alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Usai Robohkan Ruko di Atasnya, Kini Giliran Sungai Jompo yang Dikeruk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah Dinas PU Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur selesai membongkar tujuh rumah toko (ruko) di atas Kalijompo, kini giliran aliran sungai di bawahnya yang dikeruk. Sebuah alat berat diterjunkan untuk membersihkan bebatuan yang menyumbat sungai di Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Jember ini.

Alat berat milik PUSDA Jawa Timur ini melakukan normalisasi sungai. Karena selama ini, tumpukan batu menyumbat sebagian aliran sungai. Dan bagian sisi kanan saja yang bisa dilalui air.

BACA JUGA: Tuntasnya Pembongkaran Tujuh Ruko Jompo Sisakan Pekerjaan Rumah

Mobile_AP_Rectangle 2

“Karena di bawah bangunan ruko atau jembatan Jompo itu ada tiga gorong-gorong berukuran besar. Dua dari tiga gorong-gorong itu tertutup batu dan sampah yang dibawa saat banjir. Sehingga yang berfungsi tinggal satu gorong-gorong saja,” ujar Prabowo, Kepala UPT Dinas PUSDA Jawa Timur wilayah Jember Lumajang, Kamis (14/7).

Hanya saja, kata dia, saat normalisasi itu alat berat tidak bisa turun ke dalam kanal. Karena jalan untuk alat berat susah lantaran banyak bangunan. “Sehingga hanya tumpukan batu yang menutupi bagian hulu jembatan saja yang dibersihkan,” tuturnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah Dinas PU Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur selesai membongkar tujuh rumah toko (ruko) di atas Kalijompo, kini giliran aliran sungai di bawahnya yang dikeruk. Sebuah alat berat diterjunkan untuk membersihkan bebatuan yang menyumbat sungai di Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Jember ini.

Alat berat milik PUSDA Jawa Timur ini melakukan normalisasi sungai. Karena selama ini, tumpukan batu menyumbat sebagian aliran sungai. Dan bagian sisi kanan saja yang bisa dilalui air.

BACA JUGA: Tuntasnya Pembongkaran Tujuh Ruko Jompo Sisakan Pekerjaan Rumah

“Karena di bawah bangunan ruko atau jembatan Jompo itu ada tiga gorong-gorong berukuran besar. Dua dari tiga gorong-gorong itu tertutup batu dan sampah yang dibawa saat banjir. Sehingga yang berfungsi tinggal satu gorong-gorong saja,” ujar Prabowo, Kepala UPT Dinas PUSDA Jawa Timur wilayah Jember Lumajang, Kamis (14/7).

Hanya saja, kata dia, saat normalisasi itu alat berat tidak bisa turun ke dalam kanal. Karena jalan untuk alat berat susah lantaran banyak bangunan. “Sehingga hanya tumpukan batu yang menutupi bagian hulu jembatan saja yang dibersihkan,” tuturnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah Dinas PU Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur selesai membongkar tujuh rumah toko (ruko) di atas Kalijompo, kini giliran aliran sungai di bawahnya yang dikeruk. Sebuah alat berat diterjunkan untuk membersihkan bebatuan yang menyumbat sungai di Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Jember ini.

Alat berat milik PUSDA Jawa Timur ini melakukan normalisasi sungai. Karena selama ini, tumpukan batu menyumbat sebagian aliran sungai. Dan bagian sisi kanan saja yang bisa dilalui air.

BACA JUGA: Tuntasnya Pembongkaran Tujuh Ruko Jompo Sisakan Pekerjaan Rumah

“Karena di bawah bangunan ruko atau jembatan Jompo itu ada tiga gorong-gorong berukuran besar. Dua dari tiga gorong-gorong itu tertutup batu dan sampah yang dibawa saat banjir. Sehingga yang berfungsi tinggal satu gorong-gorong saja,” ujar Prabowo, Kepala UPT Dinas PUSDA Jawa Timur wilayah Jember Lumajang, Kamis (14/7).

Hanya saja, kata dia, saat normalisasi itu alat berat tidak bisa turun ke dalam kanal. Karena jalan untuk alat berat susah lantaran banyak bangunan. “Sehingga hanya tumpukan batu yang menutupi bagian hulu jembatan saja yang dibersihkan,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/