alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Anak di Jember Gorok Ibu Kandung saat Tertidur Pulas, Kondisinya Kritis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah apa yang mendorong Misyanto melakukan kejahatan yang sangat keji ini. Warga Dusun Pasar Alas, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, tersebut tega menggorok ibu kandungnya sendiri. Akibat sayatan benda tajam itu, leher sang ibu terluka cukup serius. Lukanya menganga dan cukup dalam.

Hotimatus, anak korban, adalah saksi yang kali pertama mengetahui kekejian itu. Saat itu, Hotim sedang mencuci piring di dapur. Dia mau masuk ke dalam kamar untuk melihat ibunya. Karena sang ibu memang menderita sakit cukup lama.

Namun setelah masuk, dia melihat kakaknya memeluk leher sang ibu dan kakinya kejang-kejang. Hotim terkejut. Seketika ia berteriak histeris setelah melihat leher sang ibu mengeluarkan darah cukup deras. Bahkan, bantal yang digunakan tidur, sudah basah dengan darah.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Tak berselang lama, Lukman Hakim, menyusul ke dalam kamar. Menantu korban ini melihat pelaku masih merangkul leher mertuanya tersebut. Dia segera menarik tubuh pelaku agar menjauh. Dan ternyata, setelah pelaku diseret, ada luka menganga di leher korban.

Kapolsek Silo AKP Tanto mengungkapkan, peristiwa itu terjadi hari ini selepas Maghrib, sekitar pukul 18.00 WIB. Kala itu, sang ibu sedang tertidur pulas di kamar belakang. “Saat sang ibu tertidur, tiba-tiba pelaku mendatanginya dan menggorok leher korban menggunakan senjata tajam,” katanya.

Polisi yang mendapat laporan penganiayaan itu segera mendatangi lokasi. Di tempat kejadian perkara, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya sebuah bantal berlumuran darah, senjata tajam yang digunakan pelaku, serta pakaian korban. “Kami juga sudah meminta keterangan saksi,” ucapnya.

Meski demikian, sejauh ini polisi belum mengungkapkan motif apa yang menyebabkan pelaku nekat melakukan kejahatan itu. Apakah ada masalah terpendam atau persoalan lain. Misalnya, pelaku mengalami gangguan jiwa. Polisi masih mendalami semua kemungkinan terkait motif tersebut.

“Saat itu juga, oleh para saksi korban dibawa ke klinik yang ada di Garahan. Namun, karena lukanya cukup parah, sehingga korban dirujuk ke rumah sakit yang ada di kota kabupaten,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Informasi yang diperoleh, antara pelaku dan korban ini tinggal satu rumah. Sang ibu, Sadima alias Bu Sayati, sudah berusia lanjut. Berumur sekitar 65 tahun. Sedangkan anaknya berusia 45 tahun dan tidak memiliki istri. Dia dikabarkan sempat menikah tapi sudah berpisah. “Pelaku sudah kami tangkap dan amankan di polsek. Selanjutnya akan kami lakukan pemeriksaan mendalam,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah apa yang mendorong Misyanto melakukan kejahatan yang sangat keji ini. Warga Dusun Pasar Alas, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, tersebut tega menggorok ibu kandungnya sendiri. Akibat sayatan benda tajam itu, leher sang ibu terluka cukup serius. Lukanya menganga dan cukup dalam.

Hotimatus, anak korban, adalah saksi yang kali pertama mengetahui kekejian itu. Saat itu, Hotim sedang mencuci piring di dapur. Dia mau masuk ke dalam kamar untuk melihat ibunya. Karena sang ibu memang menderita sakit cukup lama.

Namun setelah masuk, dia melihat kakaknya memeluk leher sang ibu dan kakinya kejang-kejang. Hotim terkejut. Seketika ia berteriak histeris setelah melihat leher sang ibu mengeluarkan darah cukup deras. Bahkan, bantal yang digunakan tidur, sudah basah dengan darah.

BACA JUGA: Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Tak berselang lama, Lukman Hakim, menyusul ke dalam kamar. Menantu korban ini melihat pelaku masih merangkul leher mertuanya tersebut. Dia segera menarik tubuh pelaku agar menjauh. Dan ternyata, setelah pelaku diseret, ada luka menganga di leher korban.

Kapolsek Silo AKP Tanto mengungkapkan, peristiwa itu terjadi hari ini selepas Maghrib, sekitar pukul 18.00 WIB. Kala itu, sang ibu sedang tertidur pulas di kamar belakang. “Saat sang ibu tertidur, tiba-tiba pelaku mendatanginya dan menggorok leher korban menggunakan senjata tajam,” katanya.

Polisi yang mendapat laporan penganiayaan itu segera mendatangi lokasi. Di tempat kejadian perkara, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya sebuah bantal berlumuran darah, senjata tajam yang digunakan pelaku, serta pakaian korban. “Kami juga sudah meminta keterangan saksi,” ucapnya.

Meski demikian, sejauh ini polisi belum mengungkapkan motif apa yang menyebabkan pelaku nekat melakukan kejahatan itu. Apakah ada masalah terpendam atau persoalan lain. Misalnya, pelaku mengalami gangguan jiwa. Polisi masih mendalami semua kemungkinan terkait motif tersebut.

“Saat itu juga, oleh para saksi korban dibawa ke klinik yang ada di Garahan. Namun, karena lukanya cukup parah, sehingga korban dirujuk ke rumah sakit yang ada di kota kabupaten,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Informasi yang diperoleh, antara pelaku dan korban ini tinggal satu rumah. Sang ibu, Sadima alias Bu Sayati, sudah berusia lanjut. Berumur sekitar 65 tahun. Sedangkan anaknya berusia 45 tahun dan tidak memiliki istri. Dia dikabarkan sempat menikah tapi sudah berpisah. “Pelaku sudah kami tangkap dan amankan di polsek. Selanjutnya akan kami lakukan pemeriksaan mendalam,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Entah apa yang mendorong Misyanto melakukan kejahatan yang sangat keji ini. Warga Dusun Pasar Alas, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember, tersebut tega menggorok ibu kandungnya sendiri. Akibat sayatan benda tajam itu, leher sang ibu terluka cukup serius. Lukanya menganga dan cukup dalam.

Hotimatus, anak korban, adalah saksi yang kali pertama mengetahui kekejian itu. Saat itu, Hotim sedang mencuci piring di dapur. Dia mau masuk ke dalam kamar untuk melihat ibunya. Karena sang ibu memang menderita sakit cukup lama.

Namun setelah masuk, dia melihat kakaknya memeluk leher sang ibu dan kakinya kejang-kejang. Hotim terkejut. Seketika ia berteriak histeris setelah melihat leher sang ibu mengeluarkan darah cukup deras. Bahkan, bantal yang digunakan tidur, sudah basah dengan darah.

BACA JUGA: Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Tak berselang lama, Lukman Hakim, menyusul ke dalam kamar. Menantu korban ini melihat pelaku masih merangkul leher mertuanya tersebut. Dia segera menarik tubuh pelaku agar menjauh. Dan ternyata, setelah pelaku diseret, ada luka menganga di leher korban.

Kapolsek Silo AKP Tanto mengungkapkan, peristiwa itu terjadi hari ini selepas Maghrib, sekitar pukul 18.00 WIB. Kala itu, sang ibu sedang tertidur pulas di kamar belakang. “Saat sang ibu tertidur, tiba-tiba pelaku mendatanginya dan menggorok leher korban menggunakan senjata tajam,” katanya.

Polisi yang mendapat laporan penganiayaan itu segera mendatangi lokasi. Di tempat kejadian perkara, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya sebuah bantal berlumuran darah, senjata tajam yang digunakan pelaku, serta pakaian korban. “Kami juga sudah meminta keterangan saksi,” ucapnya.

Meski demikian, sejauh ini polisi belum mengungkapkan motif apa yang menyebabkan pelaku nekat melakukan kejahatan itu. Apakah ada masalah terpendam atau persoalan lain. Misalnya, pelaku mengalami gangguan jiwa. Polisi masih mendalami semua kemungkinan terkait motif tersebut.

“Saat itu juga, oleh para saksi korban dibawa ke klinik yang ada di Garahan. Namun, karena lukanya cukup parah, sehingga korban dirujuk ke rumah sakit yang ada di kota kabupaten,” paparnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Informasi yang diperoleh, antara pelaku dan korban ini tinggal satu rumah. Sang ibu, Sadima alias Bu Sayati, sudah berusia lanjut. Berumur sekitar 65 tahun. Sedangkan anaknya berusia 45 tahun dan tidak memiliki istri. Dia dikabarkan sempat menikah tapi sudah berpisah. “Pelaku sudah kami tangkap dan amankan di polsek. Selanjutnya akan kami lakukan pemeriksaan mendalam,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Jumai

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/