alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Mendiang Salim Umar, Sekretaris PWI Jember Dimakamkan di Balung

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER – Jenazah almarhum Salim Umar BSA, Sekertaris PWI Jember, tiba di rumah duka di Perumahan Gunung Batu (GBU) Blok AA-4 , RT 001/ RW.006, Lingkungan Krajan Barat, Kelurahan/ Kecamatan Sumbersari, Senin (12/4) pukul 16.23. Kedatangan jenazah yang telah menempuh perjalanan panjang dari RS Cipto Mangunkusumo itu disambut keluarga dan rekan-rekan kerja.

Selesai disalati, jenasah almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tiga anak ini, kemudian ditahlili. Dengan pengawalan Satlantas Polres Jember, jenasah pria 44 tahun itu kemudian dibawa menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung.

Menurut Bondan Anianto, salah seorang sahabat almarhum selama sekolah di SMP Negeri 3 Jember, sejak kecil Salim Umar dikenal humoris. “Banyak kenangan saya dengan almarhum. Beliau itu lucu dan entengan. Saya berteman dengan almarhum dari SMP hingga kuliah di Univesitas Muhammadiyah Malang barengan,” kata lelaki asal Kota Malang ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bondan merasa sangat kehilangan atas meninggalnya sahabatnya itu.”Makanya saya sempatkan ke Jember untuk mengiringi kepergiannya ditempat peristirahatan yang terakhir,” ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Dia juga menceritakan, dirinya kontak terakhir dengan almarhum bulan Maret lalu, sehari sebelum menjalani operasi bypass jantung. “Kontak terakhir sehari sebelum operasi minta didoakan. Setelah itu tidak bisa dikontak lagi dan tiba tiba mendapat berita duka dari salah satu sahabatnya,” tutur Bondan.

Sementara itu rekan-rekan seprofesi yang tergabung dalan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember merasa sangat kehilangan. Mereka kehilangan sahabat, sekaligus rekan kerja yang berdedikasi. “Kami sangat kehilangan sahabat, teman, sekaligus saudara,” kata Sigit Maryanto, Ketua PWI Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER – Jenazah almarhum Salim Umar BSA, Sekertaris PWI Jember, tiba di rumah duka di Perumahan Gunung Batu (GBU) Blok AA-4 , RT 001/ RW.006, Lingkungan Krajan Barat, Kelurahan/ Kecamatan Sumbersari, Senin (12/4) pukul 16.23. Kedatangan jenazah yang telah menempuh perjalanan panjang dari RS Cipto Mangunkusumo itu disambut keluarga dan rekan-rekan kerja.

Selesai disalati, jenasah almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tiga anak ini, kemudian ditahlili. Dengan pengawalan Satlantas Polres Jember, jenasah pria 44 tahun itu kemudian dibawa menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung.

Menurut Bondan Anianto, salah seorang sahabat almarhum selama sekolah di SMP Negeri 3 Jember, sejak kecil Salim Umar dikenal humoris. “Banyak kenangan saya dengan almarhum. Beliau itu lucu dan entengan. Saya berteman dengan almarhum dari SMP hingga kuliah di Univesitas Muhammadiyah Malang barengan,” kata lelaki asal Kota Malang ini.

Bondan merasa sangat kehilangan atas meninggalnya sahabatnya itu.”Makanya saya sempatkan ke Jember untuk mengiringi kepergiannya ditempat peristirahatan yang terakhir,” ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Dia juga menceritakan, dirinya kontak terakhir dengan almarhum bulan Maret lalu, sehari sebelum menjalani operasi bypass jantung. “Kontak terakhir sehari sebelum operasi minta didoakan. Setelah itu tidak bisa dikontak lagi dan tiba tiba mendapat berita duka dari salah satu sahabatnya,” tutur Bondan.

Sementara itu rekan-rekan seprofesi yang tergabung dalan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember merasa sangat kehilangan. Mereka kehilangan sahabat, sekaligus rekan kerja yang berdedikasi. “Kami sangat kehilangan sahabat, teman, sekaligus saudara,” kata Sigit Maryanto, Ketua PWI Jember.

JEMBER, RADARJEMBER – Jenazah almarhum Salim Umar BSA, Sekertaris PWI Jember, tiba di rumah duka di Perumahan Gunung Batu (GBU) Blok AA-4 , RT 001/ RW.006, Lingkungan Krajan Barat, Kelurahan/ Kecamatan Sumbersari, Senin (12/4) pukul 16.23. Kedatangan jenazah yang telah menempuh perjalanan panjang dari RS Cipto Mangunkusumo itu disambut keluarga dan rekan-rekan kerja.

Selesai disalati, jenasah almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tiga anak ini, kemudian ditahlili. Dengan pengawalan Satlantas Polres Jember, jenasah pria 44 tahun itu kemudian dibawa menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung.

Menurut Bondan Anianto, salah seorang sahabat almarhum selama sekolah di SMP Negeri 3 Jember, sejak kecil Salim Umar dikenal humoris. “Banyak kenangan saya dengan almarhum. Beliau itu lucu dan entengan. Saya berteman dengan almarhum dari SMP hingga kuliah di Univesitas Muhammadiyah Malang barengan,” kata lelaki asal Kota Malang ini.

Bondan merasa sangat kehilangan atas meninggalnya sahabatnya itu.”Makanya saya sempatkan ke Jember untuk mengiringi kepergiannya ditempat peristirahatan yang terakhir,” ujarnya saat ditemui di rumah duka.

Dia juga menceritakan, dirinya kontak terakhir dengan almarhum bulan Maret lalu, sehari sebelum menjalani operasi bypass jantung. “Kontak terakhir sehari sebelum operasi minta didoakan. Setelah itu tidak bisa dikontak lagi dan tiba tiba mendapat berita duka dari salah satu sahabatnya,” tutur Bondan.

Sementara itu rekan-rekan seprofesi yang tergabung dalan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember merasa sangat kehilangan. Mereka kehilangan sahabat, sekaligus rekan kerja yang berdedikasi. “Kami sangat kehilangan sahabat, teman, sekaligus saudara,” kata Sigit Maryanto, Ketua PWI Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/