alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Tersambar Petir, Warga Jenggawah Jember Meninggal di Sawah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Hujan yang disertai petir di wilayah Kecamatan Jenggawah, Jember, Jumat (12/8) sore, ternyata membawa petaka. Didik, seorang petani asal Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Jenggawah, meninggal akibat tersambar petir. Kala itu, lelaki 39 tahun tersebut tengah memanen padi di areal persawahan dusun setempat.

Kapolsek Jenggawah AKP Subagio menerangkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.15. Saat itu, korban sedang berada di sawah milik Maslah untuk memanen padi bersama petani lainnya. Namun, karena hujan deras mereka berteduh di gubuk yang ada di sawah.

BACA JUGA: Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pada saat berjalan posisi korban kebetulan berada paling belakang. Dia tersambar petir dan seketika itu korban meninggal di TKP,” katanya.

Ketika itu, Subagio mengungkapkan, korban bersama tiga petani lainnya. Mereka adalah Puryoto, 45, Iksan , 47, dan Rizal, 23. Ketiganya tercatat sebagai warga Desa Jatimulyo. “Meski mereka berjalan beriringan, namun ketiga teman korban selamat,” paparnya.

Setelah melakukan visum luar bersama petugas puskesmas, jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian itu sebagai musibah, sehingga tidak sampai dilakukan autopsi.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka maupun sejenisnya. Namun topi korban robek dan mengeluarkan aroma terbakar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Polsek Jenggawah untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Hujan yang disertai petir di wilayah Kecamatan Jenggawah, Jember, Jumat (12/8) sore, ternyata membawa petaka. Didik, seorang petani asal Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Jenggawah, meninggal akibat tersambar petir. Kala itu, lelaki 39 tahun tersebut tengah memanen padi di areal persawahan dusun setempat.

Kapolsek Jenggawah AKP Subagio menerangkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.15. Saat itu, korban sedang berada di sawah milik Maslah untuk memanen padi bersama petani lainnya. Namun, karena hujan deras mereka berteduh di gubuk yang ada di sawah.

BACA JUGA: Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

“Pada saat berjalan posisi korban kebetulan berada paling belakang. Dia tersambar petir dan seketika itu korban meninggal di TKP,” katanya.

Ketika itu, Subagio mengungkapkan, korban bersama tiga petani lainnya. Mereka adalah Puryoto, 45, Iksan , 47, dan Rizal, 23. Ketiganya tercatat sebagai warga Desa Jatimulyo. “Meski mereka berjalan beriringan, namun ketiga teman korban selamat,” paparnya.

Setelah melakukan visum luar bersama petugas puskesmas, jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian itu sebagai musibah, sehingga tidak sampai dilakukan autopsi.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka maupun sejenisnya. Namun topi korban robek dan mengeluarkan aroma terbakar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Polsek Jenggawah untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Hujan yang disertai petir di wilayah Kecamatan Jenggawah, Jember, Jumat (12/8) sore, ternyata membawa petaka. Didik, seorang petani asal Dusun Bringinsari, Desa Jatimulyo, Jenggawah, meninggal akibat tersambar petir. Kala itu, lelaki 39 tahun tersebut tengah memanen padi di areal persawahan dusun setempat.

Kapolsek Jenggawah AKP Subagio menerangkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 16.15. Saat itu, korban sedang berada di sawah milik Maslah untuk memanen padi bersama petani lainnya. Namun, karena hujan deras mereka berteduh di gubuk yang ada di sawah.

BACA JUGA: Suami di Jember Bacok Leher Istrinya Pakai Pisau Pemotong Daging

“Pada saat berjalan posisi korban kebetulan berada paling belakang. Dia tersambar petir dan seketika itu korban meninggal di TKP,” katanya.

Ketika itu, Subagio mengungkapkan, korban bersama tiga petani lainnya. Mereka adalah Puryoto, 45, Iksan , 47, dan Rizal, 23. Ketiganya tercatat sebagai warga Desa Jatimulyo. “Meski mereka berjalan beriringan, namun ketiga teman korban selamat,” paparnya.

Setelah melakukan visum luar bersama petugas puskesmas, jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian itu sebagai musibah, sehingga tidak sampai dilakukan autopsi.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka maupun sejenisnya. Namun topi korban robek dan mengeluarkan aroma terbakar,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Polsek Jenggawah untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/