alexametrics
30.1 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Ibu-ibu Datangi Mapolres Jember, Laporkan Penipuan Investasi Bodong

Hendak Lebaran, Warga Baru Sadar Tertipu

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ibu-ibu muda beramai-ramai mendatangi Polres Jember, Rabu (13/4). Mereka melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan perempuan berinisial S, warga asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa.

Baca Juga : Akhirnya! DPR RI Sahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Jadi UU

Sejumlah perempuan itu baru merasa tertipu oleh S menjelang Lebaran. Modusnya, mereka diajak investasi uang dengan keuntungan 20 persen tiap pekan. Namun, belakangan diketahui S tiba-tiba menghilang alias pergi tanpa pamitan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dewi Irana, 24, warga Kecamatan Sumbersari, yang menjadi salah satu korban, menyebut, ada banyak orang yang menjadi korban penipuan. Dana yang disetor kepada S diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. “Sementara yang melapor hanya sebagian. Rencananya, korban lainnya yang dari daerah lain akan menyusul melaporkan S,” ketus Dewi.

Menurutnya, korban kasus 378 ini bukan dari Jember saja. Ada pula korban yang berasal dari Banyuwangi, Situbondo, dan Lumajang. “Ada korban yang asal Bali dan beberapa TKW yang kerja di luar negeri,” tambah Dewi.

Berdasarkan pengakuan korban, modus yang dijalankan S cukup rapi. Yakni menampilkan diri sebagai sosok orang kaya karena sukses berusaha. Kerap kali pelaku bergonta-ganti kendaraan, memakai smartphone berkelas, dan memamerkan banyak uang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ibu-ibu muda beramai-ramai mendatangi Polres Jember, Rabu (13/4). Mereka melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan perempuan berinisial S, warga asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa.

Baca Juga : Akhirnya! DPR RI Sahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Jadi UU

Sejumlah perempuan itu baru merasa tertipu oleh S menjelang Lebaran. Modusnya, mereka diajak investasi uang dengan keuntungan 20 persen tiap pekan. Namun, belakangan diketahui S tiba-tiba menghilang alias pergi tanpa pamitan.

Dewi Irana, 24, warga Kecamatan Sumbersari, yang menjadi salah satu korban, menyebut, ada banyak orang yang menjadi korban penipuan. Dana yang disetor kepada S diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. “Sementara yang melapor hanya sebagian. Rencananya, korban lainnya yang dari daerah lain akan menyusul melaporkan S,” ketus Dewi.

Menurutnya, korban kasus 378 ini bukan dari Jember saja. Ada pula korban yang berasal dari Banyuwangi, Situbondo, dan Lumajang. “Ada korban yang asal Bali dan beberapa TKW yang kerja di luar negeri,” tambah Dewi.

Berdasarkan pengakuan korban, modus yang dijalankan S cukup rapi. Yakni menampilkan diri sebagai sosok orang kaya karena sukses berusaha. Kerap kali pelaku bergonta-ganti kendaraan, memakai smartphone berkelas, dan memamerkan banyak uang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ibu-ibu muda beramai-ramai mendatangi Polres Jember, Rabu (13/4). Mereka melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan perempuan berinisial S, warga asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa.

Baca Juga : Akhirnya! DPR RI Sahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Jadi UU

Sejumlah perempuan itu baru merasa tertipu oleh S menjelang Lebaran. Modusnya, mereka diajak investasi uang dengan keuntungan 20 persen tiap pekan. Namun, belakangan diketahui S tiba-tiba menghilang alias pergi tanpa pamitan.

Dewi Irana, 24, warga Kecamatan Sumbersari, yang menjadi salah satu korban, menyebut, ada banyak orang yang menjadi korban penipuan. Dana yang disetor kepada S diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. “Sementara yang melapor hanya sebagian. Rencananya, korban lainnya yang dari daerah lain akan menyusul melaporkan S,” ketus Dewi.

Menurutnya, korban kasus 378 ini bukan dari Jember saja. Ada pula korban yang berasal dari Banyuwangi, Situbondo, dan Lumajang. “Ada korban yang asal Bali dan beberapa TKW yang kerja di luar negeri,” tambah Dewi.

Berdasarkan pengakuan korban, modus yang dijalankan S cukup rapi. Yakni menampilkan diri sebagai sosok orang kaya karena sukses berusaha. Kerap kali pelaku bergonta-ganti kendaraan, memakai smartphone berkelas, dan memamerkan banyak uang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/