alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Balita asal Balung Jember yang Dikabarkan Hilang, Ditemukan Meninggal

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Setelah dikabarkan hilang di sungai Dusun Wetan Kali, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kafin Raiyyan Alfais, asal Dusun Wetan Kali RT 002 RW 013, Desa Balung Lor Kecamatan Balung, akhirnya ditemukan meninggal. Sebelumnya, bocah berusia tiga tahun itu dilaporkan hilang saat bermain di kanal jurusan Dam Curah Malang arah Dam Terpedo Desa Glundengan, Wuluhan, di desa setempat.

Informasi dari warga setempat, peristiwa itu terjadi Rabu (13/4) siang pukul 13.00 WIB. Awalnya, korban masih terlihat di sekitar rumahnya bermain-main. Bahkan masih terlihat berlari-lari. Tak berselang lama, tidak jauh dari sebuah musala, korban sudah tidak terlihat lagi.

“Karena saya tidak kelihatan anak itu lagi, jadi saya nyari ayahnya yang kebetulan kerja di gudang pengeringan padi, di sekitar lokasi kejadian. Saya bilang ke ayahnya, agar mengikuti arah anaknya itu,” kata Supiyati, saksi mata yang juga tetangga korban.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Bekas Tambang Pasir Makan Korban, Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam

Setelah Supiyati meminta ayah korban mengikuti arah jejak anaknya itu, sampai di lokasi di pinggiran sungai. Dan di tempat itu sudah tidak ada orang lagi. “Sampai di situ (pinggiran sungai, Red) sudah tidak ada anak lagi, mungkin melompat atau seperti apa tidak tahu,” tutur Supiyati.

Mengetahui korban yang tiba-tiba raib, warga setempat panik. Beberapa di antara mereka seketika melakukan pencarian hingga petang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Setelah dikabarkan hilang di sungai Dusun Wetan Kali, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kafin Raiyyan Alfais, asal Dusun Wetan Kali RT 002 RW 013, Desa Balung Lor Kecamatan Balung, akhirnya ditemukan meninggal. Sebelumnya, bocah berusia tiga tahun itu dilaporkan hilang saat bermain di kanal jurusan Dam Curah Malang arah Dam Terpedo Desa Glundengan, Wuluhan, di desa setempat.

Informasi dari warga setempat, peristiwa itu terjadi Rabu (13/4) siang pukul 13.00 WIB. Awalnya, korban masih terlihat di sekitar rumahnya bermain-main. Bahkan masih terlihat berlari-lari. Tak berselang lama, tidak jauh dari sebuah musala, korban sudah tidak terlihat lagi.

“Karena saya tidak kelihatan anak itu lagi, jadi saya nyari ayahnya yang kebetulan kerja di gudang pengeringan padi, di sekitar lokasi kejadian. Saya bilang ke ayahnya, agar mengikuti arah anaknya itu,” kata Supiyati, saksi mata yang juga tetangga korban.

BACA JUGA: Bekas Tambang Pasir Makan Korban, Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam

Setelah Supiyati meminta ayah korban mengikuti arah jejak anaknya itu, sampai di lokasi di pinggiran sungai. Dan di tempat itu sudah tidak ada orang lagi. “Sampai di situ (pinggiran sungai, Red) sudah tidak ada anak lagi, mungkin melompat atau seperti apa tidak tahu,” tutur Supiyati.

Mengetahui korban yang tiba-tiba raib, warga setempat panik. Beberapa di antara mereka seketika melakukan pencarian hingga petang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Setelah dikabarkan hilang di sungai Dusun Wetan Kali, Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kafin Raiyyan Alfais, asal Dusun Wetan Kali RT 002 RW 013, Desa Balung Lor Kecamatan Balung, akhirnya ditemukan meninggal. Sebelumnya, bocah berusia tiga tahun itu dilaporkan hilang saat bermain di kanal jurusan Dam Curah Malang arah Dam Terpedo Desa Glundengan, Wuluhan, di desa setempat.

Informasi dari warga setempat, peristiwa itu terjadi Rabu (13/4) siang pukul 13.00 WIB. Awalnya, korban masih terlihat di sekitar rumahnya bermain-main. Bahkan masih terlihat berlari-lari. Tak berselang lama, tidak jauh dari sebuah musala, korban sudah tidak terlihat lagi.

“Karena saya tidak kelihatan anak itu lagi, jadi saya nyari ayahnya yang kebetulan kerja di gudang pengeringan padi, di sekitar lokasi kejadian. Saya bilang ke ayahnya, agar mengikuti arah anaknya itu,” kata Supiyati, saksi mata yang juga tetangga korban.

BACA JUGA: Bekas Tambang Pasir Makan Korban, Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam

Setelah Supiyati meminta ayah korban mengikuti arah jejak anaknya itu, sampai di lokasi di pinggiran sungai. Dan di tempat itu sudah tidak ada orang lagi. “Sampai di situ (pinggiran sungai, Red) sudah tidak ada anak lagi, mungkin melompat atau seperti apa tidak tahu,” tutur Supiyati.

Mengetahui korban yang tiba-tiba raib, warga setempat panik. Beberapa di antara mereka seketika melakukan pencarian hingga petang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/