat ini masih terjadi pandemi korona, maka hanya dibatasi sekitar 30 orang,” beber Juariyah seusai agenda bersih-bersih tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/