alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Komplotan Pencuri yang Resahkan Warga Badean Jember Tertangkap

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kekompakan warga Dusun Tamanglugu 1, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Jember, dalam mengamankan wilayahnya, akhirnya membuahkan hasil. Warga menangkap tiga pelaku pencurian yang menyatroni kampung mereka. Biasanya, para kawanan maling tersebut beraksi ketika masyarakat sedang melaksanakan salat tarawih di masjid.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, warga menangkap empat orang, Sabtu (9/4) malam sekitar pukul 22.00. Para pelaku rata-rata masih berusia muda. Hingga kini, belum diketahui identitas para pelaku tersebut. Mereka masih diinterogasi dan dibawa ke kantor desa setempat.

Selain keempat pelaku, warga juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya puluhan tandan pisang. Warga yang mendengar kabar penangkapan itu segera memadati kantor desa setempat. Suasana riuh tampak terlihat dari video yang terekam. Bahkan, sebagaian warga ada yang geregetan hingga memukuli para pelaku.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Warga Badean Jember Resah, Marak Pencurian saat Salat Tarawih

Sebelumnya, warga mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian. Karena hampir setiap malam kawanan pencuri itu mengobok-obok wilayah Desa Badean. Bahkan, warga sampai tidak tarawih demi menjaga kampung mereka. “Yang tarawih hanya yang perempuan saja. Para suami berjaga di rumah dan di luar rumah,” kata Baharianto, warga setempat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kekompakan warga Dusun Tamanglugu 1, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Jember, dalam mengamankan wilayahnya, akhirnya membuahkan hasil. Warga menangkap tiga pelaku pencurian yang menyatroni kampung mereka. Biasanya, para kawanan maling tersebut beraksi ketika masyarakat sedang melaksanakan salat tarawih di masjid.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, warga menangkap empat orang, Sabtu (9/4) malam sekitar pukul 22.00. Para pelaku rata-rata masih berusia muda. Hingga kini, belum diketahui identitas para pelaku tersebut. Mereka masih diinterogasi dan dibawa ke kantor desa setempat.

Selain keempat pelaku, warga juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya puluhan tandan pisang. Warga yang mendengar kabar penangkapan itu segera memadati kantor desa setempat. Suasana riuh tampak terlihat dari video yang terekam. Bahkan, sebagaian warga ada yang geregetan hingga memukuli para pelaku.

BACA JUGA: Warga Badean Jember Resah, Marak Pencurian saat Salat Tarawih

Sebelumnya, warga mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian. Karena hampir setiap malam kawanan pencuri itu mengobok-obok wilayah Desa Badean. Bahkan, warga sampai tidak tarawih demi menjaga kampung mereka. “Yang tarawih hanya yang perempuan saja. Para suami berjaga di rumah dan di luar rumah,” kata Baharianto, warga setempat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kekompakan warga Dusun Tamanglugu 1, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Jember, dalam mengamankan wilayahnya, akhirnya membuahkan hasil. Warga menangkap tiga pelaku pencurian yang menyatroni kampung mereka. Biasanya, para kawanan maling tersebut beraksi ketika masyarakat sedang melaksanakan salat tarawih di masjid.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Jember, warga menangkap empat orang, Sabtu (9/4) malam sekitar pukul 22.00. Para pelaku rata-rata masih berusia muda. Hingga kini, belum diketahui identitas para pelaku tersebut. Mereka masih diinterogasi dan dibawa ke kantor desa setempat.

Selain keempat pelaku, warga juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya puluhan tandan pisang. Warga yang mendengar kabar penangkapan itu segera memadati kantor desa setempat. Suasana riuh tampak terlihat dari video yang terekam. Bahkan, sebagaian warga ada yang geregetan hingga memukuli para pelaku.

BACA JUGA: Warga Badean Jember Resah, Marak Pencurian saat Salat Tarawih

Sebelumnya, warga mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian. Karena hampir setiap malam kawanan pencuri itu mengobok-obok wilayah Desa Badean. Bahkan, warga sampai tidak tarawih demi menjaga kampung mereka. “Yang tarawih hanya yang perempuan saja. Para suami berjaga di rumah dan di luar rumah,” kata Baharianto, warga setempat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/