alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Empat Pasien Tersedak Jarum Pentul

Stop Menjepit Pakai Bibir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebiasaan menjepit jarum pentul menggunakan bibir kerap ditemui pada perempuan yang sedang merapikan jilbab. Tak hanya orang dewasa, terkadang anak-anak juga melakukan hal yang dinilai membahayakan tersebut.

Dian Anggraini Yuliawati adalah salah satunya. Saban merapikan kerudung, dia selalu mengapit jarum pentul di bibirnya. Apalagi, banyak wanita dewasa di sekitarnya yang juga melakukan hal yang sama. “Soalnya ribet kalau ditaruh di tempat lain. Apalagi mudah hilang karena ukurannya kecil. Pokoknya berhati-hati, jadi ndak masalah,” ungkap gadis 13 tahun itu.

Sebenarnya, perbuatan seperti itu dinilai salah dan berbahaya. Apalagi ada beberapa kasus orang tersedak yang datang ke rumah sakit dengan keluhan tidak sengaja menelan jarum pentul. “Akhir Desember lalu saja ada empat pasien,” tutur dr Denny Rizaldi Arianto Sp THT-KL, dokter spesialis THT di RSD dr Soebandi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menerangkan, salah satu kasus pasien yang dia tangani adalah seorang wanita yang sedang merapikan jilbab. Karena tergesa-gesa, dia meletakkan jarum pentul di bibirnya. “Dari belakang, datang salah seorang teman lain dan mengagetkan. Alhasil, dia tersedak jarum pentul dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” papar dokter kelahiran Surabaya ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebiasaan menjepit jarum pentul menggunakan bibir kerap ditemui pada perempuan yang sedang merapikan jilbab. Tak hanya orang dewasa, terkadang anak-anak juga melakukan hal yang dinilai membahayakan tersebut.

Dian Anggraini Yuliawati adalah salah satunya. Saban merapikan kerudung, dia selalu mengapit jarum pentul di bibirnya. Apalagi, banyak wanita dewasa di sekitarnya yang juga melakukan hal yang sama. “Soalnya ribet kalau ditaruh di tempat lain. Apalagi mudah hilang karena ukurannya kecil. Pokoknya berhati-hati, jadi ndak masalah,” ungkap gadis 13 tahun itu.

Sebenarnya, perbuatan seperti itu dinilai salah dan berbahaya. Apalagi ada beberapa kasus orang tersedak yang datang ke rumah sakit dengan keluhan tidak sengaja menelan jarum pentul. “Akhir Desember lalu saja ada empat pasien,” tutur dr Denny Rizaldi Arianto Sp THT-KL, dokter spesialis THT di RSD dr Soebandi.

Dia menerangkan, salah satu kasus pasien yang dia tangani adalah seorang wanita yang sedang merapikan jilbab. Karena tergesa-gesa, dia meletakkan jarum pentul di bibirnya. “Dari belakang, datang salah seorang teman lain dan mengagetkan. Alhasil, dia tersedak jarum pentul dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” papar dokter kelahiran Surabaya ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebiasaan menjepit jarum pentul menggunakan bibir kerap ditemui pada perempuan yang sedang merapikan jilbab. Tak hanya orang dewasa, terkadang anak-anak juga melakukan hal yang dinilai membahayakan tersebut.

Dian Anggraini Yuliawati adalah salah satunya. Saban merapikan kerudung, dia selalu mengapit jarum pentul di bibirnya. Apalagi, banyak wanita dewasa di sekitarnya yang juga melakukan hal yang sama. “Soalnya ribet kalau ditaruh di tempat lain. Apalagi mudah hilang karena ukurannya kecil. Pokoknya berhati-hati, jadi ndak masalah,” ungkap gadis 13 tahun itu.

Sebenarnya, perbuatan seperti itu dinilai salah dan berbahaya. Apalagi ada beberapa kasus orang tersedak yang datang ke rumah sakit dengan keluhan tidak sengaja menelan jarum pentul. “Akhir Desember lalu saja ada empat pasien,” tutur dr Denny Rizaldi Arianto Sp THT-KL, dokter spesialis THT di RSD dr Soebandi.

Dia menerangkan, salah satu kasus pasien yang dia tangani adalah seorang wanita yang sedang merapikan jilbab. Karena tergesa-gesa, dia meletakkan jarum pentul di bibirnya. “Dari belakang, datang salah seorang teman lain dan mengagetkan. Alhasil, dia tersedak jarum pentul dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” papar dokter kelahiran Surabaya ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/