alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Umbulsari dan Semboro

2.853 Jiwa Terdampak, 703 Rumah Terendam

Mobile_AP_Rectangle 1

SEMBORO, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Jember, Kamis malam (13/1), mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir. Seperti banjir yang menerjang di Dusun Besuki, Desa Sidomekar Kecamatan Semboro. Seperti di Kecamatan Umbulsari, tepatnya di Dusun Tegal Baru dan Dusun Karangrejo, Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari.

Banjir itu diduga akibat luapan air sungai yang melintas di kecamatan tersebut. Saat diguyur hujan deras Kamis petang (13/1), volume air sungai meningkat dan meluap ke daerah sekitarnya hingga menyebabkan banjir. Bahkan di sejumlah titik, ketinggian air mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Berdasarkan hasil assessment sementara Pusdalops BPBD Jember terakhir, Jumat pagi (14/1), ada sekitar 703 rumah warga yang terendam dan 2.853 jiwa ikut terdampak. Banjir juga berdampak pada 14 fasilitas umum, di antaranya 5 fasilitas pendidikan, dan 9 tempat ibadah musholla. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Koordinator Lapangan TRC BPBD Jember, Abu Elyas menyebut, banjir itu mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis malam (13/1). Daerah itu sebelumnya diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat. “Sekitar pukul 21.00 malam, air mulai merendam pemukiman warga, setelah hujan selama sekitar empat jam,” katanya saat dikonfirmasi di lokasi bencana, Jumat (14/1).

- Advertisement -

SEMBORO, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Jember, Kamis malam (13/1), mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir. Seperti banjir yang menerjang di Dusun Besuki, Desa Sidomekar Kecamatan Semboro. Seperti di Kecamatan Umbulsari, tepatnya di Dusun Tegal Baru dan Dusun Karangrejo, Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari.

Banjir itu diduga akibat luapan air sungai yang melintas di kecamatan tersebut. Saat diguyur hujan deras Kamis petang (13/1), volume air sungai meningkat dan meluap ke daerah sekitarnya hingga menyebabkan banjir. Bahkan di sejumlah titik, ketinggian air mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Berdasarkan hasil assessment sementara Pusdalops BPBD Jember terakhir, Jumat pagi (14/1), ada sekitar 703 rumah warga yang terendam dan 2.853 jiwa ikut terdampak. Banjir juga berdampak pada 14 fasilitas umum, di antaranya 5 fasilitas pendidikan, dan 9 tempat ibadah musholla. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Koordinator Lapangan TRC BPBD Jember, Abu Elyas menyebut, banjir itu mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis malam (13/1). Daerah itu sebelumnya diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat. “Sekitar pukul 21.00 malam, air mulai merendam pemukiman warga, setelah hujan selama sekitar empat jam,” katanya saat dikonfirmasi di lokasi bencana, Jumat (14/1).

SEMBORO, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Jember, Kamis malam (13/1), mengakibatkan sejumlah daerah terendam banjir. Seperti banjir yang menerjang di Dusun Besuki, Desa Sidomekar Kecamatan Semboro. Seperti di Kecamatan Umbulsari, tepatnya di Dusun Tegal Baru dan Dusun Karangrejo, Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari.

Banjir itu diduga akibat luapan air sungai yang melintas di kecamatan tersebut. Saat diguyur hujan deras Kamis petang (13/1), volume air sungai meningkat dan meluap ke daerah sekitarnya hingga menyebabkan banjir. Bahkan di sejumlah titik, ketinggian air mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Berdasarkan hasil assessment sementara Pusdalops BPBD Jember terakhir, Jumat pagi (14/1), ada sekitar 703 rumah warga yang terendam dan 2.853 jiwa ikut terdampak. Banjir juga berdampak pada 14 fasilitas umum, di antaranya 5 fasilitas pendidikan, dan 9 tempat ibadah musholla. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Koordinator Lapangan TRC BPBD Jember, Abu Elyas menyebut, banjir itu mulai terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis malam (13/1). Daerah itu sebelumnya diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat. “Sekitar pukul 21.00 malam, air mulai merendam pemukiman warga, setelah hujan selama sekitar empat jam,” katanya saat dikonfirmasi di lokasi bencana, Jumat (14/1).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca