alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Jalur Gumitir Jember Masih Rawan Longsor, Jika Hujan Sebaiknya Berhenti

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, masih menjadi ancaman. Sebab, tebing di sepanjang jalur yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu masih rawan terjadi longsor.

Menilik peristiwa yang terjadi belakangan, belum genap dua pekan sudah terjadi dua kali longsoran. Paling parah terjadi, Sabtu (2/7) lalu. Kala itu, tebing jalan sepanjang 23 meter dengan ketinggian 35 meter longsor. Longsoran berikutnya terjadi kemarin siang.

Akibatnya, jalur Jember – Banyuwangi sempat tersendat. Sebab, sebagian jalan tertutup material yang ambrol bersama pohon ke tengah jalan. Para pengendara pun diimbau agar lebih waspada dan berhati-hati. Karena longsor susulan masih memungkinkan terjadi.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Baru Seminggu Digarap, Plengseng Penahan Tebing Gumitir Ambrol Lagi

“Khusus untuk kendaraan besar dengan muatan berat, seperti tronton dan truk gandeng harus ekstra waspada. Karena jika melihat kondisi tebing di sepanjang Gumitir, ada beberapa titik yang masih rentan terjadi longsoran,” kata AKP Suhartanto, Kapolsek Silo, Rabu (13/7).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, masih menjadi ancaman. Sebab, tebing di sepanjang jalur yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu masih rawan terjadi longsor.

Menilik peristiwa yang terjadi belakangan, belum genap dua pekan sudah terjadi dua kali longsoran. Paling parah terjadi, Sabtu (2/7) lalu. Kala itu, tebing jalan sepanjang 23 meter dengan ketinggian 35 meter longsor. Longsoran berikutnya terjadi kemarin siang.

Akibatnya, jalur Jember – Banyuwangi sempat tersendat. Sebab, sebagian jalan tertutup material yang ambrol bersama pohon ke tengah jalan. Para pengendara pun diimbau agar lebih waspada dan berhati-hati. Karena longsor susulan masih memungkinkan terjadi.

BACA JUGA: Baru Seminggu Digarap, Plengseng Penahan Tebing Gumitir Ambrol Lagi

“Khusus untuk kendaraan besar dengan muatan berat, seperti tronton dan truk gandeng harus ekstra waspada. Karena jika melihat kondisi tebing di sepanjang Gumitir, ada beberapa titik yang masih rentan terjadi longsoran,” kata AKP Suhartanto, Kapolsek Silo, Rabu (13/7).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, masih menjadi ancaman. Sebab, tebing di sepanjang jalur yang menghubungkan Jember-Banyuwangi itu masih rawan terjadi longsor.

Menilik peristiwa yang terjadi belakangan, belum genap dua pekan sudah terjadi dua kali longsoran. Paling parah terjadi, Sabtu (2/7) lalu. Kala itu, tebing jalan sepanjang 23 meter dengan ketinggian 35 meter longsor. Longsoran berikutnya terjadi kemarin siang.

Akibatnya, jalur Jember – Banyuwangi sempat tersendat. Sebab, sebagian jalan tertutup material yang ambrol bersama pohon ke tengah jalan. Para pengendara pun diimbau agar lebih waspada dan berhati-hati. Karena longsor susulan masih memungkinkan terjadi.

BACA JUGA: Baru Seminggu Digarap, Plengseng Penahan Tebing Gumitir Ambrol Lagi

“Khusus untuk kendaraan besar dengan muatan berat, seperti tronton dan truk gandeng harus ekstra waspada. Karena jika melihat kondisi tebing di sepanjang Gumitir, ada beberapa titik yang masih rentan terjadi longsoran,” kata AKP Suhartanto, Kapolsek Silo, Rabu (13/7).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/