alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Kasus Korupsi Pasar Balung, Polisi Rampungkan Tahap Dua

Proyek Dampingan TP4D Mentah

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Kejaksaan Negeri Jember menerima pelimpahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pekerjaan konstruksi fisik Pasar Balung Kulon di Kecamatan Balung, petang kemarin. Dua tersangka tersebut yakni Dedy Sucipto (DS), pegawai negeri sipil di Pemkab Jember, dan Junaidi (J), Direktur PT Anugerah Mitra Kinasih, selaku penggarap proyek tersebut.

Diketahui DS warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember. Sedangkan J beralamatkan di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Keduanya ditetapkan tersangka dalam proyek renovasi pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember yang menelan APBD tahun 2019 senilai Rp 7 miliar tersebut.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Agustus 2021, keduanya tidak ditahan oleh penyidik. Pada pelimpahan tahap II ke Kejari Jember, jaksa melakukan penahanan keduanya dengan jenis penahanan rutan. “Kami melakukan penahanan tanpa mengurangi hak-hak para terdakwa selama proses hukum berjalan, dan segera perkara ini akan kami limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya untuk disidangkan,” ungkap Kejari Jember Zullikar Tanjung melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain tersangka, Polres Jember juga menyerahkan sejumlah dokumen terkait proyek tersebut sebagai barang bukti. Setelah menjalani pemeriksaan tahap kedua, para tersangka memasuki mobil tahanan untuk selanjutnya ditahan di Polres Jember. Mereka akan ditahan sebagaimana tahap awal selama 20 hari ke depan.

Sebagai informasi, proyek renovasi pasar milik Disperindag Jember ini sebenarnya sejak awal hingga rampung 100 persen dalam pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember era Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza, melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang diketuai Kepala Seksi Intelijen Kejari Jember saat itu, Agus Budiarto, yang kini menjadi Kabag Hukum Pemkab Jember.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Kejaksaan Negeri Jember menerima pelimpahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pekerjaan konstruksi fisik Pasar Balung Kulon di Kecamatan Balung, petang kemarin. Dua tersangka tersebut yakni Dedy Sucipto (DS), pegawai negeri sipil di Pemkab Jember, dan Junaidi (J), Direktur PT Anugerah Mitra Kinasih, selaku penggarap proyek tersebut.

Diketahui DS warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember. Sedangkan J beralamatkan di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Keduanya ditetapkan tersangka dalam proyek renovasi pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember yang menelan APBD tahun 2019 senilai Rp 7 miliar tersebut.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Agustus 2021, keduanya tidak ditahan oleh penyidik. Pada pelimpahan tahap II ke Kejari Jember, jaksa melakukan penahanan keduanya dengan jenis penahanan rutan. “Kami melakukan penahanan tanpa mengurangi hak-hak para terdakwa selama proses hukum berjalan, dan segera perkara ini akan kami limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya untuk disidangkan,” ungkap Kejari Jember Zullikar Tanjung melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

Selain tersangka, Polres Jember juga menyerahkan sejumlah dokumen terkait proyek tersebut sebagai barang bukti. Setelah menjalani pemeriksaan tahap kedua, para tersangka memasuki mobil tahanan untuk selanjutnya ditahan di Polres Jember. Mereka akan ditahan sebagaimana tahap awal selama 20 hari ke depan.

Sebagai informasi, proyek renovasi pasar milik Disperindag Jember ini sebenarnya sejak awal hingga rampung 100 persen dalam pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember era Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza, melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang diketuai Kepala Seksi Intelijen Kejari Jember saat itu, Agus Budiarto, yang kini menjadi Kabag Hukum Pemkab Jember.

SUMBERSARI, Radar Jember – Kejaksaan Negeri Jember menerima pelimpahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pekerjaan konstruksi fisik Pasar Balung Kulon di Kecamatan Balung, petang kemarin. Dua tersangka tersebut yakni Dedy Sucipto (DS), pegawai negeri sipil di Pemkab Jember, dan Junaidi (J), Direktur PT Anugerah Mitra Kinasih, selaku penggarap proyek tersebut.

Diketahui DS warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember. Sedangkan J beralamatkan di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Keduanya ditetapkan tersangka dalam proyek renovasi pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember yang menelan APBD tahun 2019 senilai Rp 7 miliar tersebut.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Agustus 2021, keduanya tidak ditahan oleh penyidik. Pada pelimpahan tahap II ke Kejari Jember, jaksa melakukan penahanan keduanya dengan jenis penahanan rutan. “Kami melakukan penahanan tanpa mengurangi hak-hak para terdakwa selama proses hukum berjalan, dan segera perkara ini akan kami limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya untuk disidangkan,” ungkap Kejari Jember Zullikar Tanjung melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

Selain tersangka, Polres Jember juga menyerahkan sejumlah dokumen terkait proyek tersebut sebagai barang bukti. Setelah menjalani pemeriksaan tahap kedua, para tersangka memasuki mobil tahanan untuk selanjutnya ditahan di Polres Jember. Mereka akan ditahan sebagaimana tahap awal selama 20 hari ke depan.

Sebagai informasi, proyek renovasi pasar milik Disperindag Jember ini sebenarnya sejak awal hingga rampung 100 persen dalam pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember era Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza, melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang diketuai Kepala Seksi Intelijen Kejari Jember saat itu, Agus Budiarto, yang kini menjadi Kabag Hukum Pemkab Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/