alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Akibat Tanah Bergerak, Warga Desa Jambesari Akan Dipindah

13 KK Dibangunkan Rumah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto kembali blusukan ke desa-desa. Kali ini, dirinya turun langsung ke Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, untuk menyikapi bencana tanah bergerak. Hendy hadir beserta rombongannya, seperti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pada Sabtu (12/3). Pada kesempatan itu, Hendy hadir dalam programnya yang bertajuk Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR).

Baca Juga : Tebing Jalan Nasional Longsor, Jalur Lumajang-Malang Tersendat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jember Sigit Akbari dalam wawancaranya menjelaskan sejumlah permasalahan dan penanganan dampak tanah bergerak di Desa Jambesari. Menurutnya, kejadian ini berawal dari retakan yang terjadi sejak lama dan kali ini terjadi kembali. Pihaknya meninjau lokasi yang terpantau memang sudah tidak layak untuk ditempati. Dengan begitu, harus segara dilakukan relokasi. Pasalnya, masyarakat juga sudah tidak berani tinggal di sana. “Bagaimana pun, rumah itu harus dikosongkan dan dibongkar,” tegas Sigit.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di sisi lain, pemerintah akan menggantinya di tanah PDP. Sistem yang digunakan di tanah PDP adalah sistem pinjam pakai. Para warga hanya perlu melakukan perpanjangan setiap dua tahun sekali. Menurut Sigit, tanah tersebut bisa langsung digunakan sesuai perjanjian yang diberikan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto kembali blusukan ke desa-desa. Kali ini, dirinya turun langsung ke Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, untuk menyikapi bencana tanah bergerak. Hendy hadir beserta rombongannya, seperti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pada Sabtu (12/3). Pada kesempatan itu, Hendy hadir dalam programnya yang bertajuk Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR).

Baca Juga : Tebing Jalan Nasional Longsor, Jalur Lumajang-Malang Tersendat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jember Sigit Akbari dalam wawancaranya menjelaskan sejumlah permasalahan dan penanganan dampak tanah bergerak di Desa Jambesari. Menurutnya, kejadian ini berawal dari retakan yang terjadi sejak lama dan kali ini terjadi kembali. Pihaknya meninjau lokasi yang terpantau memang sudah tidak layak untuk ditempati. Dengan begitu, harus segara dilakukan relokasi. Pasalnya, masyarakat juga sudah tidak berani tinggal di sana. “Bagaimana pun, rumah itu harus dikosongkan dan dibongkar,” tegas Sigit.

Di sisi lain, pemerintah akan menggantinya di tanah PDP. Sistem yang digunakan di tanah PDP adalah sistem pinjam pakai. Para warga hanya perlu melakukan perpanjangan setiap dua tahun sekali. Menurut Sigit, tanah tersebut bisa langsung digunakan sesuai perjanjian yang diberikan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Bupati Jember Hendy Siswanto kembali blusukan ke desa-desa. Kali ini, dirinya turun langsung ke Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, untuk menyikapi bencana tanah bergerak. Hendy hadir beserta rombongannya, seperti sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pada Sabtu (12/3). Pada kesempatan itu, Hendy hadir dalam programnya yang bertajuk Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR).

Baca Juga : Tebing Jalan Nasional Longsor, Jalur Lumajang-Malang Tersendat

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jember Sigit Akbari dalam wawancaranya menjelaskan sejumlah permasalahan dan penanganan dampak tanah bergerak di Desa Jambesari. Menurutnya, kejadian ini berawal dari retakan yang terjadi sejak lama dan kali ini terjadi kembali. Pihaknya meninjau lokasi yang terpantau memang sudah tidak layak untuk ditempati. Dengan begitu, harus segara dilakukan relokasi. Pasalnya, masyarakat juga sudah tidak berani tinggal di sana. “Bagaimana pun, rumah itu harus dikosongkan dan dibongkar,” tegas Sigit.

Di sisi lain, pemerintah akan menggantinya di tanah PDP. Sistem yang digunakan di tanah PDP adalah sistem pinjam pakai. Para warga hanya perlu melakukan perpanjangan setiap dua tahun sekali. Menurut Sigit, tanah tersebut bisa langsung digunakan sesuai perjanjian yang diberikan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/