alexametrics
26.6 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Anak Buah Pemasok Lobster Divonis 6 Bulan Penjara

Bos Terdakwa Masih Buron

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Terdakwa Dafid Friskianto, anak buah dari bos penjual bayi lobster tanpa izin, telah divonis hukuman enam bulan kurungan. Keputusan tersebut diterima tanpa adanya jawaban pikir-pikir atau keberatan dari terdakwa.

Sidang pembacaan putusan kasus jual beli bayi lobster dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Totok Yanuarto, dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gedion Ardana Reswari di Ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (7/7). Sementara, terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember.

Dalam putusan itu, terdakwa dinyatakan telah melanggar Pasal 16 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Sebab, tindakan terdakwa telah merugikan masyarakat banyak. Terutama kalangan nelayan dengan menjual sumber daya ikan ke luar wilayah Indonesia. Terdakwa melakukan itu di area pantai Kecamatan Puger, Jember, dengan membeli bayi lobster dari nelayan kecil. “Dengan ini, terdakwa divonis hukuman 6 bulan penjara,” tegas Totok saat membacakan amar putusan.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Terdakwa Dafid Friskianto, anak buah dari bos penjual bayi lobster tanpa izin, telah divonis hukuman enam bulan kurungan. Keputusan tersebut diterima tanpa adanya jawaban pikir-pikir atau keberatan dari terdakwa.

Sidang pembacaan putusan kasus jual beli bayi lobster dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Totok Yanuarto, dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gedion Ardana Reswari di Ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (7/7). Sementara, terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember.

Dalam putusan itu, terdakwa dinyatakan telah melanggar Pasal 16 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Sebab, tindakan terdakwa telah merugikan masyarakat banyak. Terutama kalangan nelayan dengan menjual sumber daya ikan ke luar wilayah Indonesia. Terdakwa melakukan itu di area pantai Kecamatan Puger, Jember, dengan membeli bayi lobster dari nelayan kecil. “Dengan ini, terdakwa divonis hukuman 6 bulan penjara,” tegas Totok saat membacakan amar putusan.

SUMBERSARI, Radar Jember – Terdakwa Dafid Friskianto, anak buah dari bos penjual bayi lobster tanpa izin, telah divonis hukuman enam bulan kurungan. Keputusan tersebut diterima tanpa adanya jawaban pikir-pikir atau keberatan dari terdakwa.

Sidang pembacaan putusan kasus jual beli bayi lobster dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Totok Yanuarto, dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gedion Ardana Reswari di Ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Jember, kemarin (7/7). Sementara, terdakwa mengikuti sidang dari Lapas Kelas II A Jember.

Dalam putusan itu, terdakwa dinyatakan telah melanggar Pasal 16 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Sebab, tindakan terdakwa telah merugikan masyarakat banyak. Terutama kalangan nelayan dengan menjual sumber daya ikan ke luar wilayah Indonesia. Terdakwa melakukan itu di area pantai Kecamatan Puger, Jember, dengan membeli bayi lobster dari nelayan kecil. “Dengan ini, terdakwa divonis hukuman 6 bulan penjara,” tegas Totok saat membacakan amar putusan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/