alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Asyik Memancing, Warga Desa Seputih Malah Lenyap

Mobile_AP_Rectangle 1

Prahista Dian, Koordinator Pos Basarnas Jember, membenarkan adanya kejadian yang menghanyutkan pria berusia 51 tahun tersebut. “Saat ini, kami melakukan penelusuran sampai Gladak Korek di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. “Jika tak ditemukan, besok akan kami lanjutkan hingga ke muara,” paparnya.

“Pencarian kami terkendala karena tak ada satu pun saksi mata,” tegasnya. Berdasar keterangan keluarga korban, dia menuturkan bahwa Sumarno memiliki riwayat penyakit epilepsi. “Diduga, penyakitnya kambuh saat sedang memancing,” ulasnya. Terlebih, arus air sungai beberapa hari ini begitu deras lantaran intensitas hujan yang tinggi.

Sampai berita ini ditulis, pria yang kerap disapa Dedek tersebut menuturkan bahwa pihaknya belum menemukan korban. “Setelah penelusuran hari ini, kami akan melakukan evaluasi,” pungkasnya. “Kalau memungkinkan, bakal dilakukan penelusuran ulang. Kami bakal melakukannya jika tak mendapatkan hasil ketika sampai di muara,” tandasnya.

- Advertisement -

Prahista Dian, Koordinator Pos Basarnas Jember, membenarkan adanya kejadian yang menghanyutkan pria berusia 51 tahun tersebut. “Saat ini, kami melakukan penelusuran sampai Gladak Korek di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. “Jika tak ditemukan, besok akan kami lanjutkan hingga ke muara,” paparnya.

“Pencarian kami terkendala karena tak ada satu pun saksi mata,” tegasnya. Berdasar keterangan keluarga korban, dia menuturkan bahwa Sumarno memiliki riwayat penyakit epilepsi. “Diduga, penyakitnya kambuh saat sedang memancing,” ulasnya. Terlebih, arus air sungai beberapa hari ini begitu deras lantaran intensitas hujan yang tinggi.

Sampai berita ini ditulis, pria yang kerap disapa Dedek tersebut menuturkan bahwa pihaknya belum menemukan korban. “Setelah penelusuran hari ini, kami akan melakukan evaluasi,” pungkasnya. “Kalau memungkinkan, bakal dilakukan penelusuran ulang. Kami bakal melakukannya jika tak mendapatkan hasil ketika sampai di muara,” tandasnya.

Prahista Dian, Koordinator Pos Basarnas Jember, membenarkan adanya kejadian yang menghanyutkan pria berusia 51 tahun tersebut. “Saat ini, kami melakukan penelusuran sampai Gladak Korek di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. “Jika tak ditemukan, besok akan kami lanjutkan hingga ke muara,” paparnya.

“Pencarian kami terkendala karena tak ada satu pun saksi mata,” tegasnya. Berdasar keterangan keluarga korban, dia menuturkan bahwa Sumarno memiliki riwayat penyakit epilepsi. “Diduga, penyakitnya kambuh saat sedang memancing,” ulasnya. Terlebih, arus air sungai beberapa hari ini begitu deras lantaran intensitas hujan yang tinggi.

Sampai berita ini ditulis, pria yang kerap disapa Dedek tersebut menuturkan bahwa pihaknya belum menemukan korban. “Setelah penelusuran hari ini, kami akan melakukan evaluasi,” pungkasnya. “Kalau memungkinkan, bakal dilakukan penelusuran ulang. Kami bakal melakukannya jika tak mendapatkan hasil ketika sampai di muara,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/