Honorer Tagih Janji Pemerintah

Bagus Supriadi/Radar Jember SIMPAN ARSIP: Kusman menunjukkan arsip berita tentang janji honorer yang sudah mengabdi 22 tahun bisa masuk PNS tanpa tes.

RADARJEMBER.ID – Pupus sudah harapan Kusman untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Sebab, usianya sudah mencapai 54 tahun dan tidak bisa mengikuti tes. Padahal, dulu sempat dijanjikan honorer yang sudah mengabdi 22 tahun bisa masuk PNS tanpa tes.

IKLAN

“Saya sudah 33 tahun menjadi pegawai honorer di SMPN 2 Balung,” katanya ketika mendatangi kantor Jawa Pos Radar Jember. Dia kecewa dengan peraturan pemerintah yang tidak konsisten. Sebab, dulu berjanji pegawai honorer yang sudah mengabdi selama 22 tahun bisa diangkat menjadi PNS.

Namun, hari ini keputusan itu sudah berubah. Sebab yang bisa mendaftar PNS mereka yang berumur di bawah 35 tahun. “Sekarang saya tidak bisa mendaftar, karena umur sudah lebih 35,” terang pria asal Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan itu.

Dirinya setia menanti untuk menjadi PNS karena sejak dari dulu sudah dijanjikan. Sayangnya, penantian itu sudah tidak bisa diharapkan. “Gaji saya hanya Rp 600 ribu per bulan, bahkan untuk transportasi itu tidak cukup,” paparnya.

Di SMPN 2 Balung, dirinya sebagai tata usaha, hal itu ditekuni sejak tahun 1985 lalu. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, ayah tiga anak itu keliling menjual telur asin. “Pernah juga pelihara kambing lalu dijual, selain itu juga bertani,” jelasnya.

Kendati tidak bisa mendaftar menjadi PNS, Kusman akan tetap mengabdi di lembaga sekolah. Sebab, sudah terjalin keakraban dan kekeluargaan dengan para guru di sana. “Dulu sempat daftar PNS, tapi tidak lolos,” pungkasnya.

Reporter & Fotografer: Bagus Supriadi
Editor : Hadi Sumarsono
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :