alexametrics
31.2 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Lama Puasa, Bupati Cup Bakal Bangkitkan Semangat Kembali

Sepak bola menjadi olahraga yang digemari banyak orang. Namun, selama beberapa tahun belakangan ini tidak ada kompetisi. Hanya ada latihan dan laga persahabatan. Apa yang perlu dilakukan agar bisa bangkit?

Mobile_AP_Rectangle 1

Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jember Sutikno mengatakan, kompetisi sepak bola bertajuk Piala Bupati atau Bupati Cup tersebut rencananya digelar seusai Lebaran.

Kompetisi yang secara konsepnya berlangsung di setiap kecamatan itu ada ketentuan bahwa kecamatan itu bisa melaksanakan. “Setidaknya memiliki lapangan sepak bola. Bila di salah satu kecamatan tidak ada lapangan bola, berarti teknisnya nanti digabung di kecamatan terdekat,” terangnya.

Sutikno berharap, setiap kecamatan memiliki lapangan sepak bola yang mumpuni. Sebab, peningkatan ekonomi akibat kompetisi bola itu dirasakan merata di setiap daerah di Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Bendahara Askab Andik Slamet menjelaskan, selain untuk pembinaan atlet, juga sebagai wadah pelatih yang berlisensi untuk melatih. “Pelatih ini butuh wadah untuk melakukan pendampingan klub dan melatih,” jelasnya.

Dia menuturkan, untuk kompetisi ini ada 11 grup, 10 grup berisi 7 klub, sedangkan 1 grup berisi 6 klub. Untuk yang 7 klub diambil 3 terbaik dari atas dan selanjutnya bermain di Stadion Notohadinegoro serta Jember Sport Garden (JSG).

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto, Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jember Sutikno mengatakan, kompetisi sepak bola bertajuk Piala Bupati atau Bupati Cup tersebut rencananya digelar seusai Lebaran.

Kompetisi yang secara konsepnya berlangsung di setiap kecamatan itu ada ketentuan bahwa kecamatan itu bisa melaksanakan. “Setidaknya memiliki lapangan sepak bola. Bila di salah satu kecamatan tidak ada lapangan bola, berarti teknisnya nanti digabung di kecamatan terdekat,” terangnya.

Sutikno berharap, setiap kecamatan memiliki lapangan sepak bola yang mumpuni. Sebab, peningkatan ekonomi akibat kompetisi bola itu dirasakan merata di setiap daerah di Jember.

Sementara itu, Bendahara Askab Andik Slamet menjelaskan, selain untuk pembinaan atlet, juga sebagai wadah pelatih yang berlisensi untuk melatih. “Pelatih ini butuh wadah untuk melakukan pendampingan klub dan melatih,” jelasnya.

Dia menuturkan, untuk kompetisi ini ada 11 grup, 10 grup berisi 7 klub, sedangkan 1 grup berisi 6 klub. Untuk yang 7 klub diambil 3 terbaik dari atas dan selanjutnya bermain di Stadion Notohadinegoro serta Jember Sport Garden (JSG).

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto, Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jember Sutikno mengatakan, kompetisi sepak bola bertajuk Piala Bupati atau Bupati Cup tersebut rencananya digelar seusai Lebaran.

Kompetisi yang secara konsepnya berlangsung di setiap kecamatan itu ada ketentuan bahwa kecamatan itu bisa melaksanakan. “Setidaknya memiliki lapangan sepak bola. Bila di salah satu kecamatan tidak ada lapangan bola, berarti teknisnya nanti digabung di kecamatan terdekat,” terangnya.

Sutikno berharap, setiap kecamatan memiliki lapangan sepak bola yang mumpuni. Sebab, peningkatan ekonomi akibat kompetisi bola itu dirasakan merata di setiap daerah di Jember.

Sementara itu, Bendahara Askab Andik Slamet menjelaskan, selain untuk pembinaan atlet, juga sebagai wadah pelatih yang berlisensi untuk melatih. “Pelatih ini butuh wadah untuk melakukan pendampingan klub dan melatih,” jelasnya.

Dia menuturkan, untuk kompetisi ini ada 11 grup, 10 grup berisi 7 klub, sedangkan 1 grup berisi 6 klub. Untuk yang 7 klub diambil 3 terbaik dari atas dan selanjutnya bermain di Stadion Notohadinegoro serta Jember Sport Garden (JSG).

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto, Nur Hariri
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/