DIMAKAN RAYAP: Lina, warga Kotawaringin Lama menunjukan uang rusak dimakan rayap. Dia berharap uangnya bisa ditukarkan uang baru di bank. (GUSTI HAMDAN/RADAR PANGKALAN BUN/Prokal.co/JPG)

JawaPos.com – Nasib Lina tampaknya lagi apes. Dia berniat menyimpan uang untuk ditabung. Namun setelah terkumpul, warga Kotawaringin Lama (Kolam), Kalimantan Tengah, ini justru merugi. Uangnya rusak dimakan rayap.

IKLAN

Dari total uang Rp 2 juta, nyaris semuanya tidak ada yang utuh. Mulai kerusakan ringan, sedang, dan parah akibat dimakan rayap. Bahkan ada tiga lembar uangnya yang nyaris tiada sisa. Uang itu disimpan pemiliknya di bawah karpet lantai rumahnya.

“Uang ini gaji suami saya bulan ini dan Alhamdulillah ada lebihnya saya simpan di bawah karpet, dan hal ini sudah biasa, mengingat untuk keamanan karena rumah kami bangunannya belum sempurna,” tutur Lina sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Senin (14/10).

Menurutnya, uang itu pemberian dari suaminya pada 4 Oktober lalu. Kerusakan uang akibat rayap itu diketahui saat orang tua Lina ingin meminjam uang pada Jumat (11/10) lalu. “Ibu mau pinjam uang, karena saya ingat punya simpanan, akhirnya saya ambil uang itu. Baru ketahuan kalau rusak dimakan rayap,” terangnya.

Lina yang kebingungan lantas mendatangi sebuah Bank BUMN untuk menukar uang tersebut. Namun pihak bank tidak bisa menerima dan ia disarankan ke Pangkalan Bun untuk mendatangi bank yang menjadi kas titipan Bank Indonesia.

“Saya disuruh ke Pangkalan Bun untuk menukarnya ke bank yang bekerja sama dengan Bank Indonesia, saya ini tidak tahu alamatnya di mana,” ujarnya.

Lina juga mengungkapkan bahwa sebenarnya sang suami memiliki rekening bank dan kartu ATM untuk menyalurkan gaji. Tapi bank tersebut tidak ada perwakilannya di Kolam dan kondisi itu sangat menyulitkan.

“Setiap gajian untuk pencairannya banyak karyawan kesulitan, tidak jarang uang di ATM bank habis dan terpaksa ada karyawan harus mengambil gaji ke Sukamara atau Pangkalan Bun. Untuk menghindari kerepotan itu biasanya gaji diambil semua jika uang di ATM masih ada,” tandasnya.

Editor : Fadhil Al Birra