alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Hadang Dua Kelompok Perguruan Silat ke Banyuwangi, Polisi Siaga di Gumitir

Mobile_AP_Rectangle 1

SILO, RADARJEMBER.ID – Aparat gabungan bersiaga di jalur Gumitir untuk menghadang pergerakan massa anggota perguruan silat dari Jember ke Banyuwangi. Pergerakan massa itu merupakan buntut perseteruan dua perguruan silat di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, memimpin langsung penyekatan di kawasan Gumitir, Kecamatan Silo, Kamis (10/3).

Penyekatan di kawasan yang berbatasan dengan Banyuwangi ini, juga melibatkan personel Koramil dan Polsek Kalibaru, Banyuwangi, serta personel gabungan dari unsur Dinas Perhubungan.

“Ini untuk mengantisipasi adanya pergerakan kelompok perguruan silat dari Pagar Nusa dan PSHT yang akan ikut gabung ke Banyuwangi. Dari upaya ini, kami berhasil menghalau dan menghentikan kelompok tersebut,” kata Hery Purnomo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tidak hanya menghentikan konvoi, puluhan anggota dua perguruan silat tersebut diminta kembali ke rumah masing-masing dan tidak ikut terlibat perseteruan di Banyuwangi. “Kami imbau kepada kelompok perguruan silat tersebut agar kembali dan mempercayakan kasus di Banyuwangi ke aparat penegak hukum,” tutur Kapolres.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Jember agar tidak terprovokasi dan ikut-ikutan datang ke Banyuwangi. Karena hal itu bukan menyelesaikan persoalan, justru akan menimbulkan permasalahan baru. “Percayakan persoalan di Banyuwangi kepada aparat penegak hukum Banyuwangi. Dan tetap menjaga kondusivitas Jember,” jelas pria yang sempat menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota ini.

- Advertisement -

SILO, RADARJEMBER.ID – Aparat gabungan bersiaga di jalur Gumitir untuk menghadang pergerakan massa anggota perguruan silat dari Jember ke Banyuwangi. Pergerakan massa itu merupakan buntut perseteruan dua perguruan silat di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, memimpin langsung penyekatan di kawasan Gumitir, Kecamatan Silo, Kamis (10/3).

Penyekatan di kawasan yang berbatasan dengan Banyuwangi ini, juga melibatkan personel Koramil dan Polsek Kalibaru, Banyuwangi, serta personel gabungan dari unsur Dinas Perhubungan.

“Ini untuk mengantisipasi adanya pergerakan kelompok perguruan silat dari Pagar Nusa dan PSHT yang akan ikut gabung ke Banyuwangi. Dari upaya ini, kami berhasil menghalau dan menghentikan kelompok tersebut,” kata Hery Purnomo.

Tidak hanya menghentikan konvoi, puluhan anggota dua perguruan silat tersebut diminta kembali ke rumah masing-masing dan tidak ikut terlibat perseteruan di Banyuwangi. “Kami imbau kepada kelompok perguruan silat tersebut agar kembali dan mempercayakan kasus di Banyuwangi ke aparat penegak hukum,” tutur Kapolres.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Jember agar tidak terprovokasi dan ikut-ikutan datang ke Banyuwangi. Karena hal itu bukan menyelesaikan persoalan, justru akan menimbulkan permasalahan baru. “Percayakan persoalan di Banyuwangi kepada aparat penegak hukum Banyuwangi. Dan tetap menjaga kondusivitas Jember,” jelas pria yang sempat menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota ini.

SILO, RADARJEMBER.ID – Aparat gabungan bersiaga di jalur Gumitir untuk menghadang pergerakan massa anggota perguruan silat dari Jember ke Banyuwangi. Pergerakan massa itu merupakan buntut perseteruan dua perguruan silat di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, memimpin langsung penyekatan di kawasan Gumitir, Kecamatan Silo, Kamis (10/3).

Penyekatan di kawasan yang berbatasan dengan Banyuwangi ini, juga melibatkan personel Koramil dan Polsek Kalibaru, Banyuwangi, serta personel gabungan dari unsur Dinas Perhubungan.

“Ini untuk mengantisipasi adanya pergerakan kelompok perguruan silat dari Pagar Nusa dan PSHT yang akan ikut gabung ke Banyuwangi. Dari upaya ini, kami berhasil menghalau dan menghentikan kelompok tersebut,” kata Hery Purnomo.

Tidak hanya menghentikan konvoi, puluhan anggota dua perguruan silat tersebut diminta kembali ke rumah masing-masing dan tidak ikut terlibat perseteruan di Banyuwangi. “Kami imbau kepada kelompok perguruan silat tersebut agar kembali dan mempercayakan kasus di Banyuwangi ke aparat penegak hukum,” tutur Kapolres.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Jember agar tidak terprovokasi dan ikut-ikutan datang ke Banyuwangi. Karena hal itu bukan menyelesaikan persoalan, justru akan menimbulkan permasalahan baru. “Percayakan persoalan di Banyuwangi kepada aparat penegak hukum Banyuwangi. Dan tetap menjaga kondusivitas Jember,” jelas pria yang sempat menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/