alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Niat Hati ingin Menolong Namun Jadi Tak Tertolong

Mobile_AP_Rectangle 1

Mengetahui hal itu, lanjut Sudaryanto, korban langsung melompat ke laut untuk menolong sang adik. Namun, ditunggu hingga beberapa saat, keduanya tak kunjung muncul ke permukaan. M Shodiq yang saat itu berada di lokasi mulai panik. Dia berteriak meminta tolong kepada warga dan nelayan setempat. “Kebetulan di sekitar lokasi ada dua nelayan yang memberi pertolongan. Adik korban, Haidar Ali, selamat, namun satu korban lainnya, yakni Syeh Mula, sudah meninggal,” jelasnya.

Selanjutnya, kedua korban dibawa ke Puskesmas Sabrang menggunakan mobil patroli polsek untuk dilakukan visum. “Setelah itu, jenazah dibawa keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Sudaryanto.

Taher, 38, nelayan setempat, mengaku bahwa ketiga pemancing ini sudah diingatkan agar tidak memancing di batu karang. “Karena kalau air laut mulai pasang biasanya bersamaan dengan ombak. Jika ombak datang, sulit menyelamatkan diri. Apalagi jaraknya cukup jauh dengan bibir pantai. Dan di lokasi juga banyak karangnya,” ungkapnya. (jum/c2/rus)

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Jumai
Fotografer : Jumai
Editor : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Mengetahui hal itu, lanjut Sudaryanto, korban langsung melompat ke laut untuk menolong sang adik. Namun, ditunggu hingga beberapa saat, keduanya tak kunjung muncul ke permukaan. M Shodiq yang saat itu berada di lokasi mulai panik. Dia berteriak meminta tolong kepada warga dan nelayan setempat. “Kebetulan di sekitar lokasi ada dua nelayan yang memberi pertolongan. Adik korban, Haidar Ali, selamat, namun satu korban lainnya, yakni Syeh Mula, sudah meninggal,” jelasnya.

Selanjutnya, kedua korban dibawa ke Puskesmas Sabrang menggunakan mobil patroli polsek untuk dilakukan visum. “Setelah itu, jenazah dibawa keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Sudaryanto.

Taher, 38, nelayan setempat, mengaku bahwa ketiga pemancing ini sudah diingatkan agar tidak memancing di batu karang. “Karena kalau air laut mulai pasang biasanya bersamaan dengan ombak. Jika ombak datang, sulit menyelamatkan diri. Apalagi jaraknya cukup jauh dengan bibir pantai. Dan di lokasi juga banyak karangnya,” ungkapnya. (jum/c2/rus)

Reporter : Jumai
Fotografer : Jumai
Editor : Mahrus Sholih

Mengetahui hal itu, lanjut Sudaryanto, korban langsung melompat ke laut untuk menolong sang adik. Namun, ditunggu hingga beberapa saat, keduanya tak kunjung muncul ke permukaan. M Shodiq yang saat itu berada di lokasi mulai panik. Dia berteriak meminta tolong kepada warga dan nelayan setempat. “Kebetulan di sekitar lokasi ada dua nelayan yang memberi pertolongan. Adik korban, Haidar Ali, selamat, namun satu korban lainnya, yakni Syeh Mula, sudah meninggal,” jelasnya.

Selanjutnya, kedua korban dibawa ke Puskesmas Sabrang menggunakan mobil patroli polsek untuk dilakukan visum. “Setelah itu, jenazah dibawa keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas Sudaryanto.

Taher, 38, nelayan setempat, mengaku bahwa ketiga pemancing ini sudah diingatkan agar tidak memancing di batu karang. “Karena kalau air laut mulai pasang biasanya bersamaan dengan ombak. Jika ombak datang, sulit menyelamatkan diri. Apalagi jaraknya cukup jauh dengan bibir pantai. Dan di lokasi juga banyak karangnya,” ungkapnya. (jum/c2/rus)

Reporter : Jumai
Fotografer : Jumai
Editor : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/