alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Cuci Jeroan Kurban, Santri Meninggal Tenggelam di Sungai Bedadung Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Aktivitas membersihkan jeroan hewan kurban di Sungai Bedadung Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu (10/7) pagi, berubah menjadi petaka. Seorang santri yang turut dalam kegiatan itu tenggelam. Korban dinyatakan meninggal setelah dibawa ke RSD dr Soebandi Jember.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, kecelakaan sungai itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB.

Kala itu, korban M Wahyu Nur Atsani bersama 11 santri Yayasan Ar Raudhah lainnya, hendak membersihkan jeroan hewan kurban. Sekitar pukul 09.00 mereka sampai di sungai. Namun 15 menit kemudian, santri asal Wiyung, Surabaya ini, membersihkan badan akibat gatal-gatal terkena bambu. Karena sebelumnya, dia mengambil bambu yang akan dipakai membersihkan jeroan hewan kurban.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Jasad Pemancing Pantai Payangan Jember Ditemukan, Kondisinya Mengenaskan

Saat membersihkan badan inilah, korban tergelincir. Ketika terjatuh, Habib teman korban berusaha menolong. Karena tidak kuat, satu teman lainnya melompat untuk turut membantu. Namun, karena tubuh korban terbawa arus hingga di bagian pusaran yang dalam, tubuh korban akhirnya dilepas.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Aktivitas membersihkan jeroan hewan kurban di Sungai Bedadung Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu (10/7) pagi, berubah menjadi petaka. Seorang santri yang turut dalam kegiatan itu tenggelam. Korban dinyatakan meninggal setelah dibawa ke RSD dr Soebandi Jember.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, kecelakaan sungai itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB.

Kala itu, korban M Wahyu Nur Atsani bersama 11 santri Yayasan Ar Raudhah lainnya, hendak membersihkan jeroan hewan kurban. Sekitar pukul 09.00 mereka sampai di sungai. Namun 15 menit kemudian, santri asal Wiyung, Surabaya ini, membersihkan badan akibat gatal-gatal terkena bambu. Karena sebelumnya, dia mengambil bambu yang akan dipakai membersihkan jeroan hewan kurban.

BACA JUGA: Jasad Pemancing Pantai Payangan Jember Ditemukan, Kondisinya Mengenaskan

Saat membersihkan badan inilah, korban tergelincir. Ketika terjatuh, Habib teman korban berusaha menolong. Karena tidak kuat, satu teman lainnya melompat untuk turut membantu. Namun, karena tubuh korban terbawa arus hingga di bagian pusaran yang dalam, tubuh korban akhirnya dilepas.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Aktivitas membersihkan jeroan hewan kurban di Sungai Bedadung Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu (10/7) pagi, berubah menjadi petaka. Seorang santri yang turut dalam kegiatan itu tenggelam. Korban dinyatakan meninggal setelah dibawa ke RSD dr Soebandi Jember.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, kecelakaan sungai itu terjadi sekitar pukul 09.15 WIB.

Kala itu, korban M Wahyu Nur Atsani bersama 11 santri Yayasan Ar Raudhah lainnya, hendak membersihkan jeroan hewan kurban. Sekitar pukul 09.00 mereka sampai di sungai. Namun 15 menit kemudian, santri asal Wiyung, Surabaya ini, membersihkan badan akibat gatal-gatal terkena bambu. Karena sebelumnya, dia mengambil bambu yang akan dipakai membersihkan jeroan hewan kurban.

BACA JUGA: Jasad Pemancing Pantai Payangan Jember Ditemukan, Kondisinya Mengenaskan

Saat membersihkan badan inilah, korban tergelincir. Ketika terjatuh, Habib teman korban berusaha menolong. Karena tidak kuat, satu teman lainnya melompat untuk turut membantu. Namun, karena tubuh korban terbawa arus hingga di bagian pusaran yang dalam, tubuh korban akhirnya dilepas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/