alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Kasus Kecelakaan Naik 75 Persen

Dibanding Operasi Ketupat Semeru Tahun Lalu

Mobile_AP_Rectangle 1

Kukun menjelaskan, kejadian laka lantas banyak didominasi oleh pengendara roda dua .“Di dalam data kami sudah lengkap mengenai angka kecelakaan tahun ini. Mayoritas terjadi pada pengendara roda dua,” katanya.

Dia juga mengatakan, sebagian pengendara tidak mematuhi aturan berkendara dengan aman. Catatan resmi tersebut membunyikan kejadian laka lantas banyak diakibatkan oleh kelalaian masyarakat saat berkendara. Hitungan faktor penyebab kecelakaan tidak datang dari fasilitas jalan umum seperti jalan rusak atau kurangnya penerangan. “Malah paling sering karena kecerobohan pengendara itu sendiri,” tambah Kukun. Karenanya, sekalipun motor termasuk jenis kendaraan yang mungil dan bisa menyerobot ruang kecil di tengah jalan, perlu juga menghitung risiko kecelakaan.

Berkaitan dengan itu, Kukun berharap para pengguna jalan, khususnya roda dua, selalu menjaga jarak aman saat berkendara. “Dalam kondisi keramaian tetap selalu waspada. Selalu jaga jarak aman saat hendak mendahului, serta jangan lupa kelengkapan surat suratnya,” pungkasnya. (mg4/c2/nur)

Mobile_AP_Rectangle 2

 

- Advertisement -

Kukun menjelaskan, kejadian laka lantas banyak didominasi oleh pengendara roda dua .“Di dalam data kami sudah lengkap mengenai angka kecelakaan tahun ini. Mayoritas terjadi pada pengendara roda dua,” katanya.

Dia juga mengatakan, sebagian pengendara tidak mematuhi aturan berkendara dengan aman. Catatan resmi tersebut membunyikan kejadian laka lantas banyak diakibatkan oleh kelalaian masyarakat saat berkendara. Hitungan faktor penyebab kecelakaan tidak datang dari fasilitas jalan umum seperti jalan rusak atau kurangnya penerangan. “Malah paling sering karena kecerobohan pengendara itu sendiri,” tambah Kukun. Karenanya, sekalipun motor termasuk jenis kendaraan yang mungil dan bisa menyerobot ruang kecil di tengah jalan, perlu juga menghitung risiko kecelakaan.

Berkaitan dengan itu, Kukun berharap para pengguna jalan, khususnya roda dua, selalu menjaga jarak aman saat berkendara. “Dalam kondisi keramaian tetap selalu waspada. Selalu jaga jarak aman saat hendak mendahului, serta jangan lupa kelengkapan surat suratnya,” pungkasnya. (mg4/c2/nur)

 

Kukun menjelaskan, kejadian laka lantas banyak didominasi oleh pengendara roda dua .“Di dalam data kami sudah lengkap mengenai angka kecelakaan tahun ini. Mayoritas terjadi pada pengendara roda dua,” katanya.

Dia juga mengatakan, sebagian pengendara tidak mematuhi aturan berkendara dengan aman. Catatan resmi tersebut membunyikan kejadian laka lantas banyak diakibatkan oleh kelalaian masyarakat saat berkendara. Hitungan faktor penyebab kecelakaan tidak datang dari fasilitas jalan umum seperti jalan rusak atau kurangnya penerangan. “Malah paling sering karena kecerobohan pengendara itu sendiri,” tambah Kukun. Karenanya, sekalipun motor termasuk jenis kendaraan yang mungil dan bisa menyerobot ruang kecil di tengah jalan, perlu juga menghitung risiko kecelakaan.

Berkaitan dengan itu, Kukun berharap para pengguna jalan, khususnya roda dua, selalu menjaga jarak aman saat berkendara. “Dalam kondisi keramaian tetap selalu waspada. Selalu jaga jarak aman saat hendak mendahului, serta jangan lupa kelengkapan surat suratnya,” pungkasnya. (mg4/c2/nur)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/